Kasihan banget itu orang yang percaya alasan menolak perdebatan si sang menteri 
itu sebagai pencerminan dari keinginannya untuk "kerja kongkrit" dan 
me"realisasi' membangun RI yang jaya!!! Ha...ha.. mimpi RI yang jaya dibangun 
dengan utang dan menyerahkan semua kekayaan di perut bumi  kepada para pemodal 
asing dan mematikan ekonomi nasional melalui buka lebar-lebar pasar dalam 
negeri!!! Sejak 1965-1966 dengan Suharto, tak henti-hentinya Indonesia utang 
dan bersandar pada modal asing, kapan datang kejayaan itu? Kecuali kalau 
"kejayaan" itu, bagi para pendukung buta Jokowi, hanya dicerminkan dalam 
jalan-jalan tol yang besar dan meliuk=liuk, bandara dan waduk raksasa, kelas 
menengah atas serta para konglomerat yang foya-foya , sementara itu jutaan 
buruh, tani dan kelas pekerja dan masyarakat adat bergulat untuk kelangsungan 
hidupnya....   
 
   

 On Wednesday, May 9, 2018 8:56 AM, "[email protected] [GELORA45]" 
<[email protected]> wrote:
 

     Ya, cuma seolah. Aslinya karena ada proyek Bank Dunia 
tentang investasi SDM yang kemungkinan mirip belaka 
dengan politik balas budi jaman kolonial dulu. 

Investasi SDM

Impor dosen itu baru penjajakan. Setelah itu baru penjajahan 
pendidikan, haha... 

--- jetaimemucho1@... wrote :

Tingkah laku Sang Menkeu dalam menghadapi tantangan debat kok aneh ya...Apa 
hubungannya dengan generasi muda dan masa depan segala...seolah-olah dia 
perduli pada masa depan Indonesia... tantangan debat jadi 
didramatisasi....Padahal soalnya sangat sederhana...mau apa nggak menerima 
tantangan debat itu....
On Tuesday, May 8, 2018 7:31 PM, ajegilelu@... wrote:

Apa Sri Mulyani tidak kenal Rizal Ramli :) sehingga berdalih
untuk menghindari perdebatan yang diperintahkan Jokowi? 
- menurut kabar sudah 3 stasiun televisi swasta menyurati presiden 
dan menkeu meminta hak siar jalannya perdebatan.

Khas mental imperialis, takut menghadapi Rizal Ramli lantas 
Sri Mulyani ngompori orang-orang (dalam hal ini alumni & mhs 
LPDP) supaya terbakar dan maju menghadapi Rizal Ramli, alias 
menjadikan orang lain sebagai bumper.

kutipan:
"Sayaselalu mengingatkan saya tidak akan lelah untuk menyampaikan 
bahwa negara ini akan, sedang dititipkan kepada anda," kata Sri Mulyani
di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin malam (7/5).

"Namun,ketika hari ini hanya ada orang yang akan komplain, katakanlah 
ibu Sri Mulyani hobinya ngutang terus. Saya ingin menantang anda, saya 
ingin anda bersuara give your voice of reason," lanjutnya.

- 
Dear Rizal Ramli, Ini Kata Sri Mulyani Soal Tantangan Debat
SELASA 08 MAY 2018 07:20 | EDITOR:SAUGI RIYANDI JawaPos.com - Menteri Keuangan 
Sri MulyaniIndrawati akhirnya menjawab rasa penasaran mantan Menko Bidang 
Kemaritimandalam kabinet jilid II Presiden Joko Widodo, Rizal Ramli yang dalam 
beberapawaktu terakhir mengajaknya untuk melakukan debat terbuka.
Semula,dalam acara Welcoming Alumi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 
2018, SriMulyani memberikan pesan kepada para alumni dan calon mahasiswa yang 
akansegera menempuh pendidikan lewat LPDP tahun ini.

"Sayaselalu mengingatkan saya tidak akan lelah untuk menyampaikan bahwa negara 
iniakan, sedang dititipkan kepada anda," kata Sri Mulyani di Gedung 
DhanapalaKementerian Keuangan, Jakarta, Senin malam (7/5).

"Namun,ketika hari ini hanya ada orang yang akan komplain, katakanlah ibu Sri 
Mulyanihobinya ngutang terus. Saya ingin menantang anda, saya ingin anda 
bersuara giveyour voice of reason," lanjutnya.

