Ndak aneh, yg menyerang TKK di Sri Lanka selalu barat. , agen2 Amerika, Inggris dan negara2 barat ..... dan siapa lagi???!!!!
On 6 Jul 2018 9:53 p.m., "Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: > > > Bahasa kaum penguasa-kaum kapitalis besar- imperialis tidak sama dengan > bahasa rakyat jelata yang tertindas dan terhisap. Bukti sangat banyak! > Rezim fasis Suharto menggunakan kata "mengamankan" untuk "menangkap atau > memenjara". Kaum imperialis pakai "colateral damage" untuk 'pembunuhan > warga sipil'. Bahkan mantan aktivis PRD, Budiman Sujatmiko, lain sekali > omongannya setelah terintegrasi menjadi anggota DPR!! Dulu, bicara tentang > Sosialisme, melawan penghisapan, etc. Sekarang, dalam bicara soal > pelanggaran HAM berat 1965 pun tidak mau terang-terangan dan jelas > mengatakan yang terjadi adalah pembantaian yang dilakukan oleh kaum > penguasa rezim Suharto, konflik vertikal. Budiman beberapa kali pakai kata > "konflik horizontal" untuk menghaluskan konflik vertikal!! Mana berani dia > pakai kata "genocide" seperti yang diputuskan oleh IPT!! > Jadi bahasa yang dipakai Tiongkok, sebagai kekuatan kapitalis dan > imperialis yang sedang berkembang, para pejabat serta centeng-centengnya > sudah tentu juga lain dengan bahasanya mereka yang bersimpati pada rakyat.. > Para pejabat kekuasaan akan selalu menyebarkan propaganda dan informasi > untuk membela kepentingan nasionalnya. Itu sangat lumrah!!!! Omongannya > para pejabat Tiongkok sudah tentu juga mendapat dukungan dari pejabat > pemerintah lokal yang bersedia dijadikan mangsa penjajahan kapital > Tiongkok. Seperti juga para pejabat Indonesia yang bersedia membela dengan > segala macam cara dan argumentasi penanaman modal Tiongkok di tanah air. > Sangat tidak mengherankan!!! Itulah ciri pimpinan elit negeri Dunia Ketiga > yang bersedia menggadaikan dan menyerahkan kedaulatan nasionalnya kepada > kaum pemodal asing!!! Semua hutang IMF, Bank Dunia dan juga dari kaum > kapitalis-pemodal Tiongkok HAKEKAT WATAKNYA SAMA!! Berkali-kali saya bilang > MODAL TAK BERBANGSA DAN TAK BERWARNA! Sebaliknya centeng kaum kapitalis > merasa MODAL tidak boleh disentuh!!! Ya, lumrah, memang MODAL dianggapnya > SACRED ALIAS SUCI, TAK BOLEH DISENTUH! Jadi kalau kita bilang hutang Tkk > merupakan jebakan untuk menguasai wilayah atau sumber kekayaan negeri orang > lain, seperti semua hutang kaum imperialis serta lembaga keuangannya, ya > jelas pejabat Tkk akan mencak-mencak dan bela diri!!! Wong jelas-jelas Tkk > juga tidak punya malu membangun infrastruktur militer di Laut Tkk Selatan > yang masih diperselisihkan dengan negeri tetangganya, ngapain punya malu > untuk bela diri dan bilang soal jebakan hutangnya tak sesuai dengan fakta!!! > > > On Wednesday, July 4, 2018 9:15 AM, "ChanCT [email protected] > [GELORA45]" <[email protected]> wrote: > > > > *Pemberitaan tentang * > *Jebakan Hutang Tiongkok di Sri Lanka Itu Tak Sesuai Fakta* > 2018-07-04 13:03:29 cri > http://indonesian.cri.cn/20180704/651f243d-8b56-98a0- > ad63-78497ff68e7b.html > > Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari Selasa dalam jumpa > pers rutin menyatakan, kerja sama proyek Pelabuhan Hambantota perusahaan > Tiongkok di Sri Lanka dilangsungkan di atas dasar sama derajat dan saling > menguntungkan. Pemberitaan tentang apa yang disebut jebakan hutan yang > dibuat Tiongkok itu dengan serius menyelewengkan fakta. > Baru-baru ini, media AS memberitakan, pihak Tiongkok dengan memanfaatkan > jebakan hutan sehingga Sri Lanka menyerahkan Pelabuhan Hambantota kepada > Tiongkok, sementara mengatakan bahwa pembangunan Pelabuhan Hambantota oleh > pihak Tiongkok di Sri Lanka ada maksud militer. Berkenaan itu, Lu Kang > mengatakan, pemberitaan yang dengan serius menyelewengkan fakta sangat tak > bertanggung-jawab dan juga bermaksud lain. Media terkait diharapkan jangan > gila membuat berita palsu lagi. > Lu Kang menunjukkan, membangun Pelabuhan Hambantota merupakan keinginan > pemerintah dan rakyat Sri Lanka. Pihak Tiongkok menggairahkan perusahaan > Tiongkok di atas dasar sama derajat dan saling menguntungkan melakukan > kerja sama proyek pelabuhan Hambantota menurut prinsip komersial. Lembaga > moneter pihak Tiongkok menyediakan dukungan kepada pihak Sri Lanka untuk > menyelesaikan masalah pendanaan atas permintaan pihak Sri Lanka. Kemudian, > pihak Tiongkok berdasarkan keinginan pihak Sri Lanka berupaya mengadakan > penyesuaian kembali terhaap pengaturan aset terkait. Semua ini > menguntungkan kerja sama perdagangan kedua pihak. > Lu Kang menekankan, orang-orang yang membuat kebohongan jebakan hutang itu > kalau tak bisa memberikan bantuan sungguh-sungguh kepada negara-negara > berkembang setidaknya harus mempertahankan psikolgi sehat terhadap kerja > sama tulus hati negara-negara lain. > > > > [image: alt] > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <https://mail.yahoo.com/neo/launch?soc_src=mail&soc_trk=ma#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > > >
