Rupanya anda tidak memperhatikan tiap ada pertemuan IMF, Bank Dunia dan WTO, di
situ selalu ada protes rakyat, tentu maksud saya RAKYAT YANG SUDAH SADAR. Tahun
lalu di Buenos Aires, Argentina di mana puluhan ribuan massa rakyat turun ke
jalan untuk menolak WTO. Saya juga mempostingkan beberapa foto demo itu, yang
diejek oleh Chan, seolah-olah orang yang berdemo tidak menanggung resiko
kekerasan aparat, dan masuk penjara. Tidak semua rakyat sadar dan mengerti akan
jahatnya semua lembaga keuangan dan perdagangan kaum imperialis. Contohnya, ya
seperti anda sendiri, yang masih terus percaya kepada MITOS yang memang selalu
dipropagandakan dan dipertahankan oleh kaum imperialis dan antek-anteknya,
bahwa negeri dunia ketiga memerlukan utang untuk mengembangkan ekonominya. Anda
juga tidak baca tulisan James Petra dari AS yang pernah saya postingkan yang
menganalisa dengan dalam tentang 4 MITOS penanaman modal asing. Anda juga
sepertinya tidak pernah baca tulisan-tulisan Kwiek Kian Gie yang membelejeti
kejahatan IMF. Jadi sebenarnya di dunia BANYAK SEKALI bahan dalam berbagai
bahasa yang menganalisa apa sebenarnya yang dikerjakan oleh IMF, Bank Dunia dan
WTO. Maka itu perlu membuka mata dan bersedia mempelajari bahan-bahan bacaan
seperti itu. Saya yang selalu diejek dan dicap oleh Chan sebagai nenek dalam
tempurung, tapi justru saya sering menampilkan berbagai berita dari berbagai
sumber dalam bahasa Inggris dan Spanyol.Kalau kebijakan ekonomi neoliberal yang
diterapkan, pastilah negeri itu HARUS SELALU UTANG. Di milis ini sudah pernah
diperdebatkan soal bagaimana Soviet Uni zaman Lenin dan Stalin, Tiongkok zaman
Mao, bisa mengembangkan ekonomi nasional dan meningkatkan tingkat hidup
rakyatnya tanpa utang luar negeri. Bukan saja tidak bersandar pada penanaman
modal asing, tapi bahkan diblokade oleh negara-negera kapitalis-imperialis!
Sudah panjang lebar saya tulis tentang itu. Kalau tidak, bagaimana anda
menjelaskan kemampuan Tiongkok membantu Korea dalam perang Korea, tahun 1950-53
melawan Amerika, padahal Tiongkok baru saja bebas. Dan bagaimana anda
menjelaskan kemampuan Soviet Uni mengusir Fasis Jerman. Ingat Soviet Uni tidak
pernah menyerah dan diduduki Jerman. Lain halnya dengan semua negeri-negeri
eropa lain, Perancis, Polandia, Belanda, Norway, Yugoslavia, dll. Jasa rakyat
Soviet Unie itulah yang sekarang ingin dihapus oleh kaum borjuasi Eropa dan
Amerika melalui "cerita-cerita", "film-film", "tulisan" kaum intelektual
borjuis anti-komunis...Di Indonesia sendiri, belum pernah diterapkan dengan
tuntas Trisakti (sudah keburu dikudeta Suharto), yang mempromosikan politik
ekonomi berdikari. Jadi tidak punya hak untuk bilang kita tidak bisa
mengembangkan ekonomi nasional tanpa utang !!!
