Buat orang-orang remo dan pendukung kapitalisme. Inilah yang terjadi di 
"sosialisme dengan ciri Tkk". Sudah jadi billioner, sumbanglah buat mereka yang 
miskin!!!!! Itulah kapitalis komprador pujaan Chan, kapitalis komprador yang 
MURAH HATI DAN DERMAWAN!! Sudah puas merampas nilai lebih kaum buruh dan sudah 
dibuat jadi billioner, nah, buatlah proyek-proyek kemanusiaan!! Maka itu, si 
Chan bilang jangan diganyang atau dibenci MODAL!! Itu kan "hasil kerjanya 
sendiri"!!?? Sama juga dengan apa yang disebut Tanggung Jawab Sosial Korporasi, 
bukan???
Panji Mukilah:
Terimakasih Kapitalisme, Kita Tidak Perlu Turun ke Jalan untuk Membuktikan 
Kepedulian Sosial.
..
Slavoj Zizek, dalam film Pervert Guide to Ideology pernah curhat. Dulu, 
orang-orang kerap merasa bersalah secara moral jika belanja berlebihan atau 
boros. "Oh aku begitu boros, padahal masih banyak anak-anak kelaparan di 
Afrika." Jika perasaan bersalah ini terus berlangsung dan meluas ke banyak 
orang, tentu ini mengancam proses sirkulasi kapital. Oleh karenanya, 
kapitalisme membuat terobosan : Kapitalisme-Humanis !
..
Ya, sistem ekonomi boleh kapitalisme. Akan tetapi, sebagian keuntungannya 
haruslah diabdikan pada bantuan dan amal kepada orang-orang miskin. Sudah puas 
mengeksploitasi sumber daya alam? Bangun perpustakaan! Sudah puas menghisap 
nilai lebih pekerja? Potong kambing ketika Idul Adha! Merasa bersalah ketika 
belanja terlalu banyak? Sisihkan sebagian untuk anak-anak kelaparan di Afrika!
..
Turun ke jalan sudah tidak keren lagi, kamerad. Sekarang adalah jamannya donasi 
dan isi petisi! Aku beli maka aku peduli!


Kirim email ke