Laporan dari Tiongkok
<https://www.antaranews.com/slug/laporan-dari-tiongkok>
Perusahaan China-Indonesia bangun resor ekologi walet
Senin, 11 Juni 2018 04:41 WIB
Perusahaan China-Indonesia bangun resor ekologi walet
sarang walet (FOTO ANTARA/Ahmad Subaidi)
Beijing (ANTARA News) - Perusahaan Yan Ty Ty milik pasangan suami-istri
China-Indonesia akan membangun resor ekologi burung walet di Indonesia.
"Kami dukung rencana itu untuk menarik minat penggemar sarang burung
walet Tiongkok agar datang ke Indonesia," kata Duta Besar RI untuk China
Djauhari Oratmangun di Beijing, Senin.
Ia mengapresiasi perusahaan tersebut karena selalu menjaga kualitas
sarang burung walet yang diimpor dari Indonesia sehingga makin digemari
warga China, baik untuk konsumsi langsung maupun bahan baku industri
farmasi dan kosmetik.
Bahkan dia mendorong perusahaan lain untuk mengikuti jejak Yan Ty Ty
yang menurut dia tidak hanya menjalankan bisnis semata, melainkan juga
mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
"Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan yang mengembangkan model bisnis
serupa agar bisa membantu peningkatan kesejahteraan pertani sarang
burung walet Indonesia dan berinvestasi di Indonesia," kata mantan Dubes
RI untuk Rusia itu.
Djauhari menganggap Yan Ty Ty merupakan perusahaan yang berhasil
mempererat hubungan bilateral Indonesia-China melalui sarang burung walet.
Sampai saat ini Indonesia telah memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan
sarang burung walet warga China.
Selain dijual dalam bentuk kemasan, sarang burung walet merupakan salah
satu menu masakan yang digemari warga daratan Tiongkok dalam bentuk sup
dengan harga yang tidak murah.
Masyarakat China meyakini sarang burung walet bisa berkhasiat bagi
kesehatan karena dianggap mampu meremajakan organ-organ tubuh, terutama
bagi perempuan yang baru melahirkan.
Pewarta:M. Irfan Ilmie
Editor: Ruslan Burhani
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com