Saidiman: Dulu Ahok Cuma Normalisasi Sungai Puluhan KM, Pemprov Sekarang Dahsyat


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
News | Saidiman: Dulu Ahok Cuma Normalisasi Sungai Puluhan KM, Pemprov S...

PT AKURAT SENTRA MEDIA

Saidiman Ahmad juga pernah membuat sindiran yang menohok.
 |

 |

 |




Siswanto 
 Kamis, 26 Juli 2018 21:05 WIB

Saidiman Ahmad | TWITTER/@saidiman


AKURAT.CO Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting Saidiman Ahmad kembali 
membandingkan penataan kota Jakarta di bawah kepemimpinan BasukI Tjahaja 
Purnama (Ahok) dengan Anies Baswedan.
‏
"Dulu Ahok hanya berhasil menormalisasi sungai puluhan kilometer. Yang awalnya 
sempit dibuat lebar kembali," kata Saidiman Ahmad melalui akun Twitter 
@saidiman.

Ketika mengomentari kebijakan pemerintahan sekarang, Saidiman Ahmad membuat 
kalimat sindiran.

"Pemprov sekarang lebih dahsyat. Normalisasi terjadi sampai jalan-jalan dan 
kantor-kantor pemerintahan. Dengan cepat Jakarta kembali ke kondisi normal 
seperti sebelumnya," katanya.

Baca Juga:

Teka-teki Lapangan Banteng, 16 Agustus Ahok Mau Bikin Kejutan!

Loyalis Sebut Revitalisasi Lapangan Banteng Dianggarakan Ahok 

Arsitek Lapangan Banteng: Jakarta Butuh Lebih Banyak Ruang Terbuka Hijau



Saidiman Ahmad juga pernah membuat sindiran yang menohok.

"Menurutku, Ahok dan Anies itu cocok. Saling mengisi. Ahok yang bangun, Anies 
yang ngecat. Bangunan tanpa cat, pucat. Ngecat tanpa ada bangunan, apa yang mau 
dicat?" kata Saidiman Ahmad.

Melalui akun Twitter, politikus Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur 
Romli juga gencar mengkritisi pemerintahan Jakarta sekarang. Salah satunya dia 
menyoroti kebijakan menangani bau sungai Kali Item dengan pemasangan jaring 
atau sering disebut waring.

"Sungai bau dan kotor tidak dibersihkan, tapi hanya ditutupi jaring, depan 
halte ditanam rumput sampai yang mau turun atau naik dari bus kebingungan, 
sampai kapan kita tahan kebijakan i*iot ini berlanjut?" kata Guntur Romli 
melalui akun Twitter @GunRomli. []


Kirim email ke