https://dunia.tempo.co/read/1096903/presiden-putin-perang-dunia-iii-bisa-akhiri-peradaban-manusia
Presiden Putin: Perang Dunia III Bisa Akhiri
Peradaban Manusia
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Suci Sekarwati
Sabtu, 9 Juni 2018 11:41 WIB
Vladimir Putin berdoa untuk diambil sumpah dalam upacara pelantikannya
untuk masa jabatan baru sebagai presiden Rusia di Istana Grand Kremlin
di Moskow, Rusia, 7 Mei 2018. Pada periode baru ini Putin berjanji untuk
mengejar agenda ekonomi yang akan meningkatkan standar kehidupan di
Rusia. AP Photo/Alexander Zemlianichenko, Pool
<https://statik.tempo.co/data/2018/05/07/id_703690/703690_720.jpg>
Vladimir Putin berdoa untuk diambil sumpah dalam upacara pelantikannya
untuk masa jabatan baru sebagai presiden Rusia di Istana Grand Kremlin
di Moskow, Rusia, 7 Mei 2018. Pada periode baru ini Putin berjanji untuk
mengejar agenda ekonomi yang akan meningkatkan standar kehidupan di
Rusia. AP Photo/Alexander Zemlianichenko, Pool
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Presiden Rusia <https://www.tempo.co/tag/rusia>,
Vladimir Putin, memperingatkan bahaya Perang Dunia III yang dapat
mengakhiri peradaban manusia. Peringatan itu disampaikannya dalam acara
tahunan call-in Direct Line With Vladimir Putin yang ditayangkan sebuah
stasiun televisi Rusia, Jumat, 8 Juni 2018.
Menurut Putin, pemahaman bahaya perang dunia itu seharusnya dapat
mendorong masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan di area
internasional, tempat peradaban manusia modern. Ia juga mengutip
peneliti Albert Einstein dalam menanggapi bahaya dari konflik bagi dunia.
“Saya tidak mengetahui dengan senjata apa yang akan digunakan dalam
Perang Dunia III. Namun Perang Dunia IV akan menggunakan senjata berupa
kayu dan batu”, kata Putin, mengutip ucapan dari penemu nuklir 1947 itu,
saat merancang senjata nuklir pertama kalinya.
Baca: Rusia Tak Ingin Ada Perang Dunia III
<https://dunia.tempo.co/read/1079243/rusia-tak-ingin-ada-perang-dunia-iii>
Presiden Rusia, Vladimir Putin, melambaikan tangan dihadapan
pendukungnya usai pencoblosan presiden Rusia, yang bertepatan dengan
peringatan aneksasi wilayah Crimea, Ukraina, di Manezhnaya Square,
Moskow tengah, Rusia, Ahad, 18 Maret 2018. Reuters.
Baca: Peluang Perang Dunia III Sudah 51 Persen, Terjadi di Musim Panas
<https://dunia.tempo.co/read/1033324/peluang-perang-dunia-iii-sudah-51-persen-terjadi-di-musim-panas>
Dalam kesempatan itu, Presiden Putin juga menyayangkan keputusan Amerika
Serikat yang menarik diri dari pakta anti-rudal dengan Rusia sebagai
langkah menghalangi rencana stabilitas. Presiden Putin pun menyatakan
pihaknya akan memberikan respon terhadap penolakan ini.
Terkait hal ini, Presiden Putin mengingatkan kembali dalam pidato
kenegaraannya di hadapan anggota parlemen pada 1 Maret 2018 mengenai
perkembangan strategi senjata Rusia tingkat tinggi untuk merespon sikap
sepihak Washington ini.
"Senjata-senjata modern yang telah dikembangkan dan ditempatkan,
tentunya kita akan menjaga keseimbangan ini. Namun sekarang ini waktunya
duduk melakukan negosiasi guna membuat skema yang lebih modern bagi
keamanan internasional kawasan Eropa yang harus memadai dengna kenyataan
saat ini," kata Putin.
Putin pun melihat negara-negara barat telah menganggap Rusia sebagai
kompetitor.
“Rusia dilihat sebagai sebuah ancaman. Sebuah kompetitor. Jelas kami
harus membela kepentingan Rusia <https://www.tempo.co/tag/rusia>. Maka
dari itu kita harus konsisten, tidak tergesa-gesa, dalam menangani
polemik ekonomi dan pertahanan,” katanya.
*NY POST | THE SUN | RUSIA TODAY | AUDREY ANGELICA LOHO*