https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937

Senin 02 April 2018, 22:08 WIB


 Buka-bukaan Sukmawati soal Puisi yang


 Disebut Lecehkan Islam

Idham Kholid - detikNews
Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#> Tweet <https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#> Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#> 181 komentar <https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#> Buka-bukaan Sukmawati soal Puisi yang Disebut Lecehkan Islam Sukmawati Soekarnoputri (Ari Saputra/detikcom) <https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#><https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#><https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#><https://news.detik.com/berita/d-3950035/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam?_ga=2.101131393.1660270311.1522691937-2145674104.1522691937#> *Jakarta* - Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang di dalamnya menyinggung tentang azan dan cadar dipersoalkan. Sukmawati buka-bukaan soal ini.

Puisi itu dibacakan Sukmawati dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018. Video pembacaan puisi itu lalu beredar dan ramai dibahas.

Salah satu yang mempersoalkan puisi itu adalah pengurus Persaudaraan Alumni 212, Kapitra Ampera. Menurut Kapitra, Sukmawati tidak seharusnya membanding-bandingkan azan dengan kidung Pancasila.

"Jangan banding-bandingkan azan. Azan itu panggilan ibadah," tutur Kapitra kepada wartawan, Senin (2/4/2018).

*Baca juga: *Penjelasan Sukmawati Soal Puisi 'Ibu Indonesia' yang Jadi Kontroversi <https://news.detik.com/read/2018/04/02/125241/3948862/10/penjelasan-sukmawati-soal-puisi-ibu-indonesia-yang-jadi-kontroversi>


Sukmawati mengatakan apa yang disampaikannya adalah pendapat pribadi sebagai budayawan. Menurut Sukmawati, tidak ada isu SARA sama sekali dalam puisi yang dibawakannya.

"Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam saya mengarang puisi. Saya sebagai budayawati berperan bukan hanya sebagai Sukmawati saja, namun saya menyelami, menghayati, khususnya ibu-ibu di beberapa daerah. Ada yang banyak tidak mengerti syariat Islam seperti di Indonesia timur di Bali dan daerah lain," kata Sukmawati saat dihubungi terpisah.

Menurut Sukmawati, puisi yang ditulisnya menggambarkan realitas di Indonesia. Sebagai seorang budayawati, Sukmawati mengaku menyelami pikiran rakyat dari berbagai daerah.

"/Lho/ Itu suatu realita, ini tentang Indonesia. Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam puisi itu, saya mengarang cerita. Mengarang puisi itu seperti mengarang cerita. Saya budayawati, saya menyelami bagaimana pikiran dari rakyat di beberapa daerah yang memang tidak mengerti syariat Islam, seperti di Indonesia timur, di Bali, dan daerah lain," ujarnya.

*Baca juga: *Bandingkan Azan dengan Kidung Ibu Indonesia, Puisi Sukmawati Disoal <https://news.detik.com/read/2018/04/02/112816/3948690/10/bandingkan-azan-dengan-kidung-ibu-indonesia-puisi-sukmawati-disoal>


Sukmawati mengatakan apa yang dia sampaikan dalam puisi itu merupakan pendapatnya secara jujur. Sukmawati lalu bicara soal tuduhan pembanding-bandingan azan dengan Kidung Ibu Indonesia yang dipersoalkan Kapitra.

"Soal kidung ibu pertiwi Indonesia lebih indah dari alunan azanmu, ya boleh/aja/ dong. Nggak selalu orang yang mengalunkan azan itu suaranya merdu. Itu suatu kenyataan. Ini kan seni suara ya. Dan kebetulan yang menempel di kuping saya adalah alunan ibu-ibu bersenandung, itu kok merdu. Itu kan suatu opini saya sebagai budayawati," ujar Sukmawati.

"Jadi ya silakan orang-orang yang melakukan tugas untuk berazan pilihlah yang suaranya merdu, enak didengar. Sebagai panggilan waktu untuk salat. Kalau tidak ada, akhirnya di kuping kita kan terdengar yang tidak merdu," sambungnya.

*Baca juga: *Ini Puisi Sukmawati yang Dituding Lecehkan Islam <https://tv.detik.com/readvideo/2018/04/02/154242/180402047/160106442/ini-puisi-sukmawati-yang-dituding-lecehkan-islam>


Berikut ini isi lengkap puisi Sukmawati tersebut:

/Ibu Indonesia/

/Aku tak tahu Syariat Islam/
/Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah/
/Lebih cantik dari cadar dirimu/
/Gerai tekukan rambutnya suci/
/Sesuci kain pembungkus ujudmu/
/Rasa ciptanya sangatlah beraneka/
/Menyatu dengan kodrat alam sekitar/
/Jari jemarinya berbau getah hutan/
/Peluh tersentuh angin laut/

/Lihatlah ibu Indonesia/
/Saat penglihatanmu semakin asing/
/Supaya kau dapat mengingat/
/Kecantikan asli dari bangsamu/
/Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif/
/Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia/

/Aku tak tahu syariat Islam/
/Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok/
/Lebih merdu dari alunan azan mu/
/Gemulai gerak tarinya adalah ibadah/
/Semurni irama puja kepada Illahi/
/Nafas doanya berpadu cipta/
/Helai demi helai benang tertenun/
/Lelehan demi lelehan damar mengalun/
/Canting menggores ayat ayat alam surgawi/

/Pandanglah Ibu Indonesia/
/Saat pandanganmu semakin pudar/
/Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu/
/Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya./
*(idh/elz)*



================


https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat


Senin 02 April 2018, 23:07 WIB


 Balas Sukmawati, Felix Siauw Bikin Puisi


 'Kamu Tak Tahu Syariat'

Elza Astari Retaduari - detikNews
Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#> Tweet <https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#> Share *0* <https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#> 83 komentar <https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#> Balas Sukmawati, Felix Siauw Bikin Puisi Kamu Tak Tahu Syariat Ustaz Felix Siauw (Dok Facebook) <https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#><https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#><https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#><https://news.detik.com/berita/d-3950102/balas-sukmawati-felix-siauw-bikin-puisi-kamu-tak-tahu-syariat#> *Jakarta* - Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang di dalamnya menyinggung mengenai azan dan cadar menjadi buah bibir. Ustaz Felix Siauw pun membalas puisi itu dengan puisi berjudul 'Kamu Tak Tahu Syariat'.

"Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti," demikian kutipan puisi Ustaz Feliix yang ia/posting/ melalui akun Facebook-nya, Ustadz Felix Siauw, Senin (2/4/2018).

Puisi Sukmawati yang dipersoalkan dibacakan dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018. Video pembacaan puisi itu lalu beredar dan ramai dibahas.

*Baca juga: *Buka-bukaan Sukmawati soal Puisi yang Disebut Lecehkan Islam <https://news.detik.com/read/2018/04/02/210052/3950035/10/buka-bukaan-sukmawati-soal-puisi-yang-disebut-lecehkan-islam>


Dalam puisi itu, Sukmawati membandingkan suara azan dengan kidung ibu Indonesia. Sukmawati sudah memberi klarifikasi terhadap puisinya yang dipersoalkan tersebut.

"Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam saya mengarang puisi. Saya sebagai budayawati berperan bukan hanya sebagai Sukmawati saja, namun saya menyelami, menghayati khususnya ibu-ibu di beberapa daerah. Ada yang banyak tidak mengerti syariat Islam seperti di Indonesia timur di Bali dan daerah lain," kata Sukmawati saat dihubungi.


Menurut Sukmawati, puisi yang ditulisnya menggambarkan realitas di Indonesia. Dia mengatakan apa yang dia sampaikan dalam puisi itu merupakan pendapatnya secara jujur.

"/Lho/ Itu suatu realita, ini tentang Indonesia. Saya nggak ada SARA-nya. Di dalam puisi itu, saya mengarang cerita. Mengarang puisi itu seperti mengarang cerita," tuturnya.

Sukmawati lalu bicara soal tuduhan pembanding-bandingan azan dengan kidung 'Ibu Indonesia' yang dipersoalkan Kapitra Ampera. Puisi yang dibacakannya disebut sebagai sebuah opini.

*Baca juga: *Penjelasan Sukmawati Soal Puisi 'Ibu Indonesia' yang Jadi Kontroversi <https://news.detik.com/read/2018/04/02/125241/3948862/10/penjelasan-sukmawati-soal-puisi-ibu-indonesia-yang-jadi-kontroversi>


"Soal kidung ibu pertiwi Indonesia lebih indah dari alunan azanmu, ya boleh/aja/ dong. Nggak selalu orang yang mengalunkan azan itu suaranya merdu. Itu suatu kenyataan. Ini kan seni suara ya. Dan kebetulan yang menempel di kuping saya adalah alunan ibu-ibu bersenandung, itu kok merdu. Itu kan suatu opini saya sebagai budayawati. Jadi ya silakan orang-orang yang melakukan tugas untuk berazan pilihlah yang suaranya merdu, enak didengar," sebutnya.

Adapun puisi balasan dari Ustaz Felix sudah mendapat /likes/ sebanyak 58 ribu. Puisi yang di-/posting/ dengan gambar Ustaz Felix itu juga telah dibagikan sebanyak 30.568 kali.

Dalam puisinya, Felix memang tidak menyebut tentang puisi Sukmawati. Namun poin-poin kunci yang diulas Felix dalam puisinya merupakan hal-hal yang ada di puisi putri proklamator Sukarno itu.

Isi puisi Ustaz Felix berjudul 'Kamu Tak Tahu Syariat' itu sebagai berikut:

/Kamu Tak Tahu Syariat/

/Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti/ /Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud/ /Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan konde dan cadar itu perkara menggelikan, sebab yang satu ingin terjaga, yang lain malah mengumbar
/
/Kalau engkau tak tahu syariat Islam, hal paling pintar yang engkau lakukan adalah diam. Sebab bicara tanpa ilmu itu menyesatkan, berjalan tanpa pelita di gelap malam/ /Pastinya juga engkau tak tahu bahwa negeri ini dibangkitkan darah perlawanannya oleh kalimat takbir, yang enam kali dilantangkan dalam azan yang engkau tuduh tak lebih merdu dibanding kidung ibu
/
/Tanpa Islam tak ada artinya Indonesia, maka dimulakan negeri ini dengan "Atas berkat rahmat Allah". Islam adalah ruh Indonesia, nyawa Indonesia/ /Takkan berdaya wanita Indonesia tanpa Islam, yang telah menuntun mereka dari gelapnya penjajahan menuju cahaya kemerdekaan. Dari sekeder pelengkap jadi tiang peradaban
/
/Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu
/
/Tak paham konde, tak mampu berkidung, tak jadi masalah. Tapi tak tahu syariat mana bisa taat? Tak Indonesia tetap bisa menghuni surga, tak Islam maka tak ada lagi penolong di satu masa yang tak ada keraguan di dalamnya
/
/Kalau engkau tak tahu syariat. Mari sini ikut melingkar dan merapat. Akan aku sampaikan biar engkau pahami, bagi mereka yang beriman, tak ada yang lebih penting dari Allah dan Rasul-Nya/

Cc @yukngajiid @hijabalila
*(elz/fjp)







*

Kirim email ke