*Kementrian Agama  adalah sarang penyamun dan jangan dilupakan  menteri
agama Suryadharma Ali bandit koruptor. Itulah gamaran agamais!*

http://suara-islam.com/melalui-koalisi-keumatan-hrs-berharap-muncul-capres-cawapres-yang-nasionalis-dan-agamis/



Melalui Koalisi Keumatan, HRS Berharap Muncul Capres Cawapres yang
Nasionalis dan Agamis

27 Juli 2018

2.530 1 minute read


Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq Syihab

*Jakarta (SI Online)* – Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Syihab
(HRS) membuka acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta, Jumat malam
(27/7) melalui rekaman suaranya langsung dari kota suci Mekah al Mukarramah..

Menurutnya, Ijtima digelar untuk memusyawarahkan persoalan-persoalan bangsa
yang urgen dan krusial di bidang dakwah, sosial, politik dan ekonomi.
“Melalui ijtima ini kita berharap bisa memperkuat barisan umat menuju
Indonesia berkah,” ujar Habib Rizieq

Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu berharap,
Ijtima mampu mendorong untuk menyatukan partai-partai politik melalui
koalisi keumatan yang selama ini berjuang bersama umat melawan tirani
kezaliman.

“Yaitu saudara kita dari Gerindra, PKS, PAN, PBB, sebagai lokomotif
perjuangan keadilan. Kita juga wajib merangkul erat partai baru seperti
Idaman dan Partai Berkarya yang kreatif dan potensial. Kitapun harus
terbuka untuk partai lain yang ingin bergabung, apalagi partai besar
seperti Demokrat,” tutur Habib Rizieq.

“Ayo kita satukan barisan untuk koalisi umat, untuk NKRI, Pancasila dan UUD
1945. Ayo kita satukan mereka dalam gerakan perjuangan melawan komunisme,
liberalisme, Islamphobia. Ayo duduk bersatu, kedepankan kepentingan bangsa
negara dan agama,” tambahnya.

Habib Rizieq berharap, dari Ijtima Ulama ini akan muncul koalisi tegak dan
tangguh yang siap robohkan tembok keangkuhan dan tirani kezaliman. “Koalisi
yang lahir dari rahim ijtima ini akan didukung oleh gelombang umat yang
besar yang selama ini *silent majority* yang termajinalkan,”

Ia mengingatkan umat Islam untuk mengambil pelajaran dari Pilkada DKI
sebelumnya. Bagaimana keikhlasan niat dan kebulatan tekad mampu mengalahkan
petahana yang ditopang berbagai macam kekuatan. “Karenanya jangan pernah
takut pada kekayaan, kebesaran dan kekuatan kezaliman. Ingat, saat yang haq
sudah tiba maka yang batil akan sirna,” tuturnya.

Pihaknya juga berharap, Ijtima Ulama mampu mendorong terwujudnya koalisi
keumatan serta merekomendasikan calon presiden (capres) dan calon wakil
presiden (cawapres) yang adil, amanah, cerdas serta cinta bangsa dan
negara. Capres dan cawapres yang siap mengawal konstitusi agar tidak
bertentangan dengan ayat suci. “Saya berharap muncul capres dan cawapres
yang mewakili nasionalis dan agamis sehingga saling menyempurnakan,” jelas
Habib Rizieq.

Ia berpesan agar jangan khawatir soal elektabikitas, logistik dan posko
pemenangan. “Elektabilitas akan kita genjot bersama ulama dan umat,
logistik akan kita galang, posko pemenangan maka seluruh rumah umat di
tanah air akan jadi posko pemenangan,” ujarnya.

“Ayo kita dukung dan menangkan capres cawapres yang disepakati koalisi dan
direstui Ijtima serta membuat kontrak politik dengan ulama untuk
kemaslahatan agama bangsa dan negara,” tandas Habib Rizieq.

red: adhila

Kirim email ke