http://id.beritasatu.com/home/kaji-ulang-proyek-proyek-infrastruktur/178706
*Kaji Ulang Proyek-proyek Infrastruktur* *Oleh Thresa Sandra Desfika dan Tri Murti* | Minggu, 5 Agustus 2018 | 22:04 Berita Terkait - Menkeu: Tetap Fokus Bangun Infrastruktur <http://id.beritasatu.com/home/menkeu-tetap-fokus-bangun-infrastruktur/160504> - Kendala Pengadaan Tanah Proyek Infrastruktur Teratasi <http://id.beritasatu.com/home/kendala-pengadaan-tanah-proyek-infrastruktur-teratasi/158561> - Kebutuhan Dana Infrastruktur Capai Rp 4.796 Triliun <http://id.beritasatu.com/home/kebutuhan-dana-infrastruktur-capai-rp-4796-triliun/158559> - Pemerintah Upayakan Pendanaan Baru <http://id.beritasatu.com/home/pemerintah-upayakan-pendanaan-baru/154554> - Bank Dunia Pertimbangkan Skema Baru Pendanaan Proyek Infrastruktur <http://id.beritasatu.com/home/bank-dunia-pertimbangkan-skema-baru-pendanaan-proyek-infrastruktur/40408> Sementara itu, sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akan mengkaji ulang proyek-proyek infrastruktur yang memiliki banyak kandungan bahan baku impor dan pembangunannya tidak mendesak. Di sisi lain, ada peningkatan pagu belanja infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan produktivitas ekonomi di berbagai wilayah. “Pemerintah memastikan peningkatan kualitas program kesejahteraan rakyat menjadi salah satu fokus pemerintah yang akan terakomodasi dalam RAPBN 2019. Fokus lain dalam RAPBN 2019 adalah peningkatan pagu belanja infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan produktivitas ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur itu untuk bisa diselesaikan, terutama yang dianggap strategis meningkatkan konektivitas dan produktivitas ekonomi,” kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut. (bersambung) Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/marketandcorporatenews/proyek-strategis-harus-diteruskan/178705
