https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-
keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883
Rabu, 06 Jun 2018 21:55 WIB
Lewat Cara Ini, Pemerintah Bantu Petani
Keluar dari Kemiskinan
Akfa Nasrulhaq - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#>
0 Komentar
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#komentar>
Foto: Dok. Kementan Foto: Dok. Kementan
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#><https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4056944/lewat-cara-ini-pemerintah-bantu-petani-keluar-dari-kemiskinan?_ga=2.122031691.1382695226.1528305883-299307861.1528305883#komentar>
*Jakarta* - Kementerian Pertanian (Kementan) selalu berkomitmen untuk
menjalankan program pertanian yang secara signifikan meningkatkan
produksi pangan dan kesejahteraan secara langsung. Salah satunya, lewat
Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera.
"Di tahun 2018 ini, Kementan sedang menjalankan Program Bedah Kemiskinan
Rakyat Sejahtera. Sasarannya tiada lain untuk menurunkan tingkat
kemiskinan masyarakat petani yang tinggal di desa," ujar Kepala Pusat
Data dan Sistem Informasi Kementan, Ketut Kariyasa, dalam keterangan
tertulis, Rabu (6/6/2018).
Selain itu, adapula program Kementan dengan sasarannya untuk menurunkan
kemiskinan, yaitu optimasi penggunaan alat mesin pertanian. Program ini
merupakan salah satu upaya pemberdayaan petani dilakukan dengan
membangun jiwa kewirausahaan petani dan penguatan kelembagaan petani.
*Baca juga: *Ekspor Minyak Sawit RI Turun 4%, Ini Respons Mendag
<https://finance.detik.com/read/2018/06/05/231147/4055078/1036/ekspor-minyak-sawit-ri-turun-4-ini-respons-mendag>
"Dengan mekanisasi, para petani dapat berproduksi lebih efisien, lebih
cepat, dan lebih produktif, serta menghasilkan produk berkualitas.
Penggunaan teknologi dan mekanisasi ini mampu menarik minat generasi
muda terjun ke pertanian," ucapnya.
Hal itu terbukti pada capaiannya dalam kurun waktu Mei 2018, daya beli
petani secara nasional menunjukkan tren positif dibanding bulan
sebelumnya. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan petani semakin meningkat.
Data yang dirilis BPS menunjukkan, indeks Nilai Tukar Petani (NTP)
secara nasional pada Mei 2018 meningkat 0,37% menjadi 101,99 jika
dibandingkan April yang hanya 101,61. Begitu pun indeks Nilai Tukar
Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Mei 2018 mencapai 111,38 atau naik
0,32% dari bulan sebelumnya yang nilainya hanya 111,03. Membaiknya harga
komoditas pangan menjadi pemicu kenaikan NTP dan NTUP.
Dari capaian tersebut, Ketut mengungkapkan tren positif kenaikan NTP
menunjukkan adanya peningkatan kemampuan daya beli. Semakin tinggi NTP,
akan semakin kuat tingkat kemampuan atau daya beli petani.
"Daya beli petani pada Mei 2018 ini tidak hanya lebih tinggi dibanding
bulan sebelumnya, akan tetap jika dibandingkan Mei 2017, daya beli
petani pada Mei 2018 ini pun lebih tinggi. NTP pada Mei 2017 lalu hanya
100,15. NTP di bulan Mei 2018 ini lebih yaitu 101,99," ujar Ketut.
*Baca juga: *Kementan Diminta Bantu Pengembangan Pertanian Warga
Sinabung
<https://news.detik.com/read/2018/06/05/215503/4054992/10/kementan-diminta-bantu-pengembangan-pertanian-warga-sinabung>
Sementara itu, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Winarno
Tohir, menuturkan kondisi lapangan saat ini produksi gabah sedang
melimpah, sehingga kesejahteraan petani memang terbukti. Akan tetapi
kondisi tersebut bertentangan dengan kebijakan impor jilid II, sehingga
petani dirugikan.
"Karena itu, tidak seharusnya Kementerian Perdagangan melalukan impor
yang kedua. Petani yang kondisinya saat ini sejahtera, ke depan bisa
dirugikan," tuturnya. *(idr/hns)*
petani <https://www.detik.com/tag/petani/> kementan
<https://www.detik.com/tag/kementan/> angka kemiskinan
<https://www.detik.com/tag/angka-kemiskinan/>