Selama import tidak dibatasi, dan selama barang importnya laku, ya importir ngimport terus selama dia dapat keuntungan. Tetapi probleemnya, pemerintah akan makin kekurangan uang dollar, yang akan membuat nilai tukar rupiah makin jelek. Kalau yang diimport sedikit sekali dari barang kebutuhan sehari-hari, harga akan naik, bisa timbul inflasi. Tetapi kalau harga barang import naik, bisa juga akan membuat petani bergairah tanam yang dibutuhkan, karena petani bisa dapat harga yang menarik. Jadi ya, menteri perdagangan perlu bijaksana dalam membatasi import, tidak dilarang sama sekali, tetapi juga orang tidak boleh semau-maunya import. Mungkin dengan quota ? Kalau untuk proyek2 besar, mungkin lebih gampang diputusi. mana yang bisa ditunda sampai keuangan sehat kembali ?
2018-08-15 8:32 GMT+02:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > > Kalau nilai Rupiah terhadap US dolar merosot maka tentu saja impor > komoditi menjadi lebih mahal, jadi dengan sendiri tanpa diutik-utik maka > kemampuan impor bisa menjadi berkurang. > > >
