Politik <https://www.jawapos.com/berita/20/politik>
*PDIP Ngaku Keberatan Jokowi Terus Ditempel Golkar*

JUMAT, 04 MAY 2018 00:05 | EDITOR : DIMAS RYANDI
[image: Maruara Sirait]
<https://www.jawapos.com/uploads/news/2018/05/03/pdip-ngaku-keberatan-jokowi-terus-ditempel-golkar_m_209654.jpeg>

Menurut Politikus PDIP Maruara Sirait, rakyat saatbini sudah cerdas dan
tahu posisi Jokowi di PDIP seperti apa. *(JawaPos.com)*
Berita Terkait

   - Golkar Tebar Baliho GOJO, Dapil Jatim II Penuh Jokowi dan Airlangga
   
<https://www.jawapos.com/read/2018/04/30/208636/golkar-tebar-baliho-gojo-dapil-jatim-ii-penuh-jokowi-dan-airlangga>
   - JK: Saya Ingin Istirahat...
   <https://www.jawapos.com/read/2017/05/24/132180/jk-saya-ingin-istirahat>

*JawaPos.com* - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku
keberatan dengan manuver partai Golkar yang terus membranding Joko Widodo
(Jokowi). Partai berlambang beringin hitam itu sudah menebar baliho yang
menunjukan kedekatan Airlangga dan Jokowi.

Menurut Politikus PDIP Maruara Sirait, perjuangan partainya membentuk
mantan Gubernur DKI Jakarta sebagai pemimpin nasional tidaklah berlangsung
singkat. Sehingga Jokowi pun dinilainya tetap melekat sebagai PDIP.

"Jangan melihat Jokowi sekarang tapi lihatlah dari Jokowi saat menjadi Wali
Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga presiden.  Ada proses dan
upaya-upaya PDIP Jokowi," kata Maruara di Kantor Indikator Politik
Indonesia, Jakarta, Kamis (3/5).

Politisi yang akrab disapa Ara itu berpendapat, saat ini masyarakat dinilai
sudah cerdas dan dapat memahami masalah dengan jeli. Sehingga tahu siapa
sebetulnya Jokowi di PDIP.

"Rakyat sudah cerdas dan rakyat sudah bisa membedakan bahwa Jokowi itu
kader PDIP, dia Wali Kota gubernur presiden dari PDIP," tuturnya.

Atas dasar itu, Maruara pun menyarankan partai Golkar untuk mempersiapkan
kader internal untuk menjadi pemimpin masa depan. Karena menurut Ara,
langkah itu pun dinilainya tak akan mudah dan butuh proses yang panjang.

"Persiapkanlah kader Golkar untuk 5 tahun lagi dan Jokowi bisa menjadi
contoh, ada jenjang karir yang jelas dan ternyata rakyat menjadi hakim yang
adil. Walaupun Jokowi di branding dengan parpol-parpol lain tapi rakyat
sudah cerdas," pungkasnya.

*(aim/JPC)*

Kirim email ke