https://www.antaranews.com/berita/712449/susi-inginkan-sdm-perikanan-jadi-
prioritas-pembangunan
Susi inginkan SDM perikanan jadi
prioritas pembangunan
Selasa, 22 Mei 2018 22:47 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
menginginkan sumber daya manusia (SDM) di bidang perikanan menjadi
prioritas pembangunan sehingga selaras dengan tekad Presiden Joko Widodo
untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.
"SDM akan menjadi prioritas pembangunan," kata Menteri Susi di Kantor
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa.
Untuk itu, ujar dia, diharapkan Badan Riset dan SDM Kelautan dan
Perikanan dapat terus menorehkan prestasi dan menunjukkan kinerja yang baik.
Susi menyatakan bisa saja dari pembangunan politeknik kelautan dan
perikanan ke depannya akan lahir pemimpin bangsa yang memahami
kelautan-perikanan.
Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional
(Harkitnas) ke 110, Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan
KKP M Zulficar Mochtar menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan
pembangunan SDM pada tahun 2019.
"Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah
ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan
kapasitas SDM," tegasnya.
Ia menuturkan, salah satu langkah pemerintah dalam pembangunan SDM
adalah melalui pendidikan kejuruan. Pemerintah mendorong dunia
pendidikan untuk bekerja sama dengan industri dan bisnis, guna mencari
terobosan baru dalam pendidikan kejuruan.
Jurusan-jurusan baru, ujar dia, baik di tingkat pendidikan tinggi maupun
di tingkat menengah, yang berkaitan dengan keahlian dan ilmu terapan,
juga harus selalu diciptakan untuk memasok tenaga terampil siap kerja
pada industri.
Selain itu, lanjutnya, pengembangan kapasitas SDM juga harus diletakkan
dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan agar bangsa ini
bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.
Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018