----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Gelora Tan [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA45 Grup 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 4 Mei 2018 05.06.48 GMT+2Judul: 
[GELORA45] PDIP Ngaku Keberatan Jokowi Terus Ditempel Golkar
     

Politik
PDIP Ngaku Keberatan Jokowi Terus Ditempel Golkar

JUMAT, 04 MAY 2018 00:05 | EDITOR : DIMAS RYANDI

Menurut Politikus PDIP Maruara Sirait, rakyat saatbini sudah cerdas dan tahu 
posisi Jokowi di PDIP seperti apa. (JawaPos.com)
Berita Terkait   
   - Golkar Tebar Baliho GOJO, Dapil Jatim II Penuh Jokowi dan Airlangga
   - JK: Saya Ingin Istirahat...  

JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku keberatan 
dengan manuver partai Golkar yang terus membranding Joko Widodo (Jokowi). 
Partai berlambang beringin hitam itu sudah menebar baliho yang menunjukan 
kedekatan Airlangga dan Jokowi. 

Menurut Politikus PDIP Maruara Sirait, perjuangan partainya membentuk mantan 
Gubernur DKI Jakarta sebagai pemimpin nasional tidaklah berlangsung singkat. 
Sehingga Jokowi pun dinilainya tetap melekat sebagai PDIP..

"Jangan melihat Jokowi sekarang tapi lihatlah dari Jokowi saat menjadi Wali 
Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga presiden.  Ada proses dan upaya-upaya 
PDIP Jokowi," kata Maruara di Kantor Indikator Politik Indonesia, Jakarta, 
Kamis (3/5).

Politisi yang akrab disapa Ara itu berpendapat, saat ini masyarakat dinilai 
sudah cerdas dan dapat memahami masalah dengan jeli. Sehingga tahu siapa 
sebetulnya Jokowi di PDIP.

"Rakyat sudah cerdas dan rakyat sudah bisa membedakan bahwa Jokowi itu kader 
PDIP, dia Wali Kota gubernur presiden dari PDIP," tuturnya.

Atas dasar itu, Maruara pun menyarankan partai Golkar untuk mempersiapkan kader 
internal untuk menjadi pemimpin masa depan. Karena menurut Ara, langkah itu pun 
dinilainya tak akan mudah dan butuh proses yang panjang.

"Persiapkanlah kader Golkar untuk 5 tahun lagi dan Jokowi bisa menjadi contoh, 
ada jenjang karir yang jelas dan ternyata rakyat menjadi hakim yang adil. 
Walaupun Jokowi di branding dengan parpol-parpol lain tapi rakyat sudah 
cerdas," pungkasnya.

(aim/JPC)

    

Kirim email ke