Jokowi Kumpulkan Bupati Ingatkan Ancaman Ekonomi Global
Reporter:
Antara
Editor:
Dewi Rina Cahyani
Rabu, 1 Agustus 2018 08:21 WIB
0KOMENTAR
<https://bisnis.tempo.co/read/1112460/jokowi-kumpulkan-bupati-ingatkan-ancaman-ekonomi-global#comments>
000
#
#
#
#
Sejumlah bupati dari berbagai daerah di Indonesia berfoto bersama
Presiden Joko Widodo di depan Istana Bogor, Jawa Barat, 31 Juli 2018.
Saat sesi foto bersama ini beberapa bupati melakukan salam dua jari
sebagai dukungan kepada Jokowi. TEMPO/Ahmad Faiz
<https://statik.tempo.co/data/2018/07/31/id_722914/722914_720.jpg>
Sejumlah bupati dari berbagai daerah di Indonesia berfoto bersama
Presiden Joko Widodo di depan Istana Bogor, Jawa Barat, 31 Juli 2018.
Saat sesi foto bersama ini beberapa bupati melakukan salam dua jari
sebagai dukungan kepada Jokowi. TEMPO/Ahmad Faiz
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Presiden Joko
Widodo atauJokowi<https://www.tempo.co/tag/jokowi>mendengarkan masukan
para bupati mengenai kondisi perekonomian di daerah sekaligus
mengingatkan kondisi ekonomi global. "Saya berterima kasih dengan para
kepala daerah yang sudah datang, mengingat pentingnya untuk
mengendalikan inflasi, pasokan, barang, terutama berkaitan dengan
sembako dan pada kesempatan ini saya mau mendengar masukan-masukan
berkaitan dengan hal-hal terseubt di daerah tapi yang terkait dengan
ekonomi nasional," kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa. 31 Juli 2018.
*Baca: *Minta Impor Disetop, Jokowi: Saya Gak Main-main
<https://bisnis.tempo.co/read/1112317/minta-impor-disetop-jokowi-saya-gak-main-main>
Jokowi mengundang sekitar 33 bupati untuk hadir dalam pertemuan pada
siang hari sekitar pukul 14.10 WIB, sedangkan pada sore harinya
pertemuan serupa juga akan digelar lagi oleh Presiden Joko Widodo
bersama bupati lainnya.
*Baca:* Jokowi Putuskan Tak Ubah Skema DMO Batu Bara
<https://bisnis.tempo.co/read/1112338/jokowi-putuskan-tak-ubah-skema-dmo-batu-bara>
"Perlu saya mengingatkan pentingnya masalah-masalah yang ada di negara
kita, agar semua bapak, ibu bupati mengetahui sehingga langkah-langkah
yang dimulai dari kabupaten, kemudian naik ke provinsi dan pusat
betul-betul bisa diselesaikan bersama-sama," ujar Jokowi.
Persoalan pertama menurut Presiden Jokowi berkaitan dengan pertumbuhan
ekonomi. "Kita tahu semuanya, ekonomi dunia belum membaik, belum bisa
tumbuh pada posisi normal kembali, sehingga saya berharap semuanya
hati-hati dalam mengelola ekonomi di daerah masing-masing karena ekonomi
di kabupaten, kalau sudah terkumpul semuanya kabupaten dan kota, lalu
naik ke provinsi, naik ke nasional, kan itu akan jadi pertumbuhan
ekonomi nasional, alhamdulilah meskipun ada tekanan dari ekonomi global,
kita masih bisa tumbuh di atas 5 persen lebih sedikit," ungkap Jokowi.
Persoalan selanjutnya adalah kenaikan suku bunga di Amerika Serikat yang
menekan nilai rupiah serta perang dagang antara China dan Amerika Serikat.
"Semuanya harus tahu, ini juga menekan ekspor, menekan neraca
perdagangan kita, sehingga memerlukan kerja keras kita bersama agar
pertumbuhan ekonomi di daerah tidak tertanggu dan dalam lingkup negara
pertumbuhan ekonomi nasional kita tidak terganggu," kata Presiden.
Meski pertumbuhan ekonomi terjaga, tapi kepala daerah menurut Presiden
juga harus mewaspadai inflasi. "Yang berkaitan dengan inflasi, karena
pertumbuhan ekonomi tanpa dibarengi inflasi yang rendah dan baik, juga
akan percuma. Saya berterima kasih kepada kepala daerah karena
(mengetahui) pentingnya mengendalikan inflasi, pasokan, barang, terutama
berkaitan dengan sembako," tutur Presiden Jokowi.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten
Seluruh Indonesia (Apkasi) Mardani H Maming, Sekjen Apkasi Nurdin
Abdullah, Bupati Merangi Alharis, Bupati Kendal Mirna Anisa, Bupati
Bolmong Utara Depri Pontoh, Bupati Pakpak Barat Remigo Yolanda Berutu,
Bupati Ogan Ilir M Ilyas Panji Alam, Bupati Muna LM Rusman Emba, Bupati
Barru Suardi Sale Bupati Jepara Marzuki.
Selanjutnya Bupati Batanghari Syahirsyah SY, Bupati Buton Utara Abu
Hasan, Bupati Muaro Jambi Masnah Busyroh, Bupati Enrekang Muslimin
Bando, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Maros HM Hatta
Rahman, Bupati Lampung Timur Chusnunia, Bupati Kepulauan Meranti Irwan,
Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar.
Kemudian Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Bupati Bungo Mashuri, Bupati
Sorong Johny Kamuru, Bupati Kaimana Matius Mairuma, Bupati Buru Selatan
Tagop Sudarsono Soulisa, Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon,
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamudi, Bupati OKU Selatan Popo Ali, Bupati
Lampung Barat Parosil Mabsus, Bupati Luwu Timur Muh Thorig Husler,
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Bupati Bukukumba Andi M Sukri, Bupati
Karanganyar Juliyatmono dan Bupati Musi Banyuasin DOdy Reza.
ANTARA
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com