https://nasional.tempo.co/read/1092838/pemungut-sampah-ini-kembalikan-uang-rp-20-juta-yang-ditemukannya
Pemungut Sampah Ini Kembalikan Uang Rp 20
Juta yang Ditemukannya
Reporter:
Muh. Syaifullah (Kontributor)
Editor:
Ninis Chairunnisa
Sabtu, 26 Mei 2018 16:55 WIB
Jubaidi, 65 tahun. Tukang sampah ini menemukan uang Rp 20 juta. Ia
kembalikan ke pemiliknya. Foto/M. Syaifullah
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/26/id_708248/708248_720.jpg>
Jubaidi, 65 tahun. Tukang sampah ini menemukan uang Rp 20 juta. Ia
kembalikan ke pemiliknya. Foto/M. Syaifullah
TEMPO.CO, Yogyakarta - Seorang kakek yang menjadi pemungut sampah
<https://metro.tempo.co/read/670739/supir-taksi-jujur-ini-kembalikan-uang-jutaan-milik-penumpang>
di Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jubaidi, 65 tahun bisa dijadikan teladan
atas kejujurannya. Ia mencari dan mengembalikan karung berisi uang Rp
20.190.000 yang ia temukan ke pemiliknya.
Warga asli Mojokerto, Jawa Timur ini menemukan karung itu di Jalan
Veteran Yogyakarta saat memungut sampah pada Rabu, 23 Mei 2018 pukul
06.00 WIB. Ia kaget ternyata benda itu berisi uang pecahan ratusan ribu
senilai Rp 20 juta dan 19 amplop berisi masing-masing uang Rp 10 ribu.
“Saya waktu itu melintas dengan menarik gerobak, ada karung yang
gerak-gerak,” kata Jubaidi saat ditemui di warung depan kontrakannya
pada Sabtu, 26 Mei 2018.
Baca: Supir Taksi Jujur ini Kembalikan Uang Jutaan Milik Penumpang
<https://metro.tempo.co/read/670739/supir-taksi-jujur-ini-kembalikan-uang-jutaan-milik-penumpang>
Setelah dibuka, isinya adalah gepokan uang, amplop, charger telepon,
catu daya, kalung terapi dan kipas angin mini. Yang membuat benda itu
bergerak adalah kipas angin mini yang menyala. “Awalnya saya takut,
siapa tahu itu bom,” kata Jubaidi.
Setelah tahu itu adalah uang yang banyak, ia memberitahu seorang Ketua
RT setempat. Tujuannya agar uang yang ia temukan di jalan itu bisa
dikembalikan kepada pemiliknya.
Sesaat setelah Jubaidi menemukan uang itu, ada empat orang yang mengaku
memiliki barang itu. Namun belakangan ternyata mereka hanya mengaku
saja. Saat ditanya isinya apa dan berapa jumlah uangnya, mereka tidak
bisa menyebutkan. Ada yang beralasan bahwa mereka hanya disuruh
membawakan oleh majikannya sehingga tak tahu isi karung.
“Ternyata mereka hanya mengaku-aku saja, saya langsung memberitahu
polisi. Polisi datang dan memotret saya lalu uang dibawa ke kantor,”
kata Jubaidi.
Baca: Petugas Kebersihan Ini Kembalikan Uang Rp 190 Juta
<https://nasional.tempo.co/read/773818/petugas-kebersihan-ini-kembalikan-uang-rp-190-juta>
Setelah uang itu berada di tangan polisi, kemudian ada orang yang
mengaku kehilangan. Orang itu dengan rinci bisa menyebutkan isi karung
gandum yang ditemukan Jubaidi. Bahkan bisa menyebutkan nama yang tertera
dalam tulisan dan nomor telepon anaknya yang tertulis di sebuah kertas
dalam tas karung itu.
Pemiliknya, menurut Kepala Kepolisian Sektor Umbulharjo, Komisaris Alaal
Prasetyo adalah Edy Prastya, 48 tahun, warga Gunungketur, Pakualaman,
Yogyakarta. Pemilik uang itu dipertemukan dan uang dikembalikan pada
Jumat, 25 Juni 2018. “Apa yang dilakukan oleh Jubaidi sudah benar. Kami
pertemukan dengan pemilik di kantor polisi,” kata dia.
Jubaidi mengaku sudah enam kali menemukan uang dan dikembalikan kepada
pemiliknya. Namun uang sebanyak lebih dari Rp 20 juta ini, baru kali ini
ia temukan.
Kakek satu cucu dan dua anak ini mengaku banyak mendapat cibiran atas
kejujurannya ini. Ia diejek oleh orang sebagai orang miskin tapi sok
jujur. Padahal, kejujuran ia selalu pegang teguh dan ajarkan kepada
anak-anaknya. “Orang yang kehilangan pasti susah, apa susahnya kalau
kita jujur,” kata Jubaidi.
Ia memang bukan orang kaya dan berada. Tetapi ia meyakinkan dengan
kejujuran akan mendapatkan kenikmatan di kemudian hari. “Yang penting
jujur, uang atau barang yang kita temukan itu bukan milik kita,” kata
Jubaidi. Ia mengaku tidak berharap dibayar dari apa yang ia lakukan,
namun ia tidak menolak saat diberi uang tanda asih Rp 300 ribu.
------------------------------------------------------------------------