*Bagus sekali ketua MUI memperkenalkan investor minyak dan gas, sebab kalau
berhasil bisa dapat bakshishi atau komisi dan keuangan MUI serta sahabat
bertambah lebih baik. Tetapi apakah tidak lebih baik MUI menjadi investor
bukan saja dalam minyak dan gas tetapi di bidang-bidang lain? Untuk
mencapai maksud tsb sepatutnya pada pemerintahan yang akan datang MUI duduk
dalam kabinet supaya dari pada cuma menjadi perantara sekaligus bisa
berkeccimpun dalam bidang-bidang keuangan, industri, pertambangan dan
perdagangan. Jalan untuk ekonomi Syariah terbuka lebar. Amin! hehehehehhe*


https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180402160410-92-287629/maruf-amin-ajak-investor-temui-jokowi-di-istana


Ajak Investor Temui Jokowi di Istana

*Christie Stefanie*, CNN Indonesia | Senin, 02/04/2018 16:34 WIB

Bagikan :

[image: Ma'ruf Amin Ajak Investor Temui Jokowi di Istana] Ketua Majelis
Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin membawa calon investor sektor minyak dan
gas (Migas) untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
(CNN Indonesia/Christie Stefanie).

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin
membawa calon investor sektor minyak dan gas (Migas) untuk bertemu dengan
Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/4).

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Menteri ESDM Ignasius Jonan. Ma'ruf
mengaku membantu calon investor untuk bertemu Kepala Negara demi mendorong
pembangunan nasional.

"Iya. Dia (investor) ikut saya," kata Ma'ruf di Kompleks Istana
Kepresidenan, Senin (2/4).

Lihat juga:

YLKI: Penurunan Tarif Tol Tak Efektif Pangkas Biaya Logistik
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180402104011-92-287511/ylki-penurunan-tarif-tol-tak-efektif-pangkas-biaya-logistik/>


Ma'ruf masih enggan menyebutkan negara asal investor yang dia kenalkan
kepada Jokowi. Hal yang pasti, investor melakukan perbincangan sektor
Migas. Pertemuan masih tahap awal dan belum ada komitmen investasi yang
rinci. Ia menegaskan hal itu nantinya menjadi kewenangan kementerian dan
lembaga terkait.

"Itu urusan mereka. Saya tidak paham teknisnya. Saya kebetulan ada
silaturahim dengan beliau (Jokowi)," ucapnya.
Lihat juga:

Jokowi: Garam Industri Impor Tak Boleh Bocor ke Pasar
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180402152718-92-287616/jokowi-garam-industri-impor-tak-boleh-bocor-ke-pasar/>


Rais Am Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) ini mengatakan kehadiran
calon investor ini disambut baik oleh Presiden Jokowi dan Menteri Jonan.
Menurutnya, tawaran investor itu akan dipelajari terlebih dahulu oleh
pemerintah.

Di sisi lain, ia menilai pertemuan ini tidak perlu diperbesar sebab pada
dasarnya dirinya hanya ingin bersilaturahmi dengan Presiden.

"Dia (calon investor) ikut saya, saya ketemu beliau (Presiden) silaturahmi
biasa. Saya ketemu beliau, nah ini ada dia ikut saya perkenalkan. Urusannya
beliau-beliau," Ma'ruf menegaskan.
Lihat juga:

Bela Jokowi, MUI Sebut Pemerintah Tak Anut Neoliberalisme
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180402121310-532-287541/bela-jokowi-mui-sebut-pemerintah-tak-anut-neoliberalisme/>

Kirim email ke