Ditempat saya bekerja yaitu di Penajam-Kaltim, masyarakat banyak yang membuat 
bangunan dari GRC untuk sarang burung wallet. Tapi hanya sebgian kecil yang 
bisa menarik wallet untuk beranak pinak di bangunan tersebut.
Apakah burung wallet sama seperti semut atau lebah yang mempunyai Ratu didalam 
sarangnya, sehingga mereka mengikuti ratunya dimana dia berada.
Kalau dikampung saya di Bali orang kalau mau beternak lebah biasanya sarangnya 
di pasang disemak-semak yang sangat jauh dari perkampungan, jika sarangnya 
sudah dimasukin lebah baru sarangnya diangkat dan dibwa pulang. Apakah teori 
ini bisa dipakai untuk beternak burung Burung Walet

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Monday, June 11, 2018 10:25 AM
To: GELORA_In <[email protected]>
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Perusahaan China-Indonesia bangun resor 
ekologi walet


Beijing (ANTARA News) - Perusahaan Yan Ty Ty milik pasangan suami-istri 
China-Indonesia akan membangun resor ekologi burung walet di Indonesia.

"Kami dukung rencana itu untuk menarik minat penggemar sarang burung walet 
Tiongkok agar datang ke Indonesia," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari 
Oratmangun di Beijing, Senin.

Ia mengapresiasi perusahaan tersebut karena selalu menjaga kualitas sarang 
burung walet yang diimpor dari Indonesia sehingga makin digemari warga China, 
baik untuk konsumsi langsung maupun bahan baku industri farmasi dan kosmetik.

Bahkan dia mendorong perusahaan lain untuk mengikuti jejak Yan Ty Ty yang 
menurut dia tidak hanya menjalankan bisnis semata, melainkan juga mempererat 
hubungan antarmasyarakat kedua negara.

"Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan yang mengembangkan model bisnis serupa 
agar bisa membantu peningkatan kesejahteraan pertani sarang burung walet 
Indonesia dan berinvestasi di Indonesia," kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu.

Djauhari menganggap Yan Ty Ty merupakan perusahaan yang berhasil mempererat 
hubungan bilateral Indonesia-China melalui sarang burung walet.

Sampai saat ini Indonesia telah memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan sarang 
burung walet warga China.

Selain dijual dalam bentuk kemasan, sarang burung walet merupakan salah satu 
menu masakan yang digemari warga daratan Tiongkok dalam bentuk sup dengan harga 
yang tidak murah.

Masyarakat China meyakini sarang burung walet bisa berkhasiat bagi kesehatan 
karena dianggap mampu meremajakan organ-organ tubuh, terutama bagi perempuan 
yang baru melahirkan.

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Ruslan Burhani

[https://ipmcdn.avast.com/images/icons/icon-envelope-tick-green-avg-v1.png]<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>

不含病毒。www.avg.com<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>


Kirim email ke