On Saturday, May 12, 2018 2:30 AM, "'Karma, I Nengah [PT. BI-POS]'
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Maaf sepertinya salah besar dikatakan rakyat memusuhi IMF, karena mustahil
kita tidak akan berutang, apalagi keadaan negara dalam keadaan krisis. Amerika,
cina, jepang dll yang super power saja utangnya banyak From:
[email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Saturday, May 12, 2018 2:24 AM
To: [email protected]; [email protected]; Persaudaraan
<[email protected]>; Sahala Silalahi
<[email protected]>; [email protected]; j.gedearka
<[email protected]>
Cc: Sie Tik Tan <[email protected]>; Tjoa <[email protected]>; Daeng
<[email protected]>; [email protected]; WIN DJOYO <[email protected]>;
Rachmat Hadi-Soetjipto <[email protected]>; Oman Romana
<[email protected]>; Ronggo A. <[email protected]>; Farida Ishaja
<[email protected]>; [email protected]; Andreas Sungkono
<[email protected]>; Mitri <[email protected]>; Nunu Nugroho
<[email protected]>
Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Jumat, 11 Mei 2018 20:20 WIB, Biaya
Pertemuan IMF-World Bank di Bali Rp 855 M, Ini Rinciannya Ini uang rakyat
ya???IMF dan Bank Dunia adalah musuh rakyat. apa ada yang bisa membantah bahwa
kepentingan yang diwakili IMF dan Bank Dunia adalah kepentingan kaum
imperialis???Lantas, bisakah kita bilang pemerintah yang dengan suka rela dan
senang hati mengeluarkan dan memakai begitu banyak uang rakyat untuk IMF dan
Bank Dunia, adalah pemerintah yang memikirkan nasib rakyat??? On Friday, May
11, 2018 8:02 PM, "'j.gedearka'[email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4016568/biaya-pertemuan-imf-world-bank-di-bali-
rp-855-m-ini-rinciannya?_ga=2.211567900.846116932.1526061449-890970388.1526061449
Jumat, 11 Mei 2018 20:20 WIB
Biaya Pertemuan IMF-World Bank di Bali
Rp 855 M, Ini Rinciannya
Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance Share0 Tweet0 Share0 0 Komentar Ilustrasi
uang/Foto: Rachman Haryanto Jakarta - Pemerintah telah mengalokasikan
anggaran untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan IMF-World Bank di Bali pada
Oktober 2018. Masalah anggaran tersebut sempat heboh di media sosial terkait
isu pembengkakan.
Ketua Pelaksana Harian pertemuan IMF-World Bank, Susiwijiono, menjelaskan
pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 855,5 miliar. Anggaran
tersebut merupakan jumlah pagu yang dianggarkan oleh Kementerian Keuangan
(Kemenkeu) dari 2017 dan 2018.
"Alokasi anggaran dari Kemenkeu itu sudah diputuskan bulan Februari-Maret 2017,
itu multiyears 2017 dan 2018. Secara umum, realisasi uangnya, pagu yang sudah
kita tetapkan di Maret 2017, untuk tahun 2017 alokasinya itu Rp 45,4 miliar.
Lalu 2018, kita alokasikan Rp 810,1 miliar. Sehingga, pagu alokasi untuk
multiyears, untuk 2017 dan 2018 kira-kira totalnya adalah Rp 855,5 miliar,"
kata Susiwijono di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (11/5/2018).. Kemudian,
pemerintah telah melakukan berbagai kontrak untuk pelaksanaan annual meeting
IMF tersebut. Di 2017, pemerintah telah melakukan kontrak dan realisasi sebesar
Rp 10,4 miliar dari pagu 2017 yang sebesar Rp 45,4 miliar.
Sedangkan khusus untuk 2018, pemerintah telah melakukan kontrak persiapan
sebesar Rp 556 miliar, dari total pagu 2018 yang sebesar Rp 810 miliar.
| Baca juga:Luhut: Persiapan Pertemuan IMF-World Bank di Bali 70% |
Menurut Susiwijono nilai kontrak tersebut bisa mengalami perubahan tergantung
situasi dan kondisi dari pelaksanaan. Walau begitu, Susiwijono menegaskan
kontrak tersebut bakal mengacu pada pagu anggaran multiyears yang telah
ditetapkan.
"Karena itu, yang penting kami terpaku ada pagu alokasi, ada nilai kontrak, dan
ada realisasi tahun 2017. Untuk 2018 masih terus kita bahas. Ini menjawab
berbagai pertanyaan berapa besaran biaya. Ini anggaran yang ada di Kemenkeu.
Ada juga Bank Indonesia (BI)," kata Susiwijono.
