https://www.antaranews.com/berita/723641/menkeu-2017-
tahun-terbaik-pengelolaan-apbn
Menkeu: 2017 tahun terbaik
pengelolaan APBN
Selasa, 3 Juli 2018 16:11 WIB
Arsip Foto. Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) didampingi Wamenkeu
Mardiasmo (kanan) dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky
Alfirman (kiri) saat memberikan keterangan pers mengenai kinerja APBN
2018 di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Menkeu menyatakan
kinerja APBN hingga April 2018 mengalami perbaikan ke arah positif yang
dilihat dari pertumbuhan pendapatan, hingga belanja negara yang mencapai
Rp582,9 triliun atau 26,3 persen dari total belanja negara APBN 2018
sebesar Rp2.220,7 triliun. (ANTARA /Sigid Kurniawan)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat dengan
DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, mengemukakan bahwa
tahun 2017 merupakan tahun terbaik dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (APBN).
"Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2017 dan pengelolaan perekonomian
nasional sepanjang 2017 menunjukkan pencapaian-pencapaian yang positif,
sehingga dapat dikatakan bahwa tahun 2017 merupakan tahun terbaik
pengelolaan APBN," kata Sri Mulyani dalam rapat mengenai pokok-pokok
Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN
Tahun Anggaran 2017.
Sri Mulyani mengatakan APBN pada prinsipnya merupakan instrumen penting
dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Capaian positif dari pengelolaan APBN Tahun Anggaran 2017, menurut dia,
antara lain terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai angka
70,81 atau meningkat 0,9 persen dari IPM 2016.
Selain itu juga tampak dari tingkat pengangguran terbuka 2017 yang
tercatat 5,13 persen, atau lebih rendah dibanding tingkat pengangguran
terbuka 2016 yang sebesar 5,50 persen. Jumlah penduduk miskin juga turun
910.000 menjadi 26,58 juta dari tahun 2016 yang sebanyak 27,76 juta.
Rasio gini juga membaik menjadi 0,391 dari 0,393 pada 2016.
"Capaian angka Indeks Pembangunan Manusia 2017 merupakan angka tertinggi
dalam empat tahun terakhir. Sedangkan angka tingkat pengangguran terbuka
pada 2017 merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir," kata Sri
Mulyani.
Jumlah penduduk miskin dan rasio gini pada 2017, ia melanjutkan, juga
merupakan yang terendah sejak 2014.
Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan,
Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2017 memperoleh opini
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
*Baca juga: Pemerintah janji perbaiki pengelolaan APBN
<https://www.antaranews.com/berita/515530/pemerintah-janji-perbaiki-pengelolaan-apbn>*
Pewarta: Roberto Calvinantya Basuki
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018