Kenapa tidak berpikir dan bertanya KENAPA DP bisa merosot dan berubah watak??? 
Bagaimana DISIPLIN BAJA Partai Lenin dengan kesadaran tinggi yang dibanggakan 
itu, ternyata TIDAK tahan gempuran kehidupan dekadensi burjuis??? Bukankah 
disitu ada SATU KESALAHAN SERIUS yg FATAL dan berakibat PKUS roboh dengan 
sendirinya tanpa digempur imperialisme dari luar! Tapi justru dicampakkan oleh 
rakyat, ... Dan, lebih lanjut kenapa pula tidak bertanya, dimana sisa-sisa 
bolsyewiek tangguh itu, ... kok sudah lebih puluhan tahun TIDAK JUGA BISA 
BANGKIT kembali, ...

Sedang Deng yg berani mengoreksi KESALAHAN dan meneruskan perjuangan PKT sampai 
sekarang justgru berhasil membawa rakyat TIongkok dan RRT terus mjajuu, 
bertarung dengan gigihnya melawan gembong imperialisme AS didunia ini! Tanpa 
ada PKT yang tangguh dan makin kuat, entah gimana jadinya perjuangan rakyat 
sedunia dibawah cengkraman imperialisme AS yang tidak ada negara bisa dan 
sanggup melawan dan menandingi itu! Tapi JUSTRU keberhasil RRT selalu dimaki 
dan dihujat nenek dalam tempurung ini, ... 


From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 
Sent: Friday, May 4, 2018 12:14 PM
To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] 
Cc: Harry Singgih ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; 
[email protected] ; Farida Ishaja ; Gol ; Oman Romana ; Harsono Sutedjo ; 
Billy Gunadi ; [email protected] ; Ronggo A. ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; 
Andreas Sungkono ; Nunu Nugroho ; Tjoa ; GELORA_In ; WIN DJOYO ; Everistus 
Kayep 
Subject: [GELORA45] Re: [temu_eropa] DP vs DB ....akhirnya bagaimana?

  

Ini orang di mana logikanya??? Kalau kelas yang menguasai DP sudah merosot dan 
berubah wataknya, bagaimana bisa  dinamakan DP??? Kita menamakan DP selama yang 
berkuasa dan menjalankan kediktatoran itu adalah kelas proletar bersama sekutu 
revolusionernya, selama ia mewakili dan bekerja untuk kepentingan kelas 
proletar dan kelas pekerja lainnya!!! Contoh paling aktuil sekarang, hanya 
orang-orang revisionis yang tetap mengatakan di Tiongkok sekarang ada 
kediktatoran proletariat!!! Sejak kaum revisionis dibawah Deng xiaoping 
melakukan kudeta dan kemudian setapak demi setapak membongkar sistim ekonomi 
dan sosial sosialis melalui reform-reform kapitalisnya, DP sudah berubah 
menjadi kediktatoran borjuis!!!! Hanya orang-orang remo yang terus berkaok-kaok 
mengatakan Partai yang memimpin Tiongkok adalah Partai Komunis!!! Bagaimana 
bisa Partai itu dinamakan Partai Komunis sedangkan anggotanya para milyuner 
yang hidupnya dari penghisapan!!!! Kalau akhirnya Partai itu bubar, apakah 
berarti Partai komunis yang bubar??? Namanya saja pakai "komunis", tapi sudah 
sejak lama watak kelas dan watak sebagai detasemen paling maju dari kelas buruh 
dikhianati!!!Nama "komunis" hanya menyelubungi watak revisionis dan 
borjuisnya!!! Selama Kediktatoran proletariat mempertahankan watak kelasnya, 
dia tidak akan jatuh dan bubar sendiri!!!! Kasihan,   kepercayaan pada takhyul  
sudah amat dalam sehingga terus melihat setan/gendruwo DP bergentayangan di 
Tiongkok!!!



On Friday, May 4, 2018 4:46 AM, "iwamardi [email protected] [temu_eropa]" 
<[email protected]> wrote:




  
DP (diktatur Proletariat) adalah senjata ampuh  kaum buruh dalam melawan DB 
(Diktatur Borjuis) yg terselubung ! Begitu argumentasi para sosialist orthodox 
& dogmatis.

