*ASEAN-China Sepakati Draf Negosiasi Kode Etik LCS*
*Riva Dessthania Suastha*, CNN Indonesia | Jumat, 03/08/2018 09:57 WIB
Bagikan :
ASEAN-China Sepakati Draf Negosiasi Kode Etik LCSMenlu Singapura Vivian
Balakhrishnan dan Menlu Retno Marsudi. (CNN Indonesia/Riva Dessthania
Suastha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri Singapura Vivian
Balakrishnan mengatakan ASEAN dan China telah menyepakati draf dokumen
negosiasi Code of Conduct (CoC) atau kode etik Laut China Selatan yang sama..
Balakrishnan mengatakan 10 negara Asia Tenggara dan China juga sudah
sepaham mengenai "modalitas-modalitas kunci" yang dijadikan dasar
negosiasi isi CoC di masa depan. Ini berarti dokumen tersebut masih bisa
diubah dan dikembangkan secara terus menerus.
"Di mana selama ini ada ketidaksetujuan dari waktu ke waktu, kuncinya
adalah mencari kesamaan dasar, fokus pada kerja sama praktis, dan
menyelesaikan perbedaan secara damai dan niat baik," kata Balakrishnan
dalam pidatonya saat membuka Pertemuan Menteri ASEAN dan China di
Singapura, Kamis (2/8).
Dia mengatakan negara ASEAN-China menyepakati draf negosiasi tersebut
pada Juni lalu saat kedua belah pihak bertemu di Changsha, Provinsi
Hunan, China.
PILIHAN REDAKSI
*
Facebook Hapus Pulau Paracel dan Spratly dari Peta China
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180705082758-113-311648/facebook-hapus-pulau-paracel-dan-spratly-dari-peta-china/>
*
Ke ASEAN, Menlu AS Bahas Indo Pasifik, Korea dan LCS
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180731075714-134-318250/ke-asean-menlu-as-bahas-indo-pasifik-korea-dan-lcs/>
*
Di ARF, Pompeo Akan Desak ASEAN Pertahankan Sanksi buat
Korut
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180801143220-106-318650/di-arf-pompeo-akan-desak-asean-pertahankan-sanksi-buat-korut/>
Dalam pidatonya itu, Balakhrisnan juga mengatakan banyak kemajuan yang
dicapai China dan negara ASEAN dalam memperkuat kerja sama selama tiga
tahun terakhir.
Penguatan kerja sama antara kedua belah pihak, paparnya, terjadi di
berbagai area termasuk perdagangan, investasi, dan inovasi. Menurut
Balakhrisnan, penguatan relasi seperti ini hanya bisa dicapai dengan
rasa saling percaya dan optimis antara kedua belah pihak.
Salah satu prestasi dari relasi China-ASEAN dalam tiga tahun terakhir
adalah disahkannya Code for Unplanned Encounters at Sea 2016 dan
pembentukan komunikasi langsung antara sesama menteri kemaritiman
ASEAN-China untuk keadaan darurat di Laut China Selatan.
Selain itu, ASEAN dan China juga berencana mendiskusikan tindak lanjut
masa depan kerja sama strategis menyambut 15 tahun kemitraan strategis
kedua belah pihak.
Balakrishnan mengatakan Singapura juga menantikan pengesahan ASEAN-China
Strategic Vision 2030 pada November mendatang.
"Secara keseluruhan, kerja sama ASEAN-China telah menikmati perjalanan
yang sangat baik selama tiga tahun terakhir, tapi masih banyak yang
harus dilakukan," tuturnya.
Dalam gelaran tersebut, Menlu China Wang Yi menyambut baik pernyataan
Balakrishnan dengan menganggap progres kerja sama sebagai "berita bagus
dan perkembangan besar."
Wang Yi menganggambarkan kemajuan negosiasi CoC "seperti usaha
China-ASEAN untuk membangun rumah bersama di mana pada masa lalu ada 11
desain yang diajukan banyak negara tentang bagaimana rumah tersebut akan
dibangun."
"Sekarang, ASEAN-China telah meletakan dasar yang baik untuk desain, dan
kami juga telah meletakan dasar-dasar pendukung seperti pilar-pilar
untuk membangun rumah bersama tersebut," kata Wang Yi.
"Kami yakin bahwa tanpa adanya gangguan dari pihak luar, negosiasi CoC
akan cepat selesai," katanya seperti dikutip/The Strait Times/
<https://www.straitstimes.com/politics/asean-china-agree-on-text-to-negotiate-south-china-sea-code>,
Jumat (3/8).
Kerangka CoC berhasil disepakati China dan negara ASEAN November 2017
lalu setelah bertahun-tahun dinegosiasikan. CoC sengaja dibentuk sebagai
pedoman negara berperilaku di LCS untuk menghindari konflik.
Perairan jalur perdagangan internasional ini menjadi kawasan rentan
konflik sejak China mengklaim 90 persen wilayah Laut China Selatan yang
tumpang tindih dengan wilayah sejumlah negara Asia Tenggara, seperti
Filipina, Vietnam, dan Malaysia.
*(nat)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com