https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-
yang-ditolak-halus-pd-pkb
Senin 04 Juni 2018, 23:20 WIB
Iming-iming Kursi Menteri dari Gerindra
yang Ditolak Halus PD-PKB
Elza Astari Retaduari, Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
61 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
Iming-iming Kursi Menteri dari Gerindra yang Ditolak Halus PD-PKB Amien
Rais-Habib Rizieq-Prabowo Subianto (tengah) bertemu di Mekah. (Foto:
dok. Istimewa)
<https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#><https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#><https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#><https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
*Jakarta* - Partai Gerindra
<https://www.detik.com/tag/partai-gerindra/?_ga=2.136756848.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
memberi iming-iming jatah kursi menteri
<https://news.detik.com/berita/d-4052178/ajak-pd-pkb-ikut-koalisi-keummatan-gerindra-tawarkan-kursi-menteri?_ga=2.194900461.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
kepada Partai Demokrat
<https://www.detik.com/tag/partai-demokrat/?_ga=2.136696688.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
(PD) dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan. PD dan PKB memberi
sinyal halus penolakan akan rayuan yang disampaikan Waketum Gerindra
Fadli Zon itu.
Koalisi Keummatan merupakan arahan dari imam besar FPI Habib Rizieq
Syihab <https://www.detik.com/tag/habib-rizieq> saat bertemu dengan
Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien
Rais di Mekah, Arab Saudi. Gerindra, PAN, PKS, dan PBB menyambut baik
arahan tersebut.
"Dengan PAN, dengan PKS, saya kira sudah bagus, sudah semakin solid.
Nanti insyaallah tentu kita harus dengan Demokrat, kita ajak bicara,
dengan PKB, juga dengan yang lain," kata Fadli di gedung DPR, kompleks
parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).
Dia pun memastikan pihaknya akan memberi jabatan menteri kepada Demokrat
dan PKB bila mau bergabung bersama Gerindra cs pada Pilpres 2019
<https://www.detik.com/tag/pilpres-2019/?_ga=2.6085107.175682064.1528080478-662448606.1526031187>.
Menurut Fadli, tawaran soal menteri merupakan lobi-lobi yang wajar dalam
rangka /power sharing/.
*Baca juga: *Ajak PD-PKB Ikut Koalisi Keummatan, Gerindra Tawarkan Kursi
Menteri
<https://news.detik.com/read/2018/06/04/133410/4052178/10/ajak-pd-pkb-ikut-koalisi-keummatan-gerindra-tawarkan-kursi-menteri>
"Biasalah itu /power sharing/, tidak mungkin sendirian, tidak mungkin
hanya ada satu yang untung. Semua harus /win-win/," ujar Fadli saat
dimintai konfirmasi mengenai iming-iming jatah kursi yang akan diberikan
kepada Demokrat dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan
<https://www.detik.com/tag/koalisi-keummatan>.
Demokrat pun menjawab tawaran Gerindra dengan cukup dingin. Wasekjen
Partai Demokrat Rachland Nashidik menekankan partainya bukanlah partai
yang mengejar kursi kabinet.
"Secara prinsipil, harus ditekankan, PD bukan partai yang
mengejar-ngejar kursi kabinet," kata Rachland saat dimintai tanggapan,
Senin (4/6).
*Baca juga: *Ditawari Jatah Menteri oleh Gerindra, PKB Minta Kursi
Cawapres
<https://news.detik.com/read/2018/06/04/153651/4052454/10/ditawari-jatah-menteri-oleh-gerindra-pkb-minta-kursi-cawapres>
Dia juga menyebut Demokrat tak akan tergiur oleh iming-iming kursi
menteri bila tak memiliki visi dan misi yang sama. Apalagi, menurut
Rachland, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
merupakan tokoh yang mengutamakan kepentingan negara dan rakyat daripada
sekadar kursi kabinet.
"Kalau cuma bagi-bagi kursi dengan syarat partai kami harus ikut saja
pada apa yang sudah ditetapkan secara sepihak, pintu kami tertutup,"
tegasnya.
"Pak SBY bukan /yes-man/. Beliau Presiden RI ke-6 dua periode dengan
keberhasilan yang nyata dirasakan rakyat," tambah Rachland.
*Baca juga: *Gerindra Tawarkan Kursi Menteri, Demokrat: SBY Bukan 'Yes
Man'
<https://news.detik.com/read/2018/06/04/145458/4052364/10/gerindra-tawarkan-kursi-menteri-demokrat-sby-bukan-yes-man>
Senada dengan Demokrat, PKB tak antusias menanggapi tawaran Gerindra.
Wasekjen PKB Daniel Johan mengingatkan, partainya saat ini bukan sekadar
menargetkan kursi menteri di jajaran kabinet pemerintahan. Saat ini sang
ketum, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), sudah mulai /running /melakukan
sosialisasi sebagai calon RI-2.
"Terima kasih yang dalam, tapi amanah para ulama dan kader seluruh
Nusantara kepada Cak Imin adalah maju sebagai cawapres," ungkap Daniel,
Senin (4/6).
Dia juga menyebut saat ini PKB tengah gencar membuka posko untuk Cak
Imin dan gerakan agar Cak Imin menjadi cawapres bagi petahana Presiden
Joko Widodo yang diberi nama 'JOIN'. PKB, menurut Daniel, belum tertarik
untuk bergabung dengan Koalisi Keummatan dan masih cenderung merapat ke
koalisi Jokowi.
"Itu yang mendorong konsolidasi seluruh struktur hingga ke ranting,
terus bergerak bersama relawan-relawan dengan mendirikan puluhan ribu
posko Cinta (Cak Imin untuk Indonesia) di luar posko JOIN yang juga
menjamur," sebut Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
"Saat ini kondisi PKB seperti itu. PKB masih berfokus pada JOIN, belum
memikirkan alternatif," tambah Daniel.
*(elz/elz)*