https://nasional.tempo.co/read/1100487/prabowo-anjurkan-terima-suap-pilkada-begini-reaksi-kpk?
PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_2
Prabowo Anjurkan Terima Suap Pilkada, Begini
Reaksi KPK
Reporter:
Alfan Hilmi
Editor:
Syailendra Persada
Senin, 25 Juni 2018 06:30 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencanangkan penggalangan
dana yang disebut 'Galang Perjuangan', untuk membiayai perjuangan
politik melalui Partai Gerindra. Facebook.com/PrabowoSubianto
<https://statik.tempo.co/data/2018/06/22/id_713646/713646_720.jpg>
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencanangkan penggalangan
dana yang disebut 'Galang Perjuangan', untuk membiayai perjuangan
politik melalui Partai Gerindra. Facebook.com/PrabowoSubianto
*TEMPO.**CO,* Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bereaksi atas
anjuran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menganjurkan
masyarakat menerima uang atau sembako dari peserta pilkada. “Jadi para
kontestan atau calon jangan mengajak masyarakat masuk dalam pusaran arus
transaksional dengan menawarkan kebendaan ataupun uang,” kata Wakil
Ketua KPK Saut Situmorang lewat pesan singkatnya, Ahad 24 Juni 2018.
Saut mengajak masyarakat untuk tidak memilih pemimpin yang menawarkan
benda atau uang dengan tujuan dipilih dalam pencoblosan. Menurut Saut,
pemimpin yang melakukan politik transaksional tidak akan bisa
menyejahterakan masyarakat. Saut menuturkan menyejahterakan masyarakat
bukanlah dengan cara memberikan iming-iming berupa barang dan materi.
Baca: Prabowo Galang Dana untuk Pilkada
<https://pilkada.tempo.co/read/1099826/prabowo-galang-dana-masyarakat-untuk-biayai-pilkada>
“Ada beberapa negara di dunia, rakyatnya gembira walau mereka masih
tinggal di gubuk reot. Hal ini karena demokrasinya jalan tanpa
transaksional serta pemimpinya berkarakter dan berintegritas,” kata Saut.
Saut mengatakan, para pemilih bisa memanfaatkan masa tenang untuk
melihat kembali karakter dan integritas para calon kepala daerah. Ia
mengajak masyarakat untuk membandingkan /track record /dan program
antara satu calon dengan yang lain. “/Cross check/ dan /recheck/ lagi
mana yang lebih berpotensi untuk membawa kesejahteraaan dan kegembiraan
rakyat dalam bernegara,” kata Saut.
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan saran soal masyarakat menerima uang
suap itu lewat video yang diunggah di akun Facebook resmi miliknya pada
Kamis, 21 Juni lalu. Menurut Prabowo, sembako atau uang suap itu pada
dasarnya adalah hak rakyat. Ia yakin duit yang digunakan untuk menyuap
adalah uang haram yang diambil dari hak masyarakat Indonesia.
Baca juga: Hasil Survei, Jokowi Kalahkan Prabowo di Jawa Barat
<https://nasional.tempo.co/read/1099418/survei-elektabilitas-prabowo-kalah-dari-jokowi-di-jawa-barat>
"Tidak mungkin uang itu uang halal, tidak mungkin, mustahil. Itu pasti
berasal dari uang bangsa Indonesia. Karena itu saya anjurkan kalau
rakyat dibagi sembako, diberi uang terima saja karena itu hak rakyat,"
kata Prabowo.
Namun, meski menganjurkan untuk menerima pemberian menjelang Pilkada,
Prabowo meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dalam memilih calon
kepala daerah. "Pada saat menentukan pilihan, di depan tempat pemilihan,
gunakan hati nuranimu, pilih sesuai hati dan pikiran."
------------------------------------------------------------------------
# Prabowo <https://www.tempo.co/tag/prabowo>
# KPK <https://www.tempo.co/tag/kpk>
# Pilkada <https://www.tempo.co/tag/pilkada>