https://www.antaranews.com/berita/703379/menteri-susi-indonesia-bisa-
menjadi-negara-besar
Menteri Susi : Indonesia bisa
menjadi negara besar
Jumat, 20 April 2018 20:37 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (ANTARA /Dhemas Reviyanto)
Hukum menjadi pilar yang penting karena hukum adalah ciri civil society.
Jika maju biasanya kepastian tatanan hukumnya baik, jika tidak maka
niscaya tidak ada etika."
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
mengatakan Indonesia bisa menjadi negara besar, jika kita benar-benar
kerja keras untuk mencapainya.
"Saya melihat Indonesia bisa menjadi negera besar. Kita optimis kalau
kita benar-benar kerja," kata Menteri Susi dalam paparannya pada acara
Seminar Nasional bertajuk "Peran Perempuan Dalam Pengembangan Budaya
Hukum" di Aula Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta, Jumat
sore.
Untuk itu katanya kita harus mau merubah cara kerja karena saat ini
dengan kecepatan kemajuan teknologi dan digitalisasi serta globalisasi
tak mungkin kita bendung harus merubah cara kerja.
"Berarti kita harus berlari. Tidak bisa lagi pelan-pelan lagi," tegasnya.
Untuk itu Susi berharap saatnya Universitas mengkaji kurikulumnya untuk
diubah. Karena tidak mungkin kita pakai kurikulum 5-10 tahun yang lalu.
"Ini harus menjadi PR para akademisi," tegasnya.
Selain itu katanya kita juga harus menjaga tatanan demokarsi agar terus
berada dijalur yang benar. Ketetapan dan kepastian hukum juga harus
benar. Karena kalau hukum sampai terkorupsi maka tatanan sosial disebuah
negara akan hancur berkeping-keping.
Dikatakannya pertumbuhan penduduk Indonesia yang semakin naik dan juga
adanya bonus demografi serta era digitalisasi atau mileneal yang makin
melebar makin nambah.
"Job-job konvensional akan hilang karena digitalisasi, mesinisasi akan
semakin terus berkembang," ujarnya.
Susi mengatakan kalau kita tidak mempersiapkan dan membuat `barier
safety` yaitu mengarahkan dan menempatkan surplus demogarfi maka akan
bahaya besar.
Sebenarnya kata menteri digitalisasi juga membuka pekerjaan baru, tetapi
berapa banyak yang bisa terserap oleh tenaga kerja kita. "Mungkin saya
terlalu cemas. Tetapi saya betul-betul mengimbau para akamedisi pakar di
universitas untuk memulai menyiapkan tenaga terdidik.
Dikatakannya walaupun ada politisi yang memperingatkan negara ini akan
tercera-berai dan juga ada politis lain yang menyatakan Indonesia akan
menjadi negara besar.
"Hukum menjadi pilar yang penting karena hukum adalah ciri civil
society. Jika maju biasanya kepastian tatanan hukumnya baik, jika tidak
maka niscaya tidak ada etika," demikian Susi.
Pewarta: Feru Lantara
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018