-------- 轉寄郵件 --------
主旨:      "Melawan arus"
日期:     Tue, 03 Jul 2018 14:01:20 +0200
從:      'J.R. Durmin' [email protected]

        

        



*"Melawan arus":*

26 juni y.l. pemerintah AS mengumumkan politik pemboikotan ekonomi yg baru terhadap Iran sementara bau mesiu dikawasan itupun semakin tebal seiring dgn niat AS utk menggempur negeri itu semakin men-jadi2. Ini merupakan kelanjutan dari tindakan se-wenang2 mereka mencampakkan perjanjian nuklear dgn Iran bulan y.l. tanpa menghiraukan pendapat atau kritik2 yg datang bahkan dari konco2 sekutunya sendiri.

Berbeda dgn perang dagang yg dikobarkan AS terhadap Tk yg secara strategi bertujuan menekan kebangkitan Tk dan dgn. segala upaya berilusi menggagalkan lahirnya "made in China" dalam produk industri teknologi tinggi di th 2025 yad, maka AS dgn.cara menaikkan pajak masuk terhadap produk negri2 sekutunya ini...terutama terhadap negri2 Eropa Jepang dan Korsel, bertujuan untuk menundukkan mereka agar mengikuti tongkat komandonya --- ber-sama2 AS keluar dari perjanjian nuklear dgn Iran.

Kali ini tekanan ekonomi AS terhadap Iran berfocus pada embargo export minyak Iran..bagian yg paling pokok dan vital dari nasional income negri ini. Dengan pengumumannya ini pasaran minyak internasional menjadi imbalans dan harganyapun mulai membumbung tinggi. Embargo sepihak AS terhadap export minyak Iran ini tidak se-mata2 dilakukan oleh AS sendiri...lebih dari itu..pernyataan AS utk melakukan embargo ini juga merupakan seruan kesatuan aksi AS kpd negara2 seluruh dunia agar mereka bertindak sesuai dengan kehendak dan politik embargonya -- "seluruh dunia memboikot export minyak Iran".

AS tanpa perasaan segan sedikitpun bahkan telah menuntut kepada semua negara didunia untuk mulai dari sekarang mengurangi jumlah import minyak Iran dan pada akhir tahun ini harus menghentikannya sama sekali. Barang siapa yang berani melanggar tuntutannya ini, AS tanpa kompromis akan mengenakan embargonya dan menaikan pajak masuk produk dari negri tsb....(wah..waah..betul2 main kuasa). Sementara negara seperti Jepang, Korsel telah "menyambut" seruan ini dan masing2 sdh memulai mengurangi jumlah import minyaknya dari Iran...dan direncanakan pd bulan november tahun ini akan menghentikannya samasekali.

Israel seperti biasa sangat senang mendengar seruan seperti itu dari saudara tuanya. Tidak ragu2 lagi mereka menunjukan sikapnya dengan perbuatan kongkrit dgn cara mengirim puluhan pesawat tempur dan droneya menyerang posisi2 strategis Iran dikawasan Suria. Untuk negri2 Uni Eropa dgn "himbauan" AS ini juga merasa terancam sekali sebagai satu tekanan politik yg berat bagi mereka, tetapi karena kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya "geen brood op zijn plank" apabila AS menutup pintu importnya terhadap barang2 produkt mereka...mau tidak mau mereka juga harus mengikuti tongkat komando saudara tuanya. Diantaranya, Perancis sudah angkat kaki meninggalkan kerjasama dan ladang minyaknya di Iran. Bahkan beberapa perusahaan minyak di Russiapun sudah ber-siap2 untuk menghentikan kerjasamanya dibidang energi dgn Iran.

Bisa dimengerti, jika dari negara2 yang "menyambut" seruan AS ini, mereka juga menuntut adanya imbalan dari pihak AS atas "kesetiaannya" dalam bentuk bebas pajak masuk export barang2 mereka atau paling tidak dapat procentage "discount"nya yang cukup lumayan.

*Naah sekarang, bagaimana dgn. sikap Tiongkok? *

Hingga saat ini baru Tiongkok lah -- satu2nya negara yg berani menyatakan *NO *terhadap seruan AS tsb., ... Deplu Tk dgn tanpa ragu dan tegas telah mengulangi sekali lagi pernyataannya yg pernah dikatakan pada pertemuan dgn menlu Iran - Mr. Syarif (?) y.l ketika mengunjungi Tk: Iran adalah negeri yg bersahabat dgn Tk, didalam bingkai2 yang diperkenankan oleh hukum perdagangan internasional, Tk akan meneruskan dan mengembangkan hubungan perdagangan internasional dan kerjasama dibidang energi dgn Iran.

Pernyataannya ini adalah satu tindakan yg melawan arus dan Tk pasti sudah terpikir akibatnya dan siap akan menanggung segala risikonya. Untuk membela keadilan.."rela berkorban, berani menyeret kaisar turun dari kudanya" (pribahasa Tk: "舍得一身剐,敢把皇帝拉下马"- she de yi shen gua, gan ba huang di la xia ma).

Mendengar pernyataan Tk seperti ini, beberapa hari y.l presiden Iran telah dgn suara lantang menyatakan kepada dunia politik "keras lawan keras"nya terhadap AS dgn mengatakan, bahwa dgn kerjasama internasional, Iran akan sanggup mematahkan blokade ekonomi AS terhadap Iran..... (komentar: ya tentu saja, ada penggantinya yg perutnya besar (terbesar bahkan) yg mampu mencernakan minyakmu).

Terhadap sikap Tk seperti itu AS paling2 hanya berang dan geram, tapi tak bs berbuat apa2: mau dibentak dia tidak takut; mau ditekan/diembargo diapun sudah kebal; mau digebuk...ngeri, sdh terlalu besar....情何以堪但又耐他何- qing he yi kan, dan you nai ta he (perasaannya terpukul berat tapi tak kuasa untuk berbuat apapun terhadapnya...?)
--
Sent from a Xiaomi-Note3




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke