Mestinya tutut menjadi pelopor untuk mengurangi utang negara, seperti dimalaysia. Soalnya duit keluarganya berjubel diluar negeri, walaupun tidak langsung menyumbang langsung pada negara tapi bayarlah pajak dengan wajar
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, June 07, 2018 1:27 AM To: Yahoo! Inc. <[email protected]>; Jaringan Kerja Indonesia <[email protected]>; Gelora 45 <[email protected]>; Sastra Pembebasan <[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; Yahoo! Inc. <[email protected]>; DISKUSI FORUM HLD <[email protected]> Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Fw: Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: A Awind <[email protected]<mailto:[email protected]>> Kepada: Chalik Hamid <[email protected]<mailto:[email protected]>> Terkirim: Rabu, 6 Juni 2018 12.55.25 GMT+2 Judul: Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180605062302-32-303475/putri-soeharto-minta-masyarakat-dukung-pemerintahan-jokowi Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Selasa, 05/06/2018 08:06 WIB Bagikan : [Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi]Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut, puteri Presiden RI ke 2 Soeharto, di Jakarta, Senin (4/6). (CNN Indonesia/Safir Makki) Jakarta, CNN Indonesia -- Putri pertama Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut<https://www.cnnindonesia.com/tag/mbak-tutut> meminta masyarakat mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, upaya koreksi sebaiknya dilakukan melalui prosedur yang sah. "Pokoknya, siapapun presidennya saat ini kita mesti dukung untuk kepentingan bangsa dan negara," katanya, di kediaman mendiang Soeharto, Jalan Cendana No. 8, Menteng, Jakarta, Senin (4/6) malam. Lihat juga: Tutut Soeharto Tolak Berkomentar Masalah Politik<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180605015853-26-303462/tutut-soeharto-tolak-berkomentar-masalah-politik/> Menurut Tutut, masyarakat mesti mendukung pemerintah yang sedang berkuasa. Setiap anggota masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan Indonesia agar tidak terpecah-belah. Bilamana ada kekurangan dari pemerintah, lanjutnya, upaya koreksi sebaiknya disalurkan melalui koridor hukum. Ia meminta masyarakat tak menempuh langkah kekerasan yang dapat membuat situasi tidak aman. Menurutnya, hal itu sangat bertentangan dengan kepentingan bangsa dan negara. Lihat juga: Rumah Cendana Soeharto Bakal Jadi Museum<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180605013314-26-303460/rumah-cendana-soeharto-bakal-jadi-museum/> "Kalau sampai ada kekurangan dan kesalahan, ada jalurnya kok untuk memperbaiki bersama. Tidak dengan kekerasan, tapi dengan kebaikan," ujar mantan Menteri Sosial itu. Ia lantas teringat pesan ayahnya agar menghadapi segala sesuatu dengan senyum di hati. Jika itu yang pertama kali dilakukan, maka pikiran akan jernih. "Katanya, kalau hatimu senyum nanti wajahmu juga pasti senyum. Kita perbaiki negara dan bangsa ini dengan senyum dan sabar," tandasnya. Lihat juga: Tutut Soeharto: Bapak Kami Melarang Dendam<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180521184226-20-300085/tutut-soeharto-bapak-kami-melarang-dendam/>
