https://tekno.tempo.co/read/1081510/peneliti-lipi-perayaan-hari-kartini-mestinya-setiap-hari?
TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_2
Peneliti LIPI: Perayaan Hari Kartini Mestinya
Setiap Hari
Reporter:
Moh Khory Alfarizi
Editor:
Amri Mahbub
Jumat, 20 April 2018 14:12 WIB
Maria Margaretha Suliyanti, Hellen Kurniati (dua paling kiri) dan Mutia
Dewi Yuniati (paling kanan) dalam acara diskusi Wanita Tangguh dalam
IPTEK Bangsa di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April
2018. (TEMPO/Khory)
<https://statik.tempo.co/data/2018/04/20/id_699694/699694_720.jpg>
Maria Margaretha Suliyanti, Hellen Kurniati (dua paling kiri) dan Mutia
Dewi Yuniati (paling kanan) dalam acara diskusi Wanita Tangguh dalam
IPTEK Bangsa di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April
2018. (TEMPO/Khory)
*TEMPO.CO, Jakarta* - Sehari menjelang peringatan Hari Kartini
<https://bisnis.tempo.co/read/1080780/menjelang-hari-kartini-4-gerai-makanan-ini-gelar-berbagai-diskon>,
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan diskusi publik.
Diskusi yang digelar di Gedung LIPI, Jakarta Pusat, pada Jumat, 20 April
2018, itu bertema "Wanita Tangguh dalam IPTEK Bangsa".
Acara tersebut menghadirkan tiga orang peneliti yang inspiratif dengan
bidang penelitian yang kurang feminim, mulai dari peneliti buaya hingga
bidang ilmu bumi. Ketiga peneliti ini berkomentar terkait apa makna
Kartini masa Kini, berikut komentarnya:
*Baca juga: **Sosok Perempuan Indonesia Wujudkan Mimpi Kartini di
Australia*
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjZy_KrmsjaAhWMsI8KHSCHCXgQqOcBCDIwAQ&url=https%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Fabc%2F1680%2Fsosok-perempuan-indonesia-wujudkan-mimpi-kartini-di-australia&usg=AOvVaw3KtVtwSraalvaeB03G6bfs>
*1. Peneliti Mineral Processing Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI,
Mutia Dewi*
"Saya pikir kita memperingati hari Kartini itu seharusnya bukan di
tanggal 21 April saja ya, tapi perempuan Indonesia harus memperingati
Kartini setiap hari dan setiap saat. Dengan berjuang, tetap semangat
optimis dan percaya diri itu yang saya pikir arti kartini untuk hari
ini," ujar Mutia.
Mutia Dewi Yuniati bergabung dengan LIPI sejak 2006. Mutia meraih gelar
doktor Mineral Processing, Recycling and Environmental Remediation
Laboratory dari Department of Earth Resource Engineering, Faculty of
Engineering pada 2015 di Kyushu University Jepang.
Menurut peneliti muda ini, awalnya untuk turun ke lapangan agak sulit.
Mungkin, kata Mutia, karena belum terbiasa saja ketika mengambil sampel
ke daerah pelosok dan gunung. Tapi, menurutnya itu tidak menjadikannya
kendala melainkan tantangan untuk maju. Mutia saat ini fokus pada
penelitian terkait mineral processing seperti remidiasi atau kegiatan
untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Juga melakukan riset
tentang rekayasa mineral untuk pengolahan limbah tambang.
"Sebelumnya saya ucapkan hari kartini ya, pesannya perempuan harus
optimis dan harus semangat," tambah dia. "Jangan mudah menyerah, menurut
saya itu kunci untuk bisa berjuang dan bukan hanya untuk peneliti tapi
semuanya."
Maria Margaretha Suliyanti, Hellen Kurniati (dua paling kiri) dan Mutia
Dewi Yuniati (paling kanan) dalam acara diskusi Wanita Tangguh dalam
IPTEK Bangsa di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April
2018. (TEMPO/Khory)
*2. Peneliti Herpetologist Pusat Penelitian Biologi LIPI, Hellen Kurniati*
"Buat saya, makna Kartini adalah penyemangat kerja saya," ujar Hellen
setelah acara tersebut di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20
April 2018. Hellen bergabung dengan LIPI pada 1988. Fokus bidang yang
ditekuni terkait dengan buaya dan katak. Dia mempelajari tentang pola
perilaku buaya dan kodok secara detil untuk kepentingan konservasi.
Karir peneliti perempuan, kata Hellen, tidak ada perbedaan, yang
menentukan adalah kompetensi dan bukan gender. Peneliti, menurut Hellen,
hanya dituntut untuk melalukan publikasi penelitiannya. "Buat saya
perempuan cantik itu smart dan punya ciri yang beda dengan perempuan
lain dan membuat kagum," tambah dia.
*Baca juga: KFC Hari Kartini, Para Ibu 'Menyerbu' Paket Promo
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=10&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjZy_KrmsjaAhWMsI8KHSCHCXgQFghWMAk&url=https%3A%2F%2Fbisnis.tempo.co%2Fread%2F1080705%2Fkfc-hari-kartini-para-ibu-menyerbu-paket-promo&usg=AOvVaw0YYTFqrn3p_6jthN-9Dekd>*
*3. Peneliti Laser Pusat Penelitian Fisika LIPI, Maria Margaretha Suliyanti*
"Kartini, dulu berjuang untuk emansipasi. Jadi sebetulnya yang penting
adalah bagaimana kita sebagai wanita ikut berperan dalam segalanya,
seperti keluarga pemerintah dan negara," kata ibu yang disapa Yanti itu.
Yanti menjadi bagian dari LIPI sejak 1986. Yanti fokus pada penelitian
spectroscopy dan pengembangan laser. Spectroscopy merupakan studi
tentang radiasi elektromagnetik laser.
Menurut peraih gelar doktor di UI pada 2006 ini menjadi seorang peneliti
perempuan tidak sulit. Hanya saja, Yanti berujar, jika ingin menjadi
peneliti orang harus fokus dengan apa yang disukai atau sesuai hobi.
"Perempuan harus pandai berbaur, biarpun parasnya kurang cantik kalau
bisa bergaul itu tidak akan ada masalah," ujar Yanti. "Ya, cantik itu
bisa berbaur."
*Baca juga: Menjelang Hari Kartini, Yogyakarta Bahas Peran Fatmawati
Soekarno
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=newssearch&cd=3&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwit16-opsjaAhXDpY8KHVb7CrQQqQIILigAMAI&url=https%3A%2F%2Fnasional.tempo.co%2Fread%2F1080645%2Fmenjelang-hari-kartini-yogyakarta-bahas-peran-fatmawati-soekarno&usg=AOvVaw26v_K8nWNyZ9jSSpB3LBzb>*
Simak artikel menarik lainnya tentang Hari Kartini
<https://www.tempo.co/tag/hari-kartini> hanya di /Tempo.co/
<https://www.facebook.com/pg/tekno.tempo.co/posts/?ref=page_internal>.
====================
https://tekno.tempo.co/read/1081493/sambut-hari-kartini-2018-ini-yang-dilakukan-lipi?
TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_4
Sambut Hari Kartini 2018, Ini yang Dilakukan LIPI
Reporter:
Moh Khory Alfarizi
Editor:
Amri Mahbub
Jumat, 20 April 2018 13:23 WIB
Maria Margaretha Suliyanti, Hellen Kurniati (dua paling kiri) dan Mutia
Dewi Yuniati (paling kanan) dalam acara diskusi Wanita Tangguh dalam
IPTEK Bangsa di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April
2018. (TEMPO/Khory)
<https://statik.tempo.co/data/2018/04/20/id_699694/699694_720.jpg>
Maria Margaretha Suliyanti, Hellen Kurniati (dua paling kiri) dan Mutia
Dewi Yuniati (paling kanan) dalam acara diskusi Wanita Tangguh dalam
IPTEK Bangsa di Media Center LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April
2018. (TEMPO/Khory)
*TEMPO.CO, Jakarta* - Menyambut Hari Kartini 2018
<https://gaya.tempo.co/read/1081286/hari-kartini-2018-mengapa-wanita-harus-seperti-kucing>
yang jatuh pada 21 April, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
menggelar diskusi bertema Wanita Tangguh dalam IPTEK. Peringatan
tersebut merupakan momen untuk merayakan peran penting wanita dalam
berbagai bidang, termasuk di sektor ilmu pengetahuan dan teknologi.
Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI, Tri Nuke
Pudjiastuti, menjelaskan bahwa kesetaraan gender sudah terjadi di
Indonesia. "Di Indonesia kesetaraan gender telah terjadi, bahkan free
kompetisi. Kalau memang hebat dia akan maju siapapun itu, kalau kurang
ya tidak akan bisa," ujar Nuke dalam pembukaan diskusi di Media Center
LIPI, Jakarta Selatan, Jum'at, 20 April 2018.
Pada masa Kartini, kata Nuke, dominasi laki-laki luar biasa sampai di
lingkungan publik dan belum ada peran perempuan. Menurut dia, kesetaraan
gender pada saat itu adalah hal langka. "Karena kesetaraan gender sudah
ada, hal ini menjadi bagian dari kenyaman tersendiri. Bahkan pegawai
perempuan di LIPI lebih banyak jika dibandingkan laki-laki," tambah dia.
*Baca juga: **Sosok Perempuan Indonesia Wujudkan Mimpi Kartini di
Australia*
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjZy_KrmsjaAhWMsI8KHSCHCXgQqOcBCDIwAQ&url=https%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Fabc%2F1680%2Fsosok-perempuan-indonesia-wujudkan-mimpi-kartini-di-australia&usg=AOvVaw3KtVtwSraalvaeB03G6bfs>
LIPI memiliki pegawai sejumlah 4.459 orang. Dari jumlah itu terdapat
laki-laki 1.624 dan perempuan 2.835 orang dengan persentase 63,6 persen.
Sedangkan peneliti di LIPI terdapat 1.712 orang, laki-laki berjumlah 933
orang dan perempuan 779 dengan persentase 45,5 persen. "Pegawainya lebih
banyak perempuan," kata Nuke.
Acara tersebut menghadirkan 3 orang peneliti yang inspiratif dengan
bidang penelitian yang kurang feminim seperti peneliti Herpetologist
Pusat Penelitian Biologi LIPI Hellen Kurniati, peneliti laser Pusat
Penelitian Fisika LIPI Maria Margaretha Suliyanti, dan peneliti mineral
processing Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Mutia Dewi Yuniati.
*Baca juga: KFC Hari Kartini, Para Ibu 'Menyerbu' Paket Promo
<https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=10&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjZy_KrmsjaAhWMsI8KHSCHCXgQFghWMAk&url=https%3A%2F%2Fbisnis.tempo.co%2Fread%2F1080705%2Fkfc-hari-kartini-para-ibu-menyerbu-paket-promo&usg=AOvVaw0YYTFqrn3p_6jthN-9Dekd>*
Simak artikel menarik lainnya tentang Hari Kartini 2018
<https://www.tempo.co/tag/hari-kartini-2018> hanya di kanal /Tekno
Tempo.co/
<https://www.facebook.com/pg/tekno.tempo.co/posts/?ref=page_internal>.