Dengansuara bergetar, Sri Mulyani mengatakan ditantang berdebat bukanlah hal 
yang iatakutkan. Baginya, itu tidak akan memberi konsekuensi yang besar bagi 
rakyatIndonesia.

Terlebihperdebatan itu berada pada ranah tentang diakui pintar atau tidak 
pintar,bahkan berdebat tentang apakah dia pantas dinobatkan menjadi menteri 
terbaikatau tidak terbaik.

"Itutidak ditakuti. Karena itu enggak ada konsekuensinya (bagi 
rakyat),"tuturnya.

Yangmenjadi mimpi buruk dan menakutkan bagi Sri Mulyani adalah cara 
berpikirgenerasi muda serta bagaimana mereka bersikap. "Itu konsekuensi yang 
besarsekali terhadap republik ini," jelasnya.

Diamenekankan masa depan Indonesia yang kelak diurus oleh generasi muda yang 
tidakpercaya diri akan kemampuan sendiri tentunya lebih menakutkan daripada 
hanyasekedar berdebat yang tak memiliki konsekuensi untuk rakyat Indonesia.

"Sayatidak takut kepada tantangan berdebat, saya takut kepada masa depan 
Indonesiayang akan diurusi oleh generasi muda yang tidak percaya diri dan 
kemampuan akandirinya sendiri secara bersama-sama," tandasnya.
(uji/JPC)

  #yiv8980359634 -- #yiv8980359634ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-mkp #yiv8980359634hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mkp #yiv8980359634ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mkp .yiv8980359634ad 
{padding:0 0;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mkp .yiv8980359634ad p 
{margin:0;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mkp .yiv8980359634ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-sponsor 
#yiv8980359634ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-sponsor #yiv8980359634ygrp-lc #yiv8980359634hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-sponsor #yiv8980359634ygrp-lc .yiv8980359634ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8980359634 #yiv8980359634actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8980359634
 #yiv8980359634activity span {font-weight:700;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv8980359634 #yiv8980359634activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8980359634 #yiv8980359634activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv8980359634 #yiv8980359634activity span 
.yiv8980359634underline {text-decoration:underline;}#yiv8980359634 
.yiv8980359634attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv8980359634 .yiv8980359634attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv8980359634 .yiv8980359634attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8980359634 .yiv8980359634attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8980359634 .yiv8980359634attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv8980359634 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv8980359634 .yiv8980359634bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8980359634 
.yiv8980359634bold a {text-decoration:none;}#yiv8980359634 
dd..yiv8980359634last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8980359634 
dd.yiv8980359634last p span 
{margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8980359634 
dd.yiv8980359634last p span.yiv8980359634yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv8980359634 div.yiv8980359634attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv8980359634 div.yiv8980359634attach-table 
{width:400px;}#yiv8980359634 div.yiv8980359634file-title a, #yiv8980359634 
div.yiv8980359634file-title a:active, #yiv8980359634 
div.yiv8980359634file-title a:hover, #yiv8980359634 div.yiv8980359634file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8980359634 div.yiv8980359634photo-title a, 
#yiv8980359634 div.yiv8980359634photo-title a:active, #yiv8980359634 
div.yiv8980359634photo-title a:hover, #yiv8980359634 
div.yiv8980359634photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8980359634 
div#yiv8980359634ygrp-mlmsg #yiv8980359634ygrp-msg p a 
span.yiv8980359634yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8980359634 
.yiv8980359634green {color:#628c2a;}#yiv8980359634 .yiv8980359634MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv8980359634 o {font-size:0;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634photos div {float:left;width:72px;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8980359634
 #yiv8980359634reco-category {font-size:77%;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634reco-desc {font-size:77%;}#yiv8980359634 .yiv8980359634replbq 
{margin:4px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-mlmsg select, #yiv8980359634 input, #yiv8980359634 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-mlmsg pre, #yiv8980359634 code {font:115% 
monospace;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mlmsg * 
{line-height:1..22em;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-mlmsg 
#yiv8980359634logo {padding-bottom:10px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-msg 
p a {font-family:Verdana;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-msg 
p#yiv8980359634attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-reco #yiv8980359634reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-sponsor 
#yiv8980359634ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-sponsor #yiv8980359634ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-sponsor #yiv8980359634ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv8980359634 #yiv8980359634ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8980359634 
#yiv8980359634ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv8980359634 

   

Kirim email ke