Umat ...........Mumat...........Kumat............

2018-06-04 20:07 GMT+02:00 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-
> menteri-dari-gerindra-
>
> yang-ditolak-halus-pd-pkb
> Senin 04 Juni 2018, 23:20 WIB
> Iming-iming Kursi Menteri dari Gerindra
> yang Ditolak Halus PD-PKB
> Elza Astari Retaduari, Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
> Share *0*
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
>  Tweet
>
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
>  Share
> *0*
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
>  61
> komentar
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
> [image: Iming-iming Kursi Menteri dari Gerindra yang Ditolak Halus PD-PKB] 
> Amien
> Rais-Habib Rizieq-Prabowo Subianto (tengah) bertemu di Mekah. (Foto: dok.
> Istimewa)
>
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
>
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
>
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
> <https://news.detik.com/berita/d-4053272/iming-iming-kursi-menteri-dari-gerindra-yang-ditolak-halus-pd-pkb#>
> *Jakarta* - Partai Gerindra
> <https://www.detik.com/tag/partai-gerindra/?_ga=2.136756848.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
> memberi iming-iming jatah kursi menteri
> <https://news.detik.com/berita/d-4052178/ajak-pd-pkb-ikut-koalisi-keummatan-gerindra-tawarkan-kursi-menteri?_ga=2.194900461.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
> kepada Partai Demokrat
> <https://www.detik.com/tag/partai-demokrat/?_ga=2.136696688.175682064.1528080478-662448606.1526031187>
> (PD) dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan. PD dan PKB memberi
> sinyal halus penolakan akan rayuan yang disampaikan Waketum Gerindra Fadli
> Zon itu.
>
> Koalisi Keummatan merupakan arahan dari imam besar FPI Habib Rizieq Syihab
> <https://www.detik.com/tag/habib-rizieq> saat bertemu dengan Ketum
> Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di
> Mekah, Arab Saudi. Gerindra, PAN, PKS, dan PBB menyambut baik arahan
> tersebut.
>
> "Dengan PAN, dengan PKS, saya kira sudah bagus, sudah semakin solid. Nanti
> insyaallah tentu kita harus dengan Demokrat, kita ajak bicara, dengan PKB,
> juga dengan yang lain," kata Fadli di gedung DPR, kompleks parlemen,
> Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).
>
> Dia pun memastikan pihaknya akan memberi jabatan menteri kepada Demokrat
> dan PKB bila mau bergabung bersama Gerindra cs pada Pilpres 2019
> <https://www.detik.com/tag/pilpres-2019/?_ga=2.6085107.175682064.1528080478-662448606.1526031187>.
> Menurut Fadli, tawaran soal menteri merupakan lobi-lobi yang wajar dalam
> rangka *power sharing*.
>
> *Baca juga: *Ajak PD-PKB Ikut Koalisi Keummatan, Gerindra Tawarkan Kursi
> Menteri
> <https://news.detik.com/read/2018/06/04/133410/4052178/10/ajak-pd-pkb-ikut-koalisi-keummatan-gerindra-tawarkan-kursi-menteri>
>
> "Biasalah itu *power sharing*, tidak mungkin sendirian, tidak mungkin
> hanya ada satu yang untung. Semua harus *win-win*," ujar Fadli saat
> dimintai konfirmasi mengenai iming-iming jatah kursi yang akan diberikan
> kepada Demokrat dan PKB agar mau bergabung ke Koalisi Keummatan
> <https://www.detik.com/tag/koalisi-keummatan>.
>
> Demokrat pun menjawab tawaran Gerindra dengan cukup dingin. Wasekjen
> Partai Demokrat Rachland Nashidik menekankan partainya bukanlah partai yang
> mengejar kursi kabinet.
>
> "Secara prinsipil, harus ditekankan, PD bukan partai yang mengejar-ngejar
> kursi kabinet," kata Rachland saat dimintai tanggapan, Senin (4/6).
>
> *Baca juga: *Ditawari Jatah Menteri oleh Gerindra, PKB Minta Kursi
> Cawapres
> <https://news.detik.com/read/2018/06/04/153651/4052454/10/ditawari-jatah-menteri-oleh-gerindra-pkb-minta-kursi-cawapres>
>
> Dia juga menyebut Demokrat tak akan tergiur oleh iming-iming kursi menteri
> bila tak memiliki visi dan misi yang sama. Apalagi, menurut Rachland, Ketua
> Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan tokoh yang
> mengutamakan kepentingan negara dan rakyat daripada sekadar kursi kabinet..
>
> "Kalau cuma bagi-bagi kursi dengan syarat partai kami harus ikut saja pada
> apa yang sudah ditetapkan secara sepihak, pintu kami tertutup," tegasnya.
>
> "Pak SBY bukan *yes-man*. Beliau Presiden RI ke-6 dua periode dengan
> keberhasilan yang nyata dirasakan rakyat," tambah Rachland.
>
> *Baca juga: *Gerindra Tawarkan Kursi Menteri, Demokrat: SBY Bukan 'Yes
> Man'
> <https://news.detik.com/read/2018/06/04/145458/4052364/10/gerindra-tawarkan-kursi-menteri-demokrat-sby-bukan-yes-man>
>
>
> Senada dengan Demokrat, PKB tak antusias menanggapi tawaran Gerindra.
> Wasekjen PKB Daniel Johan mengingatkan, partainya saat ini bukan sekadar
> menargetkan kursi menteri di jajaran kabinet pemerintahan. Saat ini sang
> ketum, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), sudah mulai *running *melakukan
> sosialisasi sebagai calon RI-2.
>
> "Terima kasih yang dalam, tapi amanah para ulama dan kader seluruh
> Nusantara kepada Cak Imin adalah maju sebagai cawapres," ungkap Daniel,
> Senin (4/6).
>
> Dia juga menyebut saat ini PKB tengah gencar membuka posko untuk Cak Imin
> dan gerakan agar Cak Imin menjadi cawapres bagi petahana Presiden Joko
> Widodo yang diberi nama 'JOIN'. PKB, menurut Daniel, belum tertarik untuk
> bergabung dengan Koalisi Keummatan dan masih cenderung merapat ke koalisi
> Jokowi.
>
> "Itu yang mendorong konsolidasi seluruh struktur hingga ke ranting, terus
> bergerak bersama relawan-relawan dengan mendirikan puluhan ribu posko Cinta
> (Cak Imin untuk Indonesia) di luar posko JOIN yang juga menjamur," sebut
> Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
>
> "Saat ini kondisi PKB seperti itu. PKB masih berfokus pada JOIN, belum
> memikirkan alternatif," tambah Daniel.
> *(elz/elz)*
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke