Menuduh siapa???Adalah kenyataan yang jelas terlihat bahwa pemerintah Jokowi
senang sekali mengeluarkan kebijakan yang mengimport segalanya... Rupanya anda
tidak sensitif pada kenyataan bahwa Indonesia, sebuah negeri agraris,
mengimport banyak produk yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri:
beras, gula, kacang kedelai, singkong... Negeri kepulauan mengimport garam!!
Bayangkan, tidak tersinggungkah otak waras anda??? Maka itu dengan ironis saya
tulis komentar, daun kelorpun bisa diimport!!!
On Wednesday, May 9, 2018 10:52 AM, "zeta roza [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
🍒 👍 Lebih MUDAH MENUDUH??
Verzonden via Yahoo Mail op Android
Op wo, mei 9, 2018 om 10:49 schreef Tatiana Lukman [email protected]
[temu_eropa]<[email protected]>: Jangan khawatir daun kelor
hilang dari pasaran!! Nanti pemerintah akan import!!! Sudah import garam, gula,
singkong, kenapa tidak import daun kelor!!??? Hidup kerajaan Neo Mojopahit!!!
On Wednesday, May 9, 2018 10:37 AM, "zeta roza [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
🍒 Daun Kelor dipasar tidak banyak dijual lagi? 👌Rasa Sayur Bening Daun
Kelor "lebih segar" daripada Sayur Bening Bayam..👍😊Teringat dahulu kita
"sering" masak Sayur Bening Daun Kelor yang hanya tinggal memetiknya di Pagar
Rumah ataupun beli di Pasar Tradisional dengan harga murah..🤔Harga Daun Kelor
murah di Pasar Tradisional , karena itu "bukan" sayuran "mewah" dan "tumbuhnya"
disembarang tempat tanpa perawatan khusus sebagai "produk dagangan"
wah..."Ternyata" kini Daun Kelor satu dari sayuran yang "berkemampuan"
meninggikan vital vitamin suplemen yang melebihi dari "berbagai" sayuran dan
buah mewah 👍😊👊😎 Setelah mengerti manfaat tinggi untuk kesehatan umumnya
masyarakat dari Daun Kelor tersebut,😋 berharap ada usaha masyarakat "memelihara
dan merawat bahkan menggandakannya"🎁 sebagai satu dari TANAMAN KEBUN SEHAT
digunakan layak "Sayuran Sehat Masyarakat" dengan harga" terjangkau" didalam
negeri RI sendiri 🇮🇩💐💚
Verzonden via Yahoo Mail op Android
Op ma, mei 7, 2018 om 19:20 schreef 'j.gedearka' [email protected]
[temu_eropa]<[email protected]>:
https://gaya.tempo.co/read/1086391/manfaat-daun-kelor-untuk-gizi-anak-setara-dengan-25-ikat-bayam
Manfaat Daun Kelor untuk Gizi Anak, Setara
dengan 25 Ikat Bayam?
Reporter:
Tabloid Bintang
Editor:
Susandijani
Senin, 7 Mei 2018 13:05 WIB Sup daun kelor buatan Sophia Latjuba.
Instagram.com TEMPO.CO, Jakarta - Memenuhi kebutuhan gizi si kecil tidaklah
mahal. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Vektor, dan
Zoonotik Kementerian Kesehatan RI, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc,
memberi contoh daun kelor, yang dikenal masyarakat Indonesia sejak era
penjajahan Belanda. Namun kala itu orang tidak menyadari besarnya manfaatnya.
Malah meyakini kelor sebagai daun pengusir setan. Baca juga: Suami Istri
Bekerja Kerap Bertengkar, Atasi dengan Teori Layangan
Teknologi memungkinkan peneliti mengetahui vitamin dan mineral yang tersimpan
dalam daun kelor. Tahukah Anda, kandungan kalium (yang amat baik untuk menjaga
kesehatan jantung) pada kelor 3 kali lebih banyak daripada pada pisang? Vitamin
A yang tersimpan di daun kelor 4 kalinya wortel. Zat besi daun kelor setara
dengan 25 ikat bayam. Vitamin C-nya setara dengan 7 buah jeruk.
Daun Kelor. Tokopedia “Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi di daun kelor
itu setara dengan 4 gelas susu. Protein daun kelor 2 kali lipatnya yoghurt.
Makanya Bu, perkenalkan si kecil kepada daun kelor. Anda bisa mengolahnya
menjadi sayur bening,” Elizabeth mengimbau. Di era modern, teknologi
memungkinkan daun kelor diolah menjadi serbuk lalu dikemas dalam bentuk kapsul.
