https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882
Senin 07 Mei 2018, 22:02 WIB
Heboh Penyerangan di Depan Area Makam
Mbah Priuk
Mei Amelia R, Kanavino Ahmad Rizqo, Nur Azizah Rizki - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#>
4 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#>
Heboh Penyerangan di Depan Area Makam Mbah Priuk Area depan makam Mbah
Priuk yang diserang. (Foto: Dok GP Ansor)
<https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#><https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#><https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#><https://news.detik.com/berita/d-4009801/heboh-penyerangan-di-depan-area-makam-mbah-priuk?_ga=2.6393905.247995953.1525711882-1668042625.1525711882#>
*Jakarta* - Peristiwa ribut-ribut di Makam Mbah Priuk pada Jumat (4/5)
lalu berbuntut panjang. GP Ansor DKI meminta polisi mengusut tuntas
karena menduga ada aktor intelektual di belakangnya.
"Ini perbuatan keji dan biadab. Mereka (para penyerang) tidak hanya
merusak kaca loket tiket masuk kompleks makam, jendela PAUD, tapi juga
menganiaya beberapa santri dan penjaga loket. Mereka membawa senjata
tajam, bahkan menembaki dengan /airsoft gun/," kata Abdul Aziz, Ketua PW
GP Ansor DKI Jakarta, dalam keterangan tertulis, Senin (7/5/2018).
Aziz meminta aparat mengusut kasus ini. Dia yakin ada aktor intelektual
di balik perbuatan yang disebut sebagai penyerangan ini.
"Aparat harus tegas mengusut tindakan perusakan dan penyerangan ini. Apa
motif di balik ini, siapa pelaku dan aktor intelektualnya. Pasti ada
yang di belakang yang memerintahkan penyerangan ini," tegas Aziz, yang
didampingi Dendy Zuhairil Finsa, Sekretaris PW Ansor DKI Jakarta.
Aziz, yang juga anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB, mengatakan makam
Mbah Priuk diyakini kalangan nahdliyin sebagai makam wali. Di samping
itu, makam Mbah Priuk merupakan bangunan cagar budaya yang wajib dilindungi.
"Sekali lagi, PW GP Ansor DKI Jakarta meminta polisi mengusut tuntas
kasus ini dan membuka kasus ini secara terang-benderang. Kami juga
instruksikan Banser DKI Jakarta bersiaga turun melakukan pengamanan di
makam Mbah Priuk," imbuh Dendy.
*Polisi: Ribut Masalah Parkir
*
Dimintai konfirmasi terpisah, polisi membenarkan ada kejadian
ribut-ribut di sekitar area makam Mbah Priuk. Menurut versi polisi,
ribut-ribut itu terjadi di lahan parkir.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan
peristiwa yang terjadi pada Jumat (4/5) dini hari itu dipicu masalah parkir.
"Jadi ada keributan di antara dua kelompok di pintu masuk, jauh dari
lingkungan makam Mbah Priuk itu," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok
AKBP Eko Hadi Santoso.
*Baca juga: *Polisi: Penyerangan di Makam Mbah Priuk karena Masalah
Parkir
<https://news.detik.com/read/2018/05/07/123549/4008614/10/polisi-penyerangan-di-makam-mbah-priuk-karena-masalah-parkir>
Eko menegaskan peristiwa itu tidak berkaitan dengan kelompok santri.
Keributan dipicu masalah perparkiran di kawasan makam Mbah Priuk, yang
menjadi wisata religi.
"Intinya masalah parkir. Satu kelompok minta diberlakukan pemeriksaan
STNK, kelompok yang satu merasa tidak perlu," ungkapnya.
Makam Mbah Priuk selama ini menjadi kawasan wisata religi. Banyak santri
atau warga luar Jakarta yang datang ke makam tersebut.
"Mereka itu (kelompok yang berseteru) bukan santri yang tinggal di situ,
kebanyakan yang datang malah dari luar daerah," tambahnya.
*
Santri: Dipicu Persoalan Baju *
*detikcom* mewawancarai salah satu saksi bernama Edi, yang mengaku
sebagai santri di Pesantren Yayasan Makam Mbah Priuk di Koja, Jakarta
Utara. Menurut Edi, perselisihan terjadi di antara dua kubu, yakni HA
dan AZ.
"Itu juga karena masalah ini juga sih, masalah baju. HA kan menjunjung
persatuan, harus toleransi sama agama lain, tapi tetap Islam yang paling
atas," kata Edi sambil menunjukkan gambar di bajunya ketika
ditemui*detikcom* di lokasi.
Edi menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/5) dini hari lalu.
Menurut Edi, kubu AZ menyerang dengan merusak kaca-kaca di pos tiket dan
PAUD.
"Tiba-tiba diserang, padahal kita nggak/nyerang gitu/," ucapnya.
Selain masalah baju, Edi menduga persoalan pemeriksaan STNK kendaraan di
lokasi menjadi penyebab keributan. Kubu HA menginginkan STNK motor yang
diparkir dicek.
"Mungkin itu masalah STNK juga. Kita kan di sini ada aturan pemeriksaan
STNK buat kendaraan yang masuk, biar aman. Nah menurut mereka di sini
jadi sepi gara-gara ada pemeriksaan STNK itu. Padahal kan itu biar aman,
pernah kejadian hilang, habib kita yang (akhirnya) ganti motor, jadi
biar nggak kejadian lagi kayak /gitu/," paparnya.
Menurut Edi, para pelaku saat itu menyerang dengan senjata tajam dan
batu. "Mereka tiba-tiba/nyerang/, ada yang/nyambitin/, bawa batu, ada
yang bawa parang juga, banyak sih yang luka-luka," tuturnya.
*(fjp/fjp)*