----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Minggu, 13 Mei 2018 05.05.01 GMT+2Judul:
[GELORA45] BREAKING NEWS! Bom bunuh diri di tiga gereja: 'Pelaku memeluk
petugas dan bom meledak'
BREAKING NEWS! Bom bunuh diri di tiga gereja: 'Pelaku memeluk petugas dan bom
meledak'
- 55 menit lalu
- Bagikan artikel ini dengan Facebook
- Bagikan artikel ini dengan Twitter
- Bagikan artikel ini dengan Messenger
- Bagikan artikel ini dengan Email
- Kirim
Hak atas fotoDETIKCOM/ISTIMEWAImage captionSejumlah motor terbakar akibat
ledakan bom di gereja GKI di jalan Arjuno, Surabaya, Minggu (13/05) pagi.
Bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, menewaskan dua orang dan melukai
belasan orang lainnya, kata pejabat kepolisian.
Menurut polisi, setidaknya dua orang tewas, termasuk pelaku, dan belasan
lainnya mengalami luka-luka dalam serangan bom bunuh diri yang dilaporkan
terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.
Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel
Madya Utara, Surabaya, dan selang sekitar lima menit kemudian bom kedua meledak
di gereja Pantekosta di jalan Arjuno, serta tidak lama kemudian bom meledak di
gereja GKI di jalan Diponegoro, kata polisi.
"Yang meninggal dunia, sejauh ini, satu orang pelaku diduga bom bunuh diri, dan
seorang jemaat," kata Juru Bicara Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung, kepada
wartawan, Minggu (13/05).
Hak atas fotoKOMPAS.COMImage caption"Sudah dekat di lokasi, sekitar 100 meter,
ada kerumunan massa, dan terdengar teriakan "Pulang! Pulang!" Kata seorang
saksi.
"Yang terluka, tiga orang polisi dan 11 warga sipil. Peristiwanya di sekitar
pukul 07.30 pagi, yang pertama di Gereja Katolik Santa Maria," tambahnya.
Frans Barung mengatakan, kepolisian akan menyampaikan perkembangan dari waktu
ke waktu setiap jam.
'Saya melihat pelaku: perempuan..."
Seorang saksi mata di Gereja Katolik Santa Maria, Lia, mengatakan dirinya
hendak menuju gereja Santa Maria saat bom meledak.
"Sudah dekat di lokasi, sekitar 100 meter, ada kerumunan massa, dan terdengar
teriakan "Pulang! Pulang!" Saya sempat lihat prutulan (potongan) daging di
sekitar lokasi. Takut, saya putar balik ke rumah," ungkapnya kepada wartawan
BBC, Jerome Wirawan.
Sementara saksi lainnya, seperti dilaporkan Detik.com, mengaku melihat seorang
perempuan membawa dua anaknnya yang dilihatnya "meledakkan dirinya di depan
halaman" Gereja Katolik Santa Maria di Jalan Ngagel Madya Utara Surabaya .
"Saya sempat melihat dua orang anak dan ibunya datang membawa dua tas," kata
satpam, Antonius kepada wartawan di lokasi, Minggu (13/05).
Awalnya, menurutnya, petugas menghadang ibu tersebut di depan pagar halaman
gereja, tetapi ibu itu tetap mencoba masuk. "Tiba-tiba saja ibu itu memeluk
petugas," ungkapnya.
"Tiba-tiba meledak," ungkap Antonius.
Belum ada keterangan polisi terhadap kesaksian Antonius tersebut.
Berita ini masih terus diperbaharui.