Memang fungsinya sistem ambang batas calon presiden untuk menjamin hanya calon presiden yang dikehendaki kaum oligarkhi dan kaum elite peng-peng sajalah yang boleh ditampilkan sebagai capres Negara RI ini.
Presiden dipilih bukan secara demokratis tapi sesuai dengan faham neo-liberalisme - mengikuti seberapa berat bobot kapital mereka yang sedang bertarung. Tidak ada hubungannya dengan pelaksanaan sistim demokrasi. Atau ada pengertian lain? Am Tue, 14 Aug 2018 23:16:34 +0000 (UTC) schrieb "Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>: > Saya kira masalahnya terletak pada sistem ambang batas calon > presiden, seandainya tanpa ambang batas tentu akan banyak calon yang > bisa bersaing dan pemilih/rakyat bisa mempunyai banyak alternatif. > > ---In [email protected], <lusi_d@...> wrote : > > Saya pikir mBak Sinta betul juga. > Karena konsep kedua pasangan calon presiden itu aliran politik yang > dianutnya pada prinsipnya sama-sama neoliberal. Paling-paling beda > personifikasi oligarkhinya saja. > Lain halnya kalau masih ada pasangan calon presiden ketiga, misalnya > Rizal Ramli dengan konsep anti neo-liberalnya, mendorong kemajuan > usaha nasional dan ada perhatian terhadap nasib kehidupan rakyat. Dia > juga pernah menunjukkan keberanian melawan tuntutan yang tidak wajar > dari kaum investor, berani mempertahankan prinsip berdikari di bidang > ekonomi dan intelegensianya mampu menyusun konsep ekonomi politik > untuk memenangkan kepentingan ekonomi nasional, misalnya penyelesaian > masalah Freeport. Tidak seperti presiden yang sekarang ini. Kadar > pengetahuan masalah politik dan ekonominya kan mémblé sekali. > > Salam > Lusi.- > > > > > Am Tue, 14 Aug 2018 14:20:59 +0000 (UTC) > schrieb "Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]" > <[email protected]>: > > > > Waduh, bu Gus Dur bisa masuk golongan Golput, > > dong!!!??Ha...ha..bisakah bu Gus Dur membantu orang-orang remo > > pro-kapitalis untuk mengerti mengapa orang memilih jadi Golput??? > > Sudah sejak pemilu 2014, di milis ini terjadi perdebatan antara > > mereka yang "tergiur" dan "terpesona" oleh Jokowi dengan orang yang > > tak peduli akan pemilu karena siapapun yang menang, nasib rakyat > > jelata tak akan berubah. Dan ini sudah dibuktikan oleh kekuasaan > > sang presiden yang katanya "merakyat" dan "less evil" alias Jokowi. > > Ya jelas mereka yang nongkrong diluar negeri dan hidup mapan di > > tanah air sama sekali tidak merasakan tanahnya dirampas, mata > > pencahariannya dilenyapkan, rumah serta tanaman yang sebentar lagi > > dipanen digilas buldoser. Makanya masih bisa berkoar-koar > > pro-Jokowi! Perubahan hanya bisa diciptakan oleh gerakan rakyat > > sendiri yang harus terus membangun dan membesarkan gerakannya. > > Logika orang remo dan pro-statusquo: karena gerakan rakyat kecil, > > jadi ikut saja dan kolaborasi dengan mereka yang berkuasa!!! Itulah > > yang terjadi dengan banyak aktivis yang sekarang nongkrong jadi > > anggota DPR atau pejabat. Yang dikepalanya hanya duit!!! Tap rakyat > > yang sadar bukan aktivis gadungan! > > > > On Tuesday, August 14, 2018 2:27 PM, "Noroyono 1963 > > noroyono1963@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: > > > > Istri Gus Dur soal Pilpres:Tak Ada yang Cocok Saya PilihDZA, CNN > > Indonesia | Senin, 13/08/2018 18:43 WIB Istri mendiang Gus Dur, > > Sinta Nuriyah Wahid (keduadari kanan) menyatakan tak punya > > pilihan pada pemilihan presiden 2019.(Foto:Sigid Kurniawan) > > Jakarta, CNNIndonesia -- Sinta Nuriyah Wahid, istrimendiang > > Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, menyatakan tidak punya > > pilihanpada pemilihan presiden 2019.Dia merasa tak ada calon yang > > cocok untuk dipilih. > > > > "Saya juga enggak bisa memilih. Enggak ada yang bisa saya pilih. > > Enggakada yang merasa cocok," kata Sinta di kediamannya kawasan > > Jagakarsa,Jakarta Selatan, Senin (13/8). > > > > Sinta enggan berkomentar mengenai pencalonan Rais Aam Pengurus Besar > > NahdlatulUlama Ma'aruf Amin sebagai calon wakil presiden pendamping > > Joko Widodo dalampilpres 2019. > > > > Lihat juga: Jadi Jubir Jokowi-Ma'ruf,Farhat Abbas Siap Hadapi Fadli > > Zon Pencalonan Ma'ruf sebagai cawapres Jokowi mengundang reaksi dari > > berbagaipihak. KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus meminta Ma'ruf > > mundur darijabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul > > Ulama karena persoalanetika di tubuh organisasi. > > > > Selain itu, anggota Komisi Bidang Agama DPR RI Sodik Mudjahid > > meminta Ma'rufmundur dari jabatan MUI. Menurutnya MUI sudah > > seharusnya tidak berpihak padakepentingan politik manapun. > > > > Sinta juga tak ingin berkomentar mengenai tes kesehatan yang > > telahdilakukan Ma'aruf pada Minggu (12/8). Pada pemilu 2004, Gus Dur > > dinyatakangagal maju mengikuti konstestasi pemilihan presiden saat > > tes kesehatan. > > > > "Saya selama ini tidak tahu bagaimana, ya yang kita tahu beliau > > (Ma'rufAmin) sehat, perkara apakah beliau ada penyakit yang lain, > > saya tidak tahu. Maukomentar gimana, toh itu pilihannya Pak Jokowi," > > kata Sinta. > > > > > > > > | Ma'ruf Amin (kedua dari kanan) dan Jokowi saat menjalani tes > > kesehatan di RSPAD Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino) | > > > > > > Bakal pasangan calon presiden dan calon wakil presiden > > Jokowi-Ma'aruf Amintelah menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit > > Pusat Angkatan Udara (RSPAD) GatotSubroto. Tes tersebut dijalani > > selama kurang lebih 12 jam. > > > > Lihat juga: TimKampanye Jokowi-Ma'ruf Pakai Cara Ofensif di Pilpres > > 2019 Tes kesehatan yang dijalani Ma'aruf menimbulkan spekulasi tak > > lolos kesehatankarena usianya sudah 75 tahun. Selain itu, Ma'ruf > > mempunyai riwayat penyakitasam urat. > > > > Jokowi dan Ma'ruf keluar tepat pukul 20.46 WIB yang ditemani oleh > > sejumlahdokter dan pendamping. Hasil rekam medis keduanya pun > > langsung diberikan olehKetua Umum Ikatan Dokter Indonesia Ilham > > Oetama Marsis. > > > > Sepanjang pemeriksaan, Jokowi merasa tidak mengalami kesulitan > > apapun. Dia jugamengklaim hