https://www.antaranews.com/berita/706114/singapura-masih-investor-
terbesar-indonesia-awal-2018
SIngapura masih investor
terbesar Indonesia awal 2018
Senin, 30 April 2018 21:48 WIB
BKPM. (bkpm.go.id)
Jakarta (ANTARA News) - Singapura masih menduduki peringkat teratas
sebagai investor yang paling banyak menanamkan modal di Indonesia
sepanjang tiga bulan pertama di Indonesia.
"Singapura masih teratas dengan nilai investasi 2,65 miliar dolar AS
pada triwulan pertama 2018," kata Deputi Pengendalian Pelaksanaan
Penanaman Modal Badan Koordinadi Penanaman Modal (BKPM) Azhar Lubis
dalam paparan realisasi investasi di Jakarta, Senin.
Posisi kedua ditempati oleh Jepang dengan investasi total 1,36 miliar
dolar AS yang kemudian disusul Korea Selatan dengan 940 juta dolar AS.
Di posisi keempat, bertengger China dengan nilai investasi 676,2 juta
dolar AS dan di posisi kelima adalah Hong Kong dengan 516,1 juta dolar AS.
Azhar menjelaskan, meski secara posisi China turun satu peringkat, namun
secara angka, nilai investasi negeri tirai bambu terus meningkat
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Investasi China pada triwulan pertama 2018 (hampir) 700 juta dolar AS.
Pada periode yang sama 2017, China berada di peringkat ketiga dengan
sekitar 600 juta dolar AS. Memang peringkat turun, tapi dari nominal dan
persentase dia (China) naik," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong
mengatakan tren peningkatan investasi China terjadi tidak hanya di
Indonesia tapi juga seluruh dunia.
China adalah mitra dagang nomor satu dari 121 negara di dunia. Selain
itu, negara itu juga menjadi sumber utama wisatawan internasional dari
banyak negara dunia, terlebih setelah menjadi ekonomi terbesar di Asia
Pasifik.
"Jadi wajar secara matematis pasti China menjadi salah satu investor
terbesar di hampir semua negara di Asia Pasifik, bahkan dunia," katanya.
BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2018
sebesar Rp185,3 triliun, meningkat 11,8 persen dibanding periode yang
sama pada 2017 sebesar Rp165,8 triliun.
Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp76,4 triliun
naik 11 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp68,8
triliun. Ada pun realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp108,9
triliun naik 12,4 persen dari capaian pada periode yang sama tahun
sebelumnya sebesar Rp97 triliun.
Total penyerapan tenaga kerja sepanjang Januari-Maret 2018 mencapai
201.239 orang.
*Baca juga: Penyederhanaan peraturan bangkitkan investasi Indonesia
<https://www.antaranews.com/berita/705231/penyederhanaan-peraturan-bangkitkan-investasi-indonesia>*
Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018