https://nasional.tempo.co/read/1093131/politikus-pks-sangkal-beri-komando-2019gantipresiden-tapi
Politikus PKS Sangkal Beri Komando
#2019GantiPresiden, tapi...
Reporter:
Caesar Akbar
Editor:
Widiarsi Agustina
Senin, 28 Mei 2018 07:16 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1093131/politikus-pks-sangkal-beri-komando-2019gantipresiden-tapi#comments>
02114
#
#
#
#
Politikus PKS Mardani Ali Sera Bikin Gerakan #2019GantiPresiden.
Twitter.com
<https://statik.tempo.co/data/2018/04/04/id_695639/695639_720.jpg>
Politikus PKS Mardani Ali Sera Bikin Gerakan #2019GantiPresiden. Twitter.com
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Politikus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS,
Mardani Ali Sera, menyangkal ia memberi komando gerakan
#2019GantiPresiden <https://www.tempo.co/tag/2019gantipresiden>.
Terakhir, aksi ini dilakukan dengan memberikan takjil berstiker gerakan
itu dan lewat lagu #2019GantiPresiden yang beredar di media sosial.
"Pemberian takjil, lagu #2019GantiPresiden, dan mungkin kreativitas lain
tidak ada komando dari kami. Gerakan ini sudah menjadi /social
movement/," kata Mardani kepada /Tempo/, Ahad, 27 Mei 2018.
Namun Mardani yakin gerakan yang digagas olehnya itu akan terus membesar
selama pekerjaan rumah utama pemerintah, seperti menyelesaikan masalah
harga bahan pokok yang tinggi, lapangan pekerjaan yang kian sulit, dan
rasa keadilan yang kian hilang, terus ada. "Masyarakat tidak akan
merespons ajakan #2019GantiPresiden jika kehidupan kian membaik," ujar
Mardani.
*Baca: Deklarasi #2019GantiPresiden ke Monas, Mardani: Tidak Ganggu CFD
<https://metro.tempo.co/read/1086049/deklarasi-2019gantipresiden-ke-monas-mardani-tidak-ganggu-cfd>*
Aksi teranyar gerakan tersebut adalah pembagian takjil berstiker
#2019GantiPresiden oleh Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) di
halaman pintu masuk Masjid Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, pada
Kamis, 24 Mei 2018. Aksi tersebut pun menuai komentar dari Wakil
Presiden Jusuf Kalla.
Kalla menilai pembagian takjil berstiker #2019GantiPresiden tersebut
merupakan hal yang tidak etis. Ia menuturkan semestinya pembagian takjil
tidak perlu memuat unsur politik jika niatnya beribadah.
Pembentukan gerakan #2019GantiPresiden berawal saat Mardani diundang
dalam acara debat di salah satu stasiun TV swasta pada 27 Februari 2018.
Selain Mardani, ada beberapa politikus lain yang turut diundang dalam
acara itu.
Baca: Deklarasi Hari Ini, Begini Awal Mula Gerakan #2019GantiPresiden
<https://nasional.tempo.co/read/1086128/deklarasi-hari-ini-begini-awal-mula-gerakan-2019gantipresiden>
Saat terlibat diskusi, Mardani mengaku emosi dengan pernyataan politikus
lain yang mendukung Presiden Joko Widodo melulu. Dia mengatakan
pernyataan politikus itu tidak ada perbedaan. "Makanya, saya katakan,
ingin mengganti pemerintahan di 2019," ucapnya.
Mardani terlihat pertama kali mengenakan gelang berlogo
#2019GantiPresiden dalam sebuah acara televisi pada Selasa, 3 April
2018. Setelah itu, #2019GantiPresiden langsung ramai diperbincangkan di
media sosial.
Gerakan #2019GantiPresiden <https://www.tempo.co/tag/2019gantipresiden>
telah banyak mendapatkan dukungan. Salah satunya dari pemimpin Front
Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, seperti yang diklaim Mardani. Namun
juru bicara FPI, Slamet Maarif, mengatakan, sepengetahuannya, Rizieq
Shihab belum memberikan dukungannya kepada gerakan tersebut.
*CAESAR AKBAR*