Hahaha...itu teorinya , mas! 
Kaya nya mak nyus gampang sekali, DB dibalas dg DP .....semua akan beres ! 
Kenyataan : DP itu pada akhirnya menjadi DBB (Diktator Borjuis Baru) , . Para 
pemimpin negeri2 "sosialis" orthodox itu manusia2 biasa, yg pada satu ketika 
menonjol sifat ego nya yg luar biasa....KKN mereka lakukan dg aman dan 
tenteram, karena tak boleh ada yg menentang, semua atas nama DP.....apalagi 
terutama bila penguasa2 itu sdh berubah generasi , semua KKN dan perbuatan2 
nista lainnya diatas-namakan DP ! Usul2 baik dari bawah pun SEMUA ditumpas jika 
tidak sesuai kepentingan pribadi dan klik mereka ! Disini justru kekhilafan 
teori MH (Materialisme Dialektika) dari KM-FE.. Mereka lupa akan hukum2 
dialektika yg mereka simpulkan sendiri , yakni : bhw MOTOR gerak maju satu 
materi itu adalah kontradiksi2 yg ada di dalam materi itu sendiri.Dan didalam 
negeri sosialis yg berprinsip DP, SEMUA kontradiksi2 yg ada diselesaikan dg 
jalan penindasan, walau kontradiksi2 yg ada itu adalah kontradiksi diantara 
teman, bukan menghadapi musuh. Disini semua pihak yg tidak setuju atau yg 
kritis thd penguassa langsung dicap musuh dan lalu ditindas ! Sementara mereka 
(penguasa) serba enak memperkaya diri/klik dan hidup bermewah2 sedangkan rakyat 
dibawah harus "berkorban, bekerja keras demi sosialisme" untuk mereka .Memang 
sosialisme sdh tercapai diantara para penguasa.....bukan dikalangan rakyat. 
Disamping itu, semua pikiran2 baru dan kritik2 dari bawah yg tidak sesuai dg 
kepentingan penguasa akan masuk penjara beserta orang2nya....Pada dasarnya: 
kontradiksi2 yg menjadi motor gerak sistem sosialis orthodox itu justru 
dimatikan dan dirusak sendiri oleh sistem yg memakai prinsip Diktatur 
Proletariat itu . Disinilah letak kesalahan paling besar dan paling berat di 
teori KM-FE. Teori DP itu justru menyalahi, mangingkari dan melawan bagian lain 
yang penting dan pokok , yakni : bhw MOTOR gerakan maju kedepan suatu materi 
itu adalah kontradiksi2 dalam (intern) yg ada didalam materi itu sendiri ! Jadi 
disini Bung itu yakin akan memegang erat2 teori yg mengandung paradox besar 
didalamnya., yg bagian satu justru me-négasi bagian yg lain. Ini namanya 
dagelan paradox paling tidak lucu di era modern ini !!! Itulah sebab musabab 
hancurnya dan runtuhnya "benteng" sosialisme di abad 20 itu ! Mereka pada satu 
saat yg hampir sama macet, mandeg disegala bidang,terutama di ekonominya, maka 
sudah lebih dari 70 tahun, rakyatnya tidak mencapai taraf hidup yg setimpal 
atas hasil kerja mereka! Sayang Bung tidak mengalami sendiri hidup lama disalah 
satu negeri "sosialis" itu ! Lihatlah, justru negeri12 yg mengubah arahnya dari 
sistem 100% ekonomi berrencana (yg dasarnya adalah ekonomi DP).spt RRT,Vietnam 
dan Rusia (dia agak lain, sempat dirusak Gorbatchov&Jeltzin duluan) dan 
sekarang ini Korea Utara , mereka sedang dan akan mengalami loncatan2 besar ! 
RRT,Rusia,Vietnam, Kuba ,Korut akan menjadi negeri2 sosialis gaya baru(bukan 
orthodox dg DP nya) yg maju pesat disegala bidang karena mereka BERANI mengubah 
hal2 yg menjadi penghalang ( i.e. mencampakkan DP) melakukan gerak maju, berani 
membiarkan motor kemajuan masyarakat manusia berjalan lagi ! Semua usaha 
mencoba lagi mendirikan negeri soaialis , jika tetap ngotot menggunakan prinsip 
Diktatur Proletariat sudah ditakdikan/bernasib akan mandeg dan roboh sendiri, 
karena tidak sesuai dg hukum2 perkembangan alam yg sdh disimpulkan secara 
genial sendiri oleh KM-FE !!!...... Masih juga belum nyahok ?



Kirim email ke