----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: iwamardi [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
[email protected] <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>Terkirim: 
Jumat, 4 Mei 2018 04.46.23 GMT+2Judul: [nasional-list] DP vs DB ....akhirnya 
bagaimana?
     

 DP (diktatur Proletariat) adalah senjata ampuh  kaum buruh dalam melawan DB 
(Diktatur Borjuis) yg terselubung ! Begitu argumentasi para sosialist orthodox 
& dogmatis.
Hahaha...itu teorinya , mas! 
Kaya nya mak nyus gampang sekali, DB dibalas dg DP ....semua akan beres ! 
Kenyataan : DP itu pada akhirnya menjadi DBB (Diktator Borjuis Baru) , . Para 
pemimpin negeri2 "sosialis" orthodox itu manusia2 biasa, yg pada satu ketika 
menonjol sifat ego nya yg luar biasa....KKN mereka lakukan dg aman dan 
tenteram, karena tak boleh ada yg menentang, semua atas nama DP.....apalagi 
terutama bila penguasa2 itu sdh berubah generasi , semua KKN dan perbuatan2 
nista lainnya diatas-namakan DP ! Usul2 baik dari bawah pun SEMUA ditumpas jika 
tidak sesuai kepentingan pribadi dan klik mereka ! Disini justru kekhilafan 
teori MH (Materialisme Dialektika) dari KM-FE.. Mereka lupa akan hukum2 
dialektika yg mereka simpulkan sendiri , yakni : bhw MOTOR gerak maju satu 
materi itu adalah kontradiksi2 yg ada di dalam materi itu sendiri.Dan didalam 
negeri sosialis yg berprinsip DP, SEMUA kontradiksi2 yg ada diselesaikan dg 
jalan penindasan, walau kontradiksi2 yg ada itu adalah kontradiksi diantara 
teman, bukan menghadapi musuh. Disini semua pihak yg tidak setuju atau yg 
kritis thd penguassa langsung dicap musuh dan lalu ditindas ! Sementara mereka 
(penguasa) serba enak memperkaya diri/klik dan hidup bermewah2 sedangkan rakyat 
dibawah harus "berkorban, bekerja keras demi sosialisme" untuk mereka .Memang 
sosialisme sdh tercapai diantara para penguasa.....bukan dikalangan rakyat. 
Disamping itu, semua pikiran2 baru dan kritik2 dari bawah yg tidak sesuai dg 
kepentingan penguasa akan masuk penjara beserta orang2nya....Pada dasarnya: 
kontradiksi2 yg menjadi motor gerak sistem sosialis orthodox itu justru 
dimatikan dan dirusak sendiri oleh sistem yg memakai prinsip Diktatur 
Proletariat itu . Disinilah letak kesalahan paling besar dan paling berat di 
teori KM-FE. Teori DP itu justru menyalahi, mangingkari dan melawan bagian lain 
yang penting dan pokok , yakni : bhw MOTOR gerakan maju kedepan suatu materi 
itu adalah kontradiksi2 dalam (intern) yg ada didalam materi itu sendiri ! Jadi 
disini Bung itu yakin akan memegang erat2 teori yg mengandung paradox besar 
didalamnya., yg bagian satu justru me-négasi bagian yg lain. Ini namanya 
dagelan paradox paling tidak lucu di era modern ini !!! Itulah sebab musabab 
hancurnya dan runtuhnya "benteng" sosialisme di abad 20 itu ! Mereka pada satu 
saat yg hampir sama macet, mandeg disegala bidang,terutama di ekonominya, maka 
sudah lebih dari 70 tahun, rakyatnya tidak mencapai taraf hidup yg setimpal 
atas hasil kerja mereka! Sayang Bung tidak mengalami sendiri hidup lama disalah 
satu negeri "sosialis" itu ! Lihatlah, justru negeri12 yg mengubah arahnya dari 
sistem 100% ekonomi berrencana (yg dasarnya adalah ekonomi DP).spt RRT,Vietnam 
dan Rusia (dia agak lain, sempat dirusak Gorbatchov&Jeltzin duluan) dan 
sekarang ini Korea Utara , mereka sedang dan akan mengalami loncatan2 besar ! 
RRT,Rusia,Vietnam, Kuba ,Korut akan menjadi negeri2 sosialis gaya baru(bukan 
orthodox dg DP nya) yg maju pesat disegala bidang karena mereka BERANI mengubah 
hal2 yg menjadi penghalang ( i.e. mencampakkan DP) melakukan gerak maju, berani 
membiarkan motor kemajuan masyarakat manusia berjalan lagi ! Semua usaha 
mencoba lagi mendirikan negeri soaialis , jika tetap ngotot menggunakan prinsip 
Diktatur Proletariat sudah ditakdikan/bernasib akan mandeg dan roboh sendiri, 
karena tidak sesuai dg hukum2 perkembangan alam yg sdh disimpulkan secara 
genial sendiri oleh KM-FE !!!...... Masih juga belum nyahok ?    

Kirim email ke