Pemerintah Selenggarakan Job Fair, 12.000 Lowongan Kerja Tersedia
Kamis, 5 Juli 2018 | 7:18
http://sp.beritasatu.com/home/pemerintah-selenggarakan-job-fair-12000-lowongan-kerja-tersedia/124782
Job Fair di Istora Senayan beberapa waktu lalu [jakartaglobe]Job Fair di
Istora Senayan beberapa waktu lalu [jakartaglobe]
Berita Terkait
* "Job Fair" Bekasi Targetkan Serap 3.000 Pekerja
<http://sp.beritasatu.com/home/job-fair-bekasi-targetkan-serap-3000-pekerja/97048>
* Ada Ratusan Perusahaan Sediakan Lowongan Kerja
<http://sp.beritasatu.com/home/ada-ratusan-perusahaan-sediakan-lowongan-kerja/95624>
[JAKARTA] Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyelenggarakan
Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Nasional XVII Tahun 2018 di Hotel
Bhumi Wiyata Kota Depok, Jawa Barat mulai tanggal 4-5 Juli 2018 dengan
jam buka pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Dalam Job Fair yang terbuka untuk
umum ini para kerja dapat melakukan pendaftaran menggunakan sistem
on-line melalui/website e-bursakerja.kemnaker.go.id./
Dirjen Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kerja, Kemnaker, Maruli A.
Hasoloan, dalam sambutannya ketika membuka acara ini mengatakan, job
fair ini diikuti 158 perusahaan dan instasni dengan menyediakan lebih
dari 12.000 lowongan kerja yaitu industri start up, telekomunikasi dan
teknologi informasi, perbankan, manufaktur, retail, agro industri,
otomotif, dan jasa, dll. Ada juga berbagai lowongan pekerjaan untuk
pencari kerja disabilitas.
Menurut Maruli, job fair merupakan upaya pemerintah mempertemukan
pemberi kerja dan pencari kerja secara langsung. “Kita terus mendorong
agar penyelenggaraan job fair di berbagai daerah terus diperbanyak,”
kata dia.
Turut hadir dalam pembukaan job fair ini para pejabat Eselon I Kemnaker,
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, dan Direktur ILO Jakarta, Michiko
Miyamoto.
Maruli mengatakan, pemerintah terus berupaya membuka kesempatan kerja
yang lebih besar dari pada pertambahan angkatan kerja baru, sehingga
jumlah pengangguran terbuka menjadi berkurang. “Kita apresiasi peran
perusahaan di berbagai sektor dengan menghadirkan bursa kerja menjadi
salah satu penyerapan tenaga kerja. Hal itu pun terus dikembangkan oleh
Kemenaker agar setiap tahun penyerapan tenaga kerja terus meningkat guna
menekan jumlah pengangguran,” kata Maruli.
Menurut Maruli, dalam tiga tahun terakhir, upaya penciptaan kesempatan
kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia telah melampui target 2
juta penempatan per tahun.
Berdasarkan data Informasi Pasar Kerja Kemnaker, pada tahun pada tahun
2015 sebanyak 2.886 juta orang telah ditempatkan. Sedangkan tahun 2016
sebanyak 2.448 juta orang mendapat pekerjaan dan tahun 2017 sebanyak
2.669 juta orang mendapat pekerjaan dari mengikuti job fair.
Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2018, mencatat jumlah
angkatan kerja Indonesia sebanyka 133,94 juta orang dengan jumlah
penduduk bekerja mencapai 127,07 juta orang. Sedangkan jumlah angkatan
kerja yang menganggur sebanyak 6,87 juta orang (TPT 5,13%). Angka
pengangguran ini mengalami penurunan jika dibandingkan survei Agustus
2017 sebanyak 7,04 juta orang penganggur.
Dalam kesempatan ini, Maruli mengingatkan, perkembangan teknologi dan
informasi berpengaruh terhadap karakter pekerjaan. Di era revolusi
industri 4.0 saat ini, berbagai jenis pekerjaan diprediksi akan hilang.
Namun di sisi lain, revolusi industri juga akan melahirkan jenis-jenis
pekerjaan baru.
Oleh karenanya, ia berpesan kepada peserta job fair untuk terus
berinovasi. Dengan cara belajar dan bekerja di atas standar.“Kalau dulu
orang menggelorakan merdeka atau mati. Maka sekarang inovasi atau mati,”
ujarnya.
Aspek terpenting dalam menghadapi revolusi industri tersebut, kata
Maruli, adalah memperkuat diri dengan berbagai keterampilan dan
kompetensi kerja serta penguasaan bahasa asing.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna berharap agar job
fair ini dapat memfasilitasi pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan
sesuai bakat minat dan kompetensinya, serta pembantu perusahaan
mendapatkan tenaga kerja kompeten. "Harapannya ini dapat berlangsung
berkesinambungan dari tahun ke tahun karena bermanfaat bagi para pencari
kerja," kata Pradi.
Para pencari kerja juga menyambut dengan antusias job fair ini. Selain
membantu mereka bisa bertemu langsung dengan perusahaan yang menyediakan
lowongan kerja, job fair ini juga membantu mereka untuk menggali
informasi lebih dalam seputar profil perusahaan hingga detail pekerjaan
yang ditawarkan. [E-8]
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com