Perubahan bentuk ini mengubah konfigurasi vitamin dan mineralnya. “Kaliumnya
jadi 10 kali lipat, kalsiumnya 17 kali lipat, dan proteinnya 9 kali lebih
banyak. Namun vitamin C-nya rusak, tinggal setara dengan setengah buah jeruk
saja,” urai dia. Baca juga:
Duduk terlalu Lama? Penggumpalan Darah Mengintai, Cek Risetnya
Ganti Suasana Rumah? Mulai dari Ruang Tamu dan Dapur Khusus untuk kaum hawa,
Elizabeth mengingatkan beratnya tanggung jawab selama hamil. Saat berbadan dua,
asupan vitamin dan mineral mesti dipantau. Jika tidak, kesehatan ibu dan si
kecil taruhannya. Saat kekurangan zat besi misalnya, ibu hamil rawan keguguran.
Kalaupun bisa bersalin, bayi berisiko lahir cacat, prematur, atau berat badan
lahir rendah.
Teh Daun Kelor. TEMPO/Charisma Adristy “Jika kekurangan vitamin D, bayi bisa
kena diabetes tipe 1 yang membuatnya bergantung pada insulin. Selain itu
berisiko terkena asma dan skizofrenia. Jika kekurangan kalsium, ibu hamil
mengalami hipertensi, preeklamsia, dan kejang. Bayi yang dilahirkan pun
berisiko mengalami penyakit serupa. Kalau Anda kekurangan semua elemen gizi
ini, anak Anda akan stunting,” tutup Elizabeth. TABLOIDBINTANG
#yiv9518170811 #yiv9518170811 -- #yiv9518170811ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-mkp #yiv9518170811hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mkp #yiv9518170811ads
{margin-bottom:10px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mkp .yiv9518170811ad
{padding:0 0;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mkp .yiv9518170811ad p
{margin:0;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mkp .yiv9518170811ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-sponsor
#yiv9518170811ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-sponsor #yiv9518170811ygrp-lc #yiv9518170811hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-sponsor #yiv9518170811ygrp-lc .yiv9518170811ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9518170811 #yiv9518170811actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9518170811
#yiv9518170811activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9518170811
#yiv9518170811activity span {font-weight:700;}#yiv9518170811
#yiv9518170811activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv9518170811 #yiv9518170811activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9518170811 #yiv9518170811activity span
span {color:#ff7900;}#yiv9518170811 #yiv9518170811activity span
.yiv9518170811underline {text-decoration:underline;}#yiv9518170811
.yiv9518170811attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv9518170811 .yiv9518170811attach div a
{text-decoration:none;}#yiv9518170811 .yiv9518170811attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9518170811 .yiv9518170811attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9518170811 .yiv9518170811attach label a
{text-decoration:none;}#yiv9518170811 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv9518170811 .yiv9518170811bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9518170811
.yiv9518170811bold a {text-decoration:none;}#yiv9518170811 dd.yiv9518170811last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9518170811 dd.yiv9518170811last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9518170811
dd.yiv9518170811last p span.yiv9518170811yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv9518170811 div.yiv9518170811attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv9518170811 div.yiv9518170811attach-table
{width:400px;}#yiv9518170811 div.yiv9518170811file-title a, #yiv9518170811
div.yiv9518170811file-title a:active, #yiv9518170811
div.yiv9518170811file-title a:hover, #yiv9518170811 div.yiv9518170811file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9518170811 div.yiv9518170811photo-title a,
#yiv9518170811 div.yiv9518170811photo-title a:active, #yiv9518170811
div.yiv9518170811photo-title a:hover, #yiv9518170811
div.yiv9518170811photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9518170811
div#yiv9518170811ygrp-mlmsg #yiv9518170811ygrp-msg p a
span.yiv9518170811yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9518170811
.yiv9518170811green {color:#628c2a;}#yiv9518170811 .yiv9518170811MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv9518170811 o {font-size:0;}#yiv9518170811
#yiv9518170811photos div {float:left;width:72px;}#yiv9518170811
#yiv9518170811photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9518170811
#yiv9518170811photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9518170811
#yiv9518170811reco-category {font-size:77%;}#yiv9518170811
#yiv9518170811reco-desc {font-size:77%;}#yiv9518170811 .yiv9518170811replbq
{margin:4px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-mlmsg select, #yiv9518170811 input, #yiv9518170811 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-mlmsg pre, #yiv9518170811 code {font:115%
monospace;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-mlmsg #yiv9518170811logo
{padding-bottom:10px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-msg
p#yiv9518170811attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-reco #yiv9518170811reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-sponsor
#yiv9518170811ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-sponsor #yiv9518170811ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-sponsor #yiv9518170811ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv9518170811 #yiv9518170811ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9518170811
#yiv9518170811ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv9518170811