*Kalau tarif sewa kamar (sel) penjara Rp 500,--juta, berarti seperti suit hotel berbintang 7, tetapi masalahnya untuk waktu berapa lama? Kalau petinggi rezim neo-Mojopahit bisa korupsi maka untuk menyogok petugas penjara pun bukan masalah besar dan baru. Menurut berita media NKRI pernah diberitakan bahwa ada tahanan di Nusakembangan bisa pulan weekend dengan helicopter. Ada lagi cerita bahwa ada tahanan yang makanannya tiap hari didatangkan dari restoran dan bisa pulang weekend untuk mengunjungi tunangan, isteri dan gundik. Jadi kalau seandainya Anda sebagai pembaca yang mau korupsi, jangan korupsi seperti ikan teri cicip makanannya, tetapi harus seperti ikan paus, sekali buka mulut bisa lebih seratus kg plankton ditelan. Korupsi a la ikan paus ini penting supaya kalau bernasib sial dan ditangkap; dengan hasil panen korupsi bisa hidup luar biasa enaknya seperti beristirahat di sanatorium. *
*https://nasional.tempo.co/read/1109318/tarif-kamar-napi-korupsi-di-lapas-sukamiskin-rp-500-juta <https://nasional.tempo.co/read/1109318/tarif-kamar-napi-korupsi-di-lapas-sukamiskin-rp-500-juta>* Tarif Kamar Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Rp 500 Juta Reporter: Taufiq Siddiq Editor: Juli Hantoro Minggu, 22 Juli 2018 06:44 WIB 0 komentar <https://nasional.tempo.co/read/1109318/tarif-kamar-napi-korupsi-di-lapas-sukamiskin-rp-500-juta#comments> 3011 - [image: Wakil Pimpinan KPK Laode Syarif dan Saut Situmorang bersama penyidik memperlihatkan barang bukti OTT Kepala Lapas Sukamiskin, di Gedung KPK, Sabtu 21 Juli 2018 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ] <https://statik.tempo.co/data/2018/07/21/id_720705/720705_720.jpg> <https://statik.tempo.co/data/2018/07/21/id_720705/720705_720.jpg> Wakil Pimpinan KPK Laode Syarif dan Saut Situmorang bersama penyidik memperlihatkan barang bukti OTT Kepala Lapas Sukamiskin, di Gedung KPK, Sabtu 21 Juli 2018 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Kamar mewah narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Sukamiskin <https://nasional.tempo.co/read/1109116/begini-suasana-lapas-setelah-ott-kalapas-sukamiskin>, Bandung punya tarif supermahal. "Ini masih informasi awal, untuk tarif kamar di Lapas Sukamiskin rentangan Rp 200-500 juta," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam keterangan persnya di Gedung KPK, Sabtu 21 Juli 2018. Baca juga: KPK Tetapkan Kalapas Sukamiskin dan Suami Inneke Tersangka <https://nasional.tempo.co/read/1109272/kpk-tetapkan-kalapas-sukamiskin-dan-suami-inneke-tersangka> Penyidik KPK masih melakukan pendalaman dengan membandingkan antar kamar lainnya di dalam Lapas Sukamiskin. Kemewahan di kamar sel napi korupsi di Lapas Sukamiskin setidaknya terlihat dari video yang diambil oleh penyidik KPK. Kamar milik napi korupsi kasus Bakamla Fahmi Darmawansyah itu mirip hotel berbintang. Set furnitur kamar tersebut terbuat dari multipleks berlapis *high pressure laminate *atau HPL. Dalam lemarinya terdapat kulkas mini dan di atasnya ada televisi layar datar. Baca juga: Pelesiran Napi Sukamiskin, 6 Petugas Lapas Kena Sanksi <https://nasional.tempo.co/read/845552/pelesiran-napi-sukamiskin-6-petugas-lapas-kena-sanksi> Tak seperti bayangan penjara pada umumnya yang sumuk, sel milik Fahmi sejuk dengan adanya pendingin udara (AC). Kamar mandi pun dilengkapi dengan pancuran atau shower. Kemewahan lain napi korupsi itu juga bisa menggunakan telepon seluler dan komputer jinjing. Dua gawai itu ditemukan penyidik di sel Fahmi. Dalam investigasi yang dilakukan Tempo untuk biaya renovasi kamar para napi korupsi itu, setiap kamar dibanderol Rp 20-50 juta. Napi juga harus merogoh kocek Rp 30-200 juta untuk mendapatkan kamar itu. Baca juga: Kabar Inneke Koesherawati Kena OTT Lapas Sukamiskin, Ini Kata KPK <https://nasional.tempo.co/read/1109157/kabar-inneke-koesherawati-kena-ott-lapas-sukamiskin-ini-kata-kpk> Adapun ukuran kamarnya untuk lantai bawah 1,5 x 2,5 meter sedangkan di lantai atas 2,5 x 3,2 meter. Napi tajir mengincar kamar di lantai dua. Mereka membayar "uang pangkal". Nilainya tergantung kondisi kamar dan negosiasi dengan pemilik lama atau tokoh narapidana. Laode menyayangkan kasus ini terjadi di Lapas Sukamiskin <https://nasional.tempo.co/read/1109146/izin-berobat-napi-koruptor-lapas-sukamiskin-pelesiran>yang dibuat khusus untuk koruptor. Apalagi sang Kalapas Wahid Husein, baru 4 bulan menjabat dari Maret lalu. "Ini yang membuat pimpinan KPK dan saya kesal, kenapa hal ini bisa terjadi," ujarnya. Dalam operasi tangkap tangan atau OTT Kepala Lapas Sukamiskin itu, KPK menyita uang tunai sebesar Rp 20 juta dan USD 1.140. Selain itu polisi juga menyita dua unit mobil mewah yang diduga merupakan pemberian suap.
