https://nasional.tempo.co/read/1088981/tri-rismaharini-cita-cita-anak-pelaku-bom-di-surabaya-tak-lumrah?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_1
Tri Rismaharini: Cita-cita Anak Pelaku Bom di
Surabaya Tak Lumrah
Reporter:
Artika Rachmi Farmita (Kontributor)
Editor:
Endri Kurniawati
Selasa, 15 Mei 2018 09:28 WIB
Dita Upriyanto, dan istrinya, Puji Kuswati, bersama empat anaknya,
keluarga terduga pelaku pemboman di Surabaya. Kepolisian Surabaya
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/13/id_705199/705199_720.jpg>
Dita Upriyanto, dan istrinya, Puji Kuswati, bersama empat anaknya,
keluarga terduga pelaku pemboman di Surabaya. Kepolisian Surabaya
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan
salah satu anak pelaku bom di Surabaya
<https://www.tempo.co/tag/bom-di-surabaya>punya cita-cita yang tidak
biasa. “Pernah ditanya, apa cita-citanya. Dia menjawab, ingin mati
syahid,” ucap Risma melalui siaran pers, Senin, 14 Mei 2018.
Anak pasangan pengebom Dita Oepriarto dan istrinya, Puji Kuswari, itu
tidak mau mengikuti pelajaran Pancasila alias Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (PPKN). Ia juga menolak mengikuti upacara bendera.
Baca: Pelaku Bom di Surabaya Satu Keluarga, Begini Pembagian Tugasnya...
<https://nasional.tempo.co/read/1088460/pelaku-bom-di-surabaya-satu-keluarga-begini-pembagian-tugasnya>
Sehari seusai peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Risma
mendatangi rumah para pelaku bom bunuh diri itu di kawasan Wonorejo
Asri, Kecamatan Rungkut. Ia meminta perkembangan informasi mengenai
sosok keluarga Dita Oepriarto dan Puji Kuswari beserta anak-anaknya.
Warga diminta membangun hubungan baik dengan lingkungan sekitar,
termasuk dalam bentuk ucapan. “Kita harus peka akan hal-hal ini. Penting
mendapatkan informasi awal untuk bisa mendeteksi lebih dalam."
Risma pun segera membuat surat edaran kepada semua RT/RW guna mewaspadai
orang-orang di sekeliling yang mencurigakan. Salah satunya menghidupkan
siskamling dan forum komunikasi warga.
Baca: Ini Daftar Korban Ledakan Bom di Mapolrestabes Surabaya
<https://nasional.tempo.co/read/1088641/ini-daftar-korban-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya>
Di sisi lain, Risma berpesan agar semua warga kota tak takut kepada
segala upaya terorisme. “Ini adalah cobaan yang mana kita tidak boleh
menyerah dan kita tidak boleh kalah oleh hal-hal yang sifatnya
menakut-nakuti warga Surabaya semuanya. Ingat, kita punya Tuhan Yang
Maha Kuasa.”
Perempuan 55 tahun itu meminta warga Surabaya tetap tenang seusai
rentetan ledakan bom di
<https://www.tempo.co/tag/bom-di-surabaya>Surabaya
<https://www.tempo.co/tag/bom-di-surabaya>pada Ahad dan Senin kemarin.
Sebab, tutur dia, Pemerintah Kota Surabaya, Kepolisian Resor Kota Besar
Surabaya, dan TNI bersepakat untuk lebih intens menjaga Surabaya, baik
dari sisi strategi baru maupun intensitas keamanan.
Simak: *KPAI: Lindungi Anak-anak dari Paham Radikal
<https://video.tempo.co/read/10532/kpai-imbau-lindungi-anak-anak-dari-radikalisme>*