-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] WHO: China lampaui Amerika,dalam aspek harapan hidup
sehat
日期: Wed, 30 May 2018 16:55:10 +0200
https://www.antaranews.com/berita/714666/who-china-lampaui-amerika-
WHO: China lampaui Amerika dalam aspek harapan hidup sehat
Rabu, 30 Mei 2018 20:13 WIB
WHO: China lampaui Amerika dalam aspek harapan hidup sehat
World Health Organization (WHO) (ANTARA News)
Jenewa (ANTARA News) - Tiongkok telah melampaui Amerika Serikat dalam
harapan hidup sehat muali kelahiran untuk pertama kali, menurut data
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Bayi baru lahir di Tiongkok memiliki harapan untuk hidup sehat ke depan
selama 68,7 tahun, lebih tinggi jika dibandingkan dengan AS yang 68,5
tahun untuk bayi di negara tersebut, berdasarkan data tahun 2016
menunjukkan.
Bayi baru lahir di AS masih memiliki harapan untuk hidup lebih lama
secara keseluruhan, yaitu 78,5 tahun dibandingkan dengan Tiongkok 76,4
tahun. Tetapi 10 tahun terakhir kehidupan di AS diperkirakan tidak
menjadi sehat.
"Tahun-tahun yang hilang dari aspek kesehatan yang menjadi faktor
penghitungan harapan hidup sehat saat lahir justru lebih rendah pada
Tiongkok, Jepang, Korea dan beberapa negara Asia yang berpenghasilan
tinggi lainnya daripada negara-negara `Barat` yang berpenghasilan
tinggi," kata juru bicara WHO Alison Clements-Hunt .
AS adalah salah satu dari hanya lima negara, bersama dengan Somalia,
Afghanistan, Georgia dan Saint Vincent & Grenadines, di mana harapan
hidup sehat saat lahir jatuh pada tahun 2016, menurut analisis Reuters
dari data WHO.
Pandangan terbaik ialah bayi Singapura, dengan rata-rata 76,2 tahun
hidup sehat, diikuti Jepang, Spanyol dan Swiss. AS berada di peringkat
ke-40 dalam peringkat global, sedangkan Tiongkok 37.
Dalam hal harapan hidup secara keseluruhan, Tiongkok juga menyusul AS,
yang menurut perhitungan Reuters diperkirakan akan melampaui sekitar
tahun 2027.
"Harapan hidup Tiongkok telah meningkat secara substansial dan sekarang
lebih tinggi daripada beberapa negara berpenghasilan tinggi," kata
Clements-Hunt.
Sementara itu harapan hidup AS menurun, setelah mencapai puncaknya
selama 79 tahun pada tahun 2014, menjadi pembalikan pertama selama
bertahun-tahun, kata Clements-Hunt.
Hal itu mencerminkan peningkatan tingkat kematian akibat overdosis obat,
terutama dari opioid, bunuh diri, dan beberapa penyebab utama lainnya di
kalangan orang Amerika setengah baya yang lebih muda, terutama di daerah
yang kurang makmur, katanya.
Harapan hidup terpanjang di dunia adalah di Jepang, dengan 84,2 tahun,
yang berarti bahwa bayi yang lahir pada tahun 2016 akan menjadi yang
pertama dapat berharap untuk melihat abad berikutnya, demikian Reuters.
(Uu.R029/M016)
Pewarta:antara
Editor: Tasrief Tarmizi
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com