https://regional.kompas.com/read/2018/06/22/18415841/pesawat-dimonim-ditembak-kkb-di-bandara-kenyam-papua-kopilot-terluka.



* "Pesawat Dimonim Ditembak KKB di Bandara Kenyam Papua, Kopilot Terluka",*
Penulis : Kontributor Jayapura, John Roy Purba
Editor : Caroline Damanik


JAYAPURA, KOMPAS.com - Pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU ditembaki
orang tak dikenal di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat
(22/6/2018). Akibatnya, seorang kopilot terluka. Pesawat diduga ditembaki
oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sekitar pukul 13.05 WIT. Kabid
Humas Polda Papua Kombes Pol MA Kamal mengungkapkan, pesawat Dimonim
berangkat sekitar pukul 13.00 WIT dari Bandara Mozes Kilangin Timika dengan
pilot Capt. Kasta Gunawa dan kopilot Irena Nur Fadila. Pesawat yang
mengangkut 17 penumpang mengitari kawasan Bandara Keneyam. Lalu pada pukul
13.05 WIT, pesawat mendarat di ujung landasan bandara Kenyam dari sisi
Timur. Saat menyentuh landasan itulah, pesawat ditembak dari arah utara
sebanyak satu kali dan mengenai bagian depan kanan pesawat. Walau demikian,
pilot tetap mendaratkan pesawat dan langsung menurunkan seluruh penumpang.
"Penembakan itu mengakibatkan pergelangan kaki kanan kopilot terkena
serpihan peluru dan pada bagian depan pesawat terkena tembakan," ungkapnya,
Jumat sore. Kopilot wanita berusia 25 tahun itu, lanjut Kamal, telah
dirawat oleh para medis yang ada di daerah tersebut. "Setelah dilakukan
penanganan medis terhadap kopilot dan pengecekan terhadap kondisi pesawat,
kemudian pada pukul 13.45 WIT, pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU lepas
landas menuju Timika dengan tidak membawa penumpang. Sementara saat ini,
situasi di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif," kata Kamal.
Kamal menambahkan, saat ini para pelaku masih diburu. "Saat ini anggota
dilapangan tengah mengejar para pelaku," ujarnya. Sementara itu, Fahmi,
Staf Dimonim yang bertugas di Timika, mengatakan, pesawat yang bertolak
dari Bandara Mozes Kilangin Timika sekitar pukul 12.18 WIT tiba-tiba
ditembak sebanyak satu kali dari arah depan saat berada di ujung landasan.
Kopilot yang menjadi korban, lanjut Fahmi, sempat dibawa ke rumah rumah
sakit untuk menjalani perawatan medis sebelum diperbolehkan pulang. Video
Pilihan "Pesawat yang ditembak tadi jam 3 sore sudah tiba kembali di
Bandara Timika. Sedangkan korban sudah kembali pulang setelah sempat dibawa
ke rumah sakit," katanya saat dihubungi via seluler. Pesawat tersebut,
lanjut Fahmi, kini tidak dapat melayani masyakat untuk sementara waktu
karena masih akan dilakukan perbaikan. "Untuk berapa lamanya tidak melayani
masyarakat, kami belum bisa pastikan karena masih akan dilakukan perbaikan
lagi," ujarnya.

Kirim email ke