http://mediaindonesia.com/read/detail/177154-pks-koalisi-prabowo-buyar-jika-acuhkan-rekomendasi-gnpf-ulama
*PKS: Koalisi Prabowo Buyar Jika Acuhkan
*
*Rekomendasi GNPF Ulama*
Penulis: *Antara* Pada: Selasa, 07 Agu 2018, 22:27 WIB Politik dan Hukum
<http://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/177154-pks-koalisi-prabowo-buyar-jika-acuhkan-rekomendasi-gnpf-ulama>
<http://twitter.com/home/?status=PKS:%20Koalisi%20Prabowo%20Buyar%20Jika%20Acuhkan%20Rekomendasi%20GNPF%20Ulama%20http://mediaindonesia.com/read/detail/177154-pks-koalisi-prabowo-buyar-jika-acuhkan-rekomendasi-gnpf-ulama%20via%20@mediaindonesia>
PKS: Koalisi Prabowo Buyar Jika Acuhkan Rekomendasi GNPF Ulama
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2018/08/c1d6437fd862c16027963616c26dd2d2.jpg>
/MI/Bary Fathahilah/
PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan koalisi
bisa buyar bila Prabowo Subianto tidak memilih satu dari dua nama
cawapres yang direkomendasikan ijtima Ulama, yakni Salim Segaf Aljufri
atau Ustad Abdul Somad.
"Begitu tidak dipilih hasil ijtima' ulama, maka konstelasi koalisi bukan
mengerucut, tapi makin buyar. Nah, di situlah cawapres PKS yang sembilan
tentu tetap bisa hidup," Sohibul saat jumpa pers di Kantor DPP PKS,
Jakarta Selatan, Selasa malam.
Ia menegaskan sikap partainya di Pilpres 2019 tetap berpegang teguh pada
hasil ijtima ulama. "Yang menjadi pegangan kita adalah keputusan Majelis
Syuro sebelumnya dan rekomendasi ijtima ulama," katanya.
Hasil musyawarah Majelis Syuro sebelumnya memutuskan ada sembilan nama
kader PKS yang siap maju sebagai capres dan cawapres pada Pilpres 2019,
di antaranya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Ketua MPR
Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera
Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS
Salim Segaf Al Jufri, dan mantan Menkominfo Tifatul Sembiring.
"Keputusan Majelis Syuro sebelumnya dan keputusan Ijtima ulama itu
menjadi pegangan kita. Ini berarti bahwa keputusan sembilan nama
(Cawapres PKS) itu tidak mati dia tetap hidup, namun kita juga tidak
tahu perkembangan berikutnya," katanya.
Hasil musyawarah majelis syuro juga menegaskan Salim Segaf yang
merupakan Ketua Majelis Syuro PKS itu tidak akan mundur dari posisi
cawapres PKS. "Karena ini keputusan institusi maka tidak ada tempatnya
Salim Segaf mundur, karea dia sudah dapat mandat," tegas Sohibul.
PKS juga menegaskan partainya tetap akan mengedepankan hasil rekomendasi
ulama yang mencalonkan Salim dan Abdul Somad.
"Kami dukung dua-duanya siapa pun itu masuk dalam koridor. Tapi untuk
mundur bukan konteksnya. Ini keputusan institusi," ucapnya.
Menurut Sohibul, PKS bersama Gerindra secara de facto sudah menjalin
kerja sama. Kendati demikian kerja sama tersebut harus dituangkan secara
de jure dengan mempertimbangkan hasil rapat Majelis Syuro PKS yang sudah
mengusulkan sejumlah nama untuk mendampingi Prabowo di 2019. (OL-4)
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/177154-pks-koalisi-prabowo-buyar-jika-acuhkan-rekomendasi-gnpf-ulama>
<http://twitter.com/home/?status=PKS:%20Koalisi%20Prabowo%20Buyar%20Jika%20Acuhkan%20Rekomendasi%20GNPF%20Ulama%20http://mediaindonesia.com/read/detail/177154-pks-koalisi-prabowo-buyar-jika-acuhkan-rekomendasi-gnpf-ulama%20via%20@mediaindonesia>