Langkah Investasi Baru yang Diambil Tiongkok 

      Datangkan Banyak Peluang Bagi Modal Asing

     
        2018-04-13 12:54:33  CRI 
      Dalam pidato bertemanya di depan Sidang Tahunan Forum Asia Boao (BFA), 
Presiden Tiongkok Xi Jinping telah mengumumkan 4 kebijakan penting Tiongkok 
untuk terus memperluas keterbukaan, salah satu langkahnya adalah menciptakan 
lingkungan investasi yang lebih memiliki daya tarik.

      Pemerintah Tiongkok selama ini sangat memprioritaskan pembangunan 
lingkungan investasi. Selama 40 tahun ini, ekonomi Tiongkok mencapai prestasi 
luar biasa, salah satu pengalaman penting yang bisa dipelajari adalah 
mempertahankan keterbukaan, memanfaatkan peluang yang didatangkan globalisasi, 
aktif berpartisipasi dalam sektor usaha internasional dan membentuk sistem 
industri yang sempurna. Dalam proses tersebut, modal asing memainkan peranan 
penting.

      Keterbukaan Tiongkok membuktikan bahwa salah satu kunci untuk membentuk 
lingkungan investasi yang lebih berdaya tarik adalah menciptakan dan memelihara 
lingkungan persaingan yang lebih adil. Pada tahun-tahun terakhir ini, Tiongkok 
berupaya membentuk sistem hukum, regulasi dan sistem politik yang lebih 
transparan, terus memperlonggar akses pasar bagi pengusaha asing di sektor 
usaha moneter, pendidikan, kebudayaan dan kedokteran, sehingga perusahaan modal 
asing mendapatkan status yang sama seperti warga negara Tiongkok.

      Pada Maret 2018, pemerintah Tiongkok mengumumkan akan mempromosikan 
pengalaman yang didapatkan dari zona perdagangan bebas, dan menjajaki 
pembangunan pelabuhan perdagangan bebas. Salah satu langkah penting yang 
diambil adalah menjajaki pola pengelolaan daftar negatif, yang bertujuan untuk 
menyederhanakan prosedur perizinan pemerintah, menyediakan peluang bagi 
perusahaan asing untuk berkompetisi secara adil dan meningkatkan transparansi 
pengelolaan pemerintah. Selain itu, revisi terhadap "Kategori Petunjuk Industri 
Modal Asing", "Undang-undang Perusahaan Modal Asing" dan regulasi lainnya juga 
secara besar-besaran menurunkan pembatasan terhadap modal asing.

      Sementara itu patut dicatat pula bahwa pemerintah Tiongkok juga 
meningkatkan intensitas penyelidikan di bidang anti monopoli, sejumlah upaya 
persaingan tidak adil yang dilakukan perusahaan asing di Tiongkok akan 
ditangani berdasarkan hukum. Akan tetapi, sebagian perusahaan asing sengaja 
menjelek-jelekkan lingkungan investasi Tiongkok dengan alasan itu. Padahal, 
langkah Tiongkok di bidang anti monopoli justru bertujuan untuk menciptakan 
sebuah lingkungan investasi yang adil dan tidak ditujukan pada perusahaan 
manapun, juga untuk melindungi hak dan kepentingan konsumen. Untuk itu, Xi 
Jinping dalam pidatonya menekankan, Tiongkok "mempertahankan pengelolaan 
berdasarkan hukum, mendorong persaingan dan menentang monopoli".

      Dapat diramalkan bahwa keterbukaan putaran baru yang dijalankan Tiongkok 
akan menyediakan ruangan perkembangan yang luas kepada perusahaan asing di 
Tiongkok. Asalkan menaati hukum yang berlaku di Tiongkok, dan melakukan 
persaingan secara sehat, maka diyakini bahwa perusahaan asing pasti akan 
memperoleh lebih banyak peluang di Tiongkok.
     

Kirim email ke