*Wang Yi: Kunjungan Perdana Tahun Ini Presiden Xi Jinping Adalah
Kunjungan yang Sukses dan Bersejarah*
2018-07-30 11:40:02
http://indonesian.cri.cn/20180730/c1895666-482a-28be-5313-f55b79a17170.html
Atas undangan Uni Emirat Arab, Senegal, Rwanda dan Afrika Selatan,
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan kunjungan kenegaraan ke empat
negara tersebut dan menghadiri Pertemuan Ke-10 Pemimpin Negara BRICS
serta mengadakan kunjungan persahabatan transit di Mauritius selama
19-29 Juli. Ini merupakan pertama kalinya kunjungan Presiden Xi ke luar
negeri pada tahun ini. Anggota Dewan Negara yang juga Menteri Luar
Negeri Tiongkok Wang Yi menyatakan kepada media, bahwa ini merupakan
suatu kunjungan yang sukses dan bersejarah, yang mengintensifkan kerja
sama strategis dengan negara-negara berkembang dan negara-negara pasar
baru bangkit.
Dalam kunjungan selama 11 hari ini, Presiden Xi mengunjungi 5 negara dan
6 tempat, dan jaraknya mencapai 36.000 km lebih, serta menghadiri 60
kali lebih kegiatan bilateral atau multilateral. Negara-negara destinasi
masing-masing menyediakan pengaturan istimewa dan sambutan hangat dan
agung. Kunjungan Presiden Xi kali ini menarik perhatian tinggi opini
masyarakat dalam maupun luar negeri. Wang Yi menyatakan, kunjungan kali
ini memimpin diplomatik negara besar berkarakteristik Tiongkok membuka
kondisi baru dan situasi baru hubungan Tiongkok dengan luar negeri serta
kerja sama Selatan-Selatan, memperlebar ruangan baru perkembangan dalam
negeri dan operasi strategis, dan mendorong praktek baru komunitas
senasib sepenanggungan manusia.
Wang Yi menyatakan, Uni Emirat Arab adalah mitra kerja sama penting
Tiongkok di kawasan Teluk Timur Tengah, juga merupakan negara penting
pembangunan inisiatif ‘Satu Sabuk Satu Jalan’. Ini merupakan kunjungan
perdana Presiden Xi ke Uni Emirat Arab, setelah kunjungan sebelumnya
pemimpin negara Tiongkok ke negeri tersebut pada 29 tahun yang lalu,
maka merupakan suatu kegiatan meriah terhadap seluruh negeri Uni Emirat
Arab. Dalam kunjungan kali ini, kedua negara mengeluarkan ‘Deklarasi
Bersama’, mengumumkan membentuk hubungan kemitraan strategis menyeluruh
Tiongkok- Uni Emirat Arab, ini akan memajukan posisi hubungan Tiongkok-
Uni Emirat Arab di antara hubungan Tiongkok dengan negara-negara kawasan
Teluk Timur Tengah. Selain itu, Tiongkok dan Uni Emirat Arab juga
menandatangani MoU pembangunan bersama inisiatif ‘Satu Sabuk Satu
Jalan’, menyetujui mengintensifkan sinergi strategis perkembangan dan
komunikasi kebijakan industrial, serta mendorong kerja sama. Pemimpin
kedua negara juga bersama-sama menyaksikan penandatanganan
dokumen-dokumen kerja sama yang meliputi bidang ekonomi dan perdagangan,
finansial, energi dan pertanian.
Xi Jinping selalu sangat mementingkan hubungan Tiongkok-Afrika, maka
Afrika adalah destinasi kunjungan perdananya setelah Presiden Xi
menjabat sebagai presiden pada tahun 2013 dan sekali lagi pada tahun
ini. Kunjungan kali ini juga menarik sambutan sangat hangat Afrika.
Wang Yi menyatakan, selama kunjungan kali ini, Presiden Xi mengadakan
pertemuan dengan pemimpin 4 negara Afrika, dan sepakat menyetujui
memperdalam saling percaya politik, mengesampingkan gangguan dari luar,
dan saling mengerti dan mendukung pada masalah yang berkaitan dengan
kepentingan inti dan penting, memilih jalan perkembangan yang sesuai
dengan kondisi negara sendiri serta urusan internasional maupun
regional. Para pemimpin negara Afrika menyatakan, kerja sama
Tiongkok-Afrika adalah menang bersama, Tiongkok memberi sumbangan luar
biasa kepada perkembangan ekonomi dan sosial Afrika.
Wang Yi mengatakan, tahun ini adalah ‘Tahun Penting’ perkembangan
hubungan Tiongkok-Afrika. Setelah kunjungan kali ini, KTT Beijing Forum
Kerja Sama Tiongkok-Afrika akan diadakan pada September mendatang di
Beijing. KTT akan akan menyatukan pembangunan bersama Tiongkok-Afrika
insiatif ‘Satu Sabuk Satu Jalan’, Agenda Perkembangan Berkelanjutan PBB
pada 2030 dan ‘Agenda Tahun 2063’ dengan strategi perkembangan berbagai
negara Afrika, dan mendorong kebijakan baru untuk mengintensifkan kerja
sama menyeluruh Tiongkok-Afrika.
Negara-negara BRICS berkembang cenderung terus baik beberapa tahun ini,
dan menjadi kekuatan semakin penting dalam urusan internasional. Wang Yi
menyatakan, Presiden Xi dalam pertemuannya menekankan, negara-negara
BRICS akan memperdalam hubungan kemitraan strategis, akan memperkaya isi
kerja sama yang pragmatis, mengaktifkan potensi luar biasa kerja sama
ekonomi, dengan teguh memelihara keamanan dan perdamaian internasional,
memperdalam kerja sama dan pertukaran kebudayaan.
Wang Yi menyatakan, selama pertemuan kali ini, Presiden Xi juga
menunjukkan bahwa negara-negara BRICS perlu mengikuti kecenderungan
perkembangan sejarah, mengambil kesempatan perkembangan, dan memainkan
peranan konstruktif untuk membentuk komunitas senasib sepenanggungan
manusia. Presiden Xi menghimbau agar membangun ekonomi dunia yang
terbuka, dengan terus terang menentang unilateralisme dan
proteksionisme, memperdalam kerja sama pertukaran inovatif
internasional, dengan layak menyelesaikan dampak negatif kemajuan iptek
terhadap industri tradisional, berpegang teguh pada inklusif dan
universial, mendorong kerja sama perkembangan internasional, dengan
teguh melaksanakan multilateralisme, mendukung mekanisme perdagangan
multilateral, dengan sungguh-sungguh menaati peraturan internasional
yang disusun bersama.
Akhirnya, Wang Yi mengatakan, kunjungan Presiden Xi Jinping kali ini
menulis bab baru diplomatik negara besar berkarakteristik Tiongkok pada
era baru. Dengan bimbingan pikiran diplomatik Xi tersebut, kami akan
dengan sepenuhnya menggunakan platform bilateral dan multilateral,
mendorong terus diplomatik Tiongkok pada era baru ke level yang lebih
tinggi.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com