Salah satu bukti nyata kedua beliau itu sama saja adalah Jokowi meminta Prabowo jadi wapres beliau.
---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote : Orang ini tetap ndablek, nggak ngerti banyak orang sudah bilang Jokowi dan Prabowo SAMA SAJA, SETALI TIGA UANG!! Maunya menghadapkan orang pada pilihan atau Jokowi atau Prabowo!!! Mata dan kupingnya tidak mau melihat dan mendengar bahwa banyak orang melihat tidak ada bedanya Prabowo dan Jokowi. Siapa yang heran perusahaannya Prabowo pekerjakan TKA??? Hanya dia sendiri barangkali yang heran!!! Begitu menemukan berita ini, berjingkrak senang, dikiranya orang yang menentang Jokowi jadi "terpojok".... Padahal berita itu SAMA SEKALI TIDAK MENGHERANKAN ATAU MENGEJUTKAN!!! Ha...ha...ha Jokowi bekerja sangat baik!!! Memang sangat baik bagi para pemodal asing!!! Sangat baik dalam menggusuri orang, menghilangkan mata pencaharian orang dan menyembah, mengemis dan mengabdi kepada pemodal asing dan swasta... Makanya massa tidak ragu-ragu menkarakterisasi Jokowi sebagai boneka imperialis!!!.Ini contoh lagi orang "kiri" berubah menjadi Kanan pendukung Statusquo.... On Saturday, May 5, 2018 7:04 AM, "Chalik Hamid chalik.hamid@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Ini merupakan bahan pertimbangan bagi para penjegal Jokowi, agar membuka mata melihat mana orang jujur dan bekerja dengan baik; dan mana orang yang menipu, tapi menguasai ndonesia. ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]> Kepada: Yahoogroups <[email protected]> Terkirim: Jumat, 4 Mei 2018 21.48.05 GMT+2 Judul: [GELORA45] Perusahaan Prabowo Pekerjakan TKA? [1 Attachment] Akun @Gerindra menulis: Mau ke luar negeri? Ke Morowali saja! Jika anda berkunjung ke daerah di Sulawesi Tengah tersebut anda seperti berada di Ghuangzhou atau belahan provinsi lainnya di RRC saking banyaknya pekerja Asing Tiongkok di area tersebut. "Menciptakan 10 juta lapangan kerja. Tapi, Buat siapa? Lalu postingan itu dibalas akun @Aniessa_Andi dengan pernyataan: Tolong @gerindra jujur ungkap ke publik bahwa Prabowo adalah pemilik PT Bintang 08, salah satu perusahaan tambang di Morowali yang banyak mendatangkan TKA. Ayo mari jujur. Mari kita bongkar. ... Jumat 04 Mei 2018, 16:15 WIB Viral Isu Perusahaan Prabowo Pekerjakan TKA, Gerindra: Itu Bohong! https://news.detik.com/berita/d-4004991/viral-isu-perusahaan-prabowo-pekerjakan-tka-gerindra-itu-bohong Tsarina Maharani - detikNews Jakarta - PT Bintang Delapan atau PT Bintang 08 di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang bergerak di bidang pertambangan disebut merupakan milik Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Perusahaan itu juga diisukan mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA). Waketum Gerindra Ferry Juliantono memastikan PT Bintang 08 tak ada kaitannya dengan Prabowo. "Sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pak Prabowo," sebut Ferry. Baca juga: Viral Isu PT Bintang 08 Pekerjakan TKA, Fadli Zon: Itu Fitnah! https://news.detik.com/read/2018/05/04/152159/4004869/10/viral-isu-pt-bintang-08-pekerjakan-tka-fadli-zon-itu-fitnah Isu itu viral di twitter. Dimulai dari postingan akun resmi @Gerindra yang dibalas oleh akun @Aniessa_Andi. Akun @Gerindra menulis: Mau ke luar negeri? Ke Morowali saja! Jika anda berkunjung ke daerah di Sulawesi Tengah tersebut anda seperti berada di Ghuangzhou atau belahan provinsi lainnya di RRC saking banyaknya pekerja Asing Tiongkok di area tersebut. "Menciptakan 10 juta lapangan kerja. Tapi, Buat siapa? Lalu postingan itu dibalas akun @Aniessa_Andi dengan pernyataan: Tolong @gerindra jujur ungkap ke publik bahwa Prabowo adalah pemilik PT Bintang 08, salah satu perusahaan tambang di Morowali yang banyak mendatangkan TKA. Ayo mari jujur. Mari kita bongkar. Baca juga: JK Tegaskan Perpres TKA untuk Tingkatkan Investasi https://news.detik.com/read/2018/05/04/105700/4004273/10/jk-tegaskan-perpres-tka-untuk-tingkatkan-investasi Ferry pun membantah pernyataan @Aniessa_Andi. Ia menuding pemilik akun itu menyebarkan berita hoax. "Itu berita bohong dan tidak bertanggung jawab. Saya sudah mengonfirmasinya dan dipastikan tidak ada kaitannya sama sekali," jelasnya. (tsa/rvk)
