https://metro.tempo.co/read/1090698/tarawih-di-monas-dikritik-mui-sandiaga-uno-klaim-atas-izin-ulama?
PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_3
Tarawih di Monas Dikritik MUI, Sandiaga Uno
Klaim Atas Izin Ulama
Reporter:
Syafiul Hadi
Editor:
Jobpie Sugiharto
Minggu, 20 Mei 2018 12:40 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan saat
kampanye stop bullying #jangandianggapremeh di CFD kawasan Bundaran HI,
Jakarta, 13 Mei 2018. Bullying dapat berpengaruh terhadap Psikologis
korban. TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/13/id_705182/705182_720.jpg>
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan saat
kampanye stop bullying #jangandianggapremeh di CFD kawasan Bundaran HI,
Jakarta, 13 Mei 2018. Bullying dapat berpengaruh terhadap Psikologis
korban. TEMPO/M Taufan Rengganis
*TEMPO.CO, Jakarta* - Wakil Gubernur DKI Jakarta *Sandiaga Uno *
<https://metro.tempo.co/read/1083376/alasan-sandiaga-uno-tunjuk-rekannya-jadi-komisaris-perusahaan-bir>mengatakan
rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar salat tarawih di
Monas tidak ditentukan secara semena-mena.
"Kami juga minta pandangan dari para ulama," kata Sandiaga di kawasan
Sunter, Jakarta Utara, hari ini, Minggu, 20 Mei 2018.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar tarawih di Monumen
Nasional pada Jumat, 26 Mei 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan
mengatakan acara tersebut hanya akan diiisi dengan tarawih akbar, tidak
buka puasa bersama. Namun, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia
Pusat Cholil Nafis melontarkan empat kritik.
Menurut dia, salah satu kritik yang dilontarkan, pelaksanaan tarawih di
lapangan tidaklah benar secara syariat Islam. "Nabi Muhammad masuk
Ramadan, tarawih ya di masjid, bukan lapangan," ujarnya kepada /Tempo/
hari ini, Minggu, 20 Mei 2018.
Sandiaga Uno menganggap kritikan Cholil Nafis sebagai masukan yang baik.
Namun, tarawih di Monas ini telah direncanakan dengan melihat keinginan
masyarakat.
Monas dipilih sebagai tempat salat tarawih untuk menyatukan warga
Jakarta. Monas dianggap sebagai lambang Kota Jakarta dan mencukupi untuk
jumlah jemaah yang besar.
"Ada masjid yang ditentukan, seperti Masjid Istiqlal, (tapi
kapasitasnya) tak mencukupi."
Sandiaga Uno tidak menargetkan berapa jemaah yang akan hadir dalam
*tarawih di Monas*
<https://metro.tempo.co/read/1089146/anies-baswedan-bantah-dki-gelar-buka-puasa-di-monas-tarawih-saja>.
Tapi, dia memastikan Monas dipilih sebagai tempat tarawih oleh
Pemeintah Provinsi DKI. "Monas kan sudah sering juga dipakai untuk
Maulud Nabi Muhammad SAW dan istighosah," tuturnya.