Realita, fiksi, mimpi, atau cuman sekedar gombal?---

Pengakuan Habib Rizieq Tolak Rp1 Triliun Setop Demo Ahok


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Pengakuan Habib Rizieq Tolak Rp1 Triliun Setop Demo Ahok – VIVA

PT. VIVA MEDIA BARU - VIVA

Kemunculan video itu cukup menghebohkan. – VIVA
 |

 |

 |




Bayu Adi Wicaksono
Kamis, 31 Mei 2018 | 02:46 WIB
VIVA – Baru-baru ini muncul sebuah rekaman video ceramah tokoh organisasi 
masyarakat FPI, Habib Rizieq Syihab di berbagai media sosial.

Kemunculan video itu cukup menghebohkan, karena dalam ceramahnya, Habib Rizieq 
mengungkap ada orang yang berani memberinya uang sebesar Rp1 Triliun untuk 
menghentikan aksi-aksi demonstrasi untuk menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama 
alias Ahok dari kursi jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dalam rekaman ceramah selama dua menit dua puluh detik itu, Habib Rizieq 
mengatakan, uang sebanyak itu diberikan pihak tertentu untuk membangun pondok 
pesantren dan lahan perkebunan milik Habib Rizieq.


Namun, Rizieq mengatakan, saat itu ia menolak mentah-mentah tawaran uang Rp1 
Triliun itu. Dan, Rizieq mengaku sudah siap menanggung risiko dari penolakan 
itu.

Bahkan, dalam ceramahnya yang disaksikan puluhan orang tersebut, Rizieq 
menceritakan tawaran uang itu kepada istrinya, berikutnya tentang risiko yang 
bakal mereka terima, karena Rizieq telah memutuskan untuk menolak tawaran 
tersebut.


"Saya tolak. Dan kita tahu, saya sudah sampaikan kepada saya punya istri, 'Ini 
biasanya mereka pakai ilmu rangkil, kalau enggak merangkul, pukul. Peluk, kalau 
enggak mau peluk, gebuk'. Hari ini kita mau dirangkul ketika tolak, sebentar 
lagi saatnya kita dipukul, digebuk dan betul," seperti dikatakan Rizieq dalam 
rekaman ceramah yang dikutip VIVA, Kamis, 31 Mei 2018.

Rizieq menceritakan, tawaran uang itu ternyata tak datang sekali saja, pihak 
yang dirahasiakan namanya itu, kata Rizieq, kembali mendatanginya dan lagi-lagi 
menawarkan uang Rp1 triliun.



Dan Rizieq menyatakan, untuk kedua kalinya dia menolak tawaran itu. Lalu, 
cerita Rizieq, apa yang dikhawatirkannya muncul, sepekan kemudian, mulai 
bermunculan sejumlah laporan berbagai kasus yang dituduhkan kepadanya.

"Setelah seminggu kemudian, mereka mencoba membujuk lagi, tetap kita tolak, 
seminggu kemudian lagi, muncullah kriminalisasi. Mulai dari tuduhan soal 
Pancasila, soal sampurasun, soal tuhan beranak bidannya siapa, soal jenderal 
berotak hansip, kemudian soal menyerobot tanah, soal adanya lambang palu arit, 
dan seterusnya sampai fitnah chat mesum," kata Rizieq.

Menurut Rizieq, kasus-kasus itu sengaja dimunculkan untuk menghancurkan 
kehormatan dirinya dan keluarganya.

"Jadi tujuan mereka semuanya adalah character assassination, mereka hanya 
hancurkan kepribadian kita, kehormatan kita, supaya umat jauh, umat enggak 
percaya lagi, supaya perjuangan itu terhenti. Nah, kenapa melakukan itu, mereka 
berharap saya berhenti berjuang sehingga tak lagi berusaha menumbangkan si 
penista agama. Tapi kita enggak peduli. Semua 17 perkara yang dihadapkan kepada 
saya, saya hadapi ketika itu, apapun risikonya," kata Rizieq.

"Dan saya pesan kepada kawan-kawan, 'jangan menghabiskan waktu hanya untuk 
mengcounter fitnah. Tujuan mereka supaya sibuk dengan fitnah, klarifikasi 
sana-sini, tidak fokus kepada menumbangkan si penista agama' Saya katakan, 
'enggak boleh, strategi yang mesti kita mainkan, biarkan mereka sebar fitnah, 
biarkan mereka sebarkan rekayasa cukup di WhatsApp dua kalimat saja, sisanya 
fokuskan tenaga kita untuk tumbangkan Ahok di medsos'," ucap Rizieq melengkapi.

Diduga Habib Rizieq berceramah setelah berada di Mekkah, Arab Saudi, setelah 
pergi dari Indonesia, usai ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus, 
penghinaan Pancasila di Polda Jawa Barat, dan kasus chat mesum di Polda Metro 
Jaya.

Simak video ceramah Habib Rizieq berikut:

Kirim email ke