http://www.panjimas.com/remaja/2018/04/12/virus-hedonis-mengikis-abis/
Virus Hedonis Mengikis Abis
<http://www.panjimas.com/remaja/2018/04/12/virus-hedonis-mengikis-abis/>

12 Apr 2018

<http://www.panjimas.com/remaja/2018/04/12/virus-hedonis-mengikis-abis/>
<http://www.panjimas.com/remaja/2018/04/12/virus-hedonis-mengikis-abis/>



*(Panjimas.com)* – Siapa diantara sobat remaja yang demen sama kesenangan
dan kebahagiaan? Cung! Pasti semua pengen dong jadi orang yang senang dan
bahagia? Di dunia ini mana ada orang lebih suka sedih dan susah? Nggak ada
kan? Yups, setiap manusia pasti menginginkan hidup bahagia, hati selalu
gembira, rasa senang senantiasa. Tak terkecuali para remaja seperti
kita-kita, ya kan? Bahagia itu… hidup enak, uang saku dapat bayak, rumah
mewah, handphone  seri teranyar, pintar di sekolah, cantik en ganteng pula.
Adakah model remaja yang super komplit gitu? Mungkin satu banding seribu
kali ya…

Gaya hidup jaman sekarang menuntut kita lebih kekinian ya gaes. Apa aja
dibikin kekinian, mulai jajanan, pakaian, kebiasaaan, tontonan, bahkan
perkataan. Seringkali kita disuguhi berbagai hal yang menyenangkan hingga
melenakan. Karena remaja memiliki daya pikat yang besar, segalahal baru
menyenangkan patut dijajal. Kecenderungan untuk bertingkah hedonis sangat
rentan di kalangan remaja. Kita cenderung menyukai hal baru atau sesuatu
yang lagi viral membuat kita jadi latah bin keranjingan meniru dengan
spontan. Misal, viralnya film ‘Dilan 1990’ membuat kita berburu tiket buat
nonton atau download gratisan. Gaya pacaran Dilan dan Milea dengan
kegombalannya pun menjadi teladan baru di kalangan remaja. Atau korean
wave, pun kita juga terbawa arus ini. Apa saja yang berbau korea
digandrungi, mulai dramanya, k-popnya, makanananya, model
rambutnya,fashionnya, bahkan dialeknya. Kalau kita pernah ngalamin seperti
diatas, itu artinya kita sudah terjangkiti virus hedonis. Apa itu hedonis?

Hedonisme  berasal dari kata “hedone” (Yunani) yang berarti kesenangan,
hedonisme adalah pandangan moral bahwa hal yang baik hanya
kesenangan.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia hedonisme adalah pandangan
yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam
hidup. Dari maknanya saja kita bisa tahu tujuan utama virus hedonis adalah
kesenangan yang sejatinya semu. Mengapa semu? Karena tujuan hidup kita
bukan kesenangan dan kenikmatan yang sifatnya dunia, tapi ibadah. Ibadah
kepada Allah inilah yang harus menjadi tujuan utama sobat semua. Penting
bagi kita untuk tentukan tujuan hidup kita. Karena ia menjadi cikal bakal
masa depan kita.

Gaya hidup hedonis sudah menjadi virus berbahaya, Sob. Hedonisme telah
mengikis abis jati diri kita sebagai hamba. Kita jadi remaja yang
kehilangan arah, follow sana sini tanpa menyaring benar salahnya.
Koreanisasi dan westernisasi menjadi *lifestyle* kita. Halal – haram tak
menjadi ukuran perbuatan. Akibatnya, makin jauh kita dari aturan agama.
Hedonis melumat abis kesenangan kita dalam beribadah. Ibadah jadi ogah,
maksiat malah betah. Naudzubillah… Ingat kan? Syaithan adalah musuh nyata
buat kita. Syaitan senantiasa membungkus kemaksiatan dengan hal
menyenangkan. Hawa nafsu jika tak dikendalikan oleh iman bikin kita gelap
mata, sob. Rasulullah sudah ingatkan kita dalam haditsnya, *“Tidak beriman
salah seorang di antara kalian hingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku
bawa“. *Memanjakan hawa nafsu agar dipenuhi adalah sikap hedonis.
Kendalikan nafsu kita dengan perbanyak ibadah.

Sebagai seorang remaja muslim, ibadah wajib menjadi tujuan utama. Karena
disanalah tujuan penciptaan manusia, ibadah kepadaNya. Dengan segala
kenikmatan yang Allah berikan, apa balasan terbaik kita kepada Allah SWT?
Ya ibadah lah. So, jadikan amal perbuatan kita bernilai ibadah. Contohnya,
sekolah niatkan untuk cari ilmu. Sholat, jadikan amalan utamamu. Maksiat,
tinggalkan karena Allah yang menyuruhmu. Belajar Islam, wajib bin kudu
sebagai bekal akhiratmu. Dengan itu, tujuan sejati dari hidup kita akan
tercapai dan terlaksana. Gimana caranya? Perbanyaklah teman sholih
sholihah, aktif ngaji Islam, lalu amalkan dan sebarkan agar tertanam dalam
dada iman yang setegar karang. Lakukan sekarang! Jangan ditunda sebelum
virus hedonis menghabisi iman lalu abislah kita. [RN]



Penulis, *Chusnatul Jannah*

*Pembina Kajian Islam Remaja*

Kirim email ke