Dia menambahkan BI akan menanggung persiapan untuk hotel, lokasi acara (venue),
serta ruang perkantoran (office). Untuk itu semua, BI masih terus melakukan
perhitungan namun diperkirakan besarannya sekitar Rp 200 miliar.
| Baca juga:Soal IMF-World Bank, Sri Mulyani: Ini Bukan Penghamburan Uang |
Susiwijono juga menjelaskan berbagai anggaran untuk persiapan tersebut pada
dasarnya akan kembali lagi ke negara, sebab pemerintah hanya sekadar menanggung
persiapan untuk para tamu yang hadir, dan bukan membayar keperluan tamu.
"Misalkan hotel, mereka akan bayar sendiri, kita hanya booking saja untuk pesan
hotel. Office, kami siapkan 650 jadi office di Nusa Dua. Jadi kalau dilihat,
ada beberapa hotel di situ, kita tutup satu bulan, kita sulap jadi office, itu
yang kita sewa pada mereka. Mereka bayar ke pemerintah Indonesia, jadi masuk ke
PNBP. Jadi, hotel, venue, office," jelasnya.(fdl/hns)
#yiv8111417840 #yiv8111417840 -- #yiv8111417840ygrp-mkp {border:1px
solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-mkp #yiv8111417840hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mkp #yiv8111417840ads
{margin-bottom:10px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mkp .yiv8111417840ad
{padding:0 0;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mkp .yiv8111417840ad p
{margin:0;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mkp .yiv8111417840ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-sponsor
#yiv8111417840ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-sponsor #yiv8111417840ygrp-lc #yiv8111417840hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-sponsor #yiv8111417840ygrp-lc .yiv8111417840ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8111417840 #yiv8111417840actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8111417840
#yiv8111417840activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8111417840
#yiv8111417840activity span {font-weight:700;}#yiv8111417840
#yiv8111417840activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv8111417840 #yiv8111417840activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8111417840 #yiv8111417840activity span
span {color:#ff7900;}#yiv8111417840 #yiv8111417840activity span
.yiv8111417840underline {text-decoration:underline;}#yiv8111417840
.yiv8111417840attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv8111417840 .yiv8111417840attach div a
{text-decoration:none;}#yiv8111417840 .yiv8111417840attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8111417840 .yiv8111417840attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8111417840 .yiv8111417840attach label a
{text-decoration:none;}#yiv8111417840 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv8111417840 .yiv8111417840bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8111417840
.yiv8111417840bold a {text-decoration:none;}#yiv8111417840 dd.yiv8111417840last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8111417840 dd.yiv8111417840last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8111417840
dd.yiv8111417840last p span.yiv8111417840yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv8111417840 div.yiv8111417840attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv8111417840 div.yiv8111417840attach-table
{width:400px;}#yiv8111417840 div.yiv8111417840file-title a, #yiv8111417840
div.yiv8111417840file-title a:active, #yiv8111417840
div.yiv8111417840file-title a:hover, #yiv8111417840 div.yiv8111417840file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8111417840 div.yiv8111417840photo-title a,
#yiv8111417840 div.yiv8111417840photo-title a:active, #yiv8111417840
div.yiv8111417840photo-title a:hover, #yiv8111417840
div.yiv8111417840photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8111417840
div#yiv8111417840ygrp-mlmsg #yiv8111417840ygrp-msg p a
span.yiv8111417840yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8111417840
.yiv8111417840green {color:#628c2a;}#yiv8111417840 .yiv8111417840MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv8111417840 o {font-size:0;}#yiv8111417840
#yiv8111417840photos div {float:left;width:72px;}#yiv8111417840
#yiv8111417840photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8111417840
#yiv8111417840photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8111417840
#yiv8111417840reco-category {font-size:77%;}#yiv8111417840
#yiv8111417840reco-desc {font-size:77%;}#yiv8111417840 .yiv8111417840replbq
{margin:4px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-mlmsg select, #yiv8111417840 input, #yiv8111417840 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-mlmsg pre, #yiv8111417840 code {font:115%
monospace;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-mlmsg #yiv8111417840logo
{padding-bottom:10px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-msg
p#yiv8111417840attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-reco #yiv8111417840reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-sponsor
#yiv8111417840ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-sponsor #yiv8111417840ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-sponsor #yiv8111417840ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv8111417840 #yiv8111417840ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8111417840
#yiv8111417840ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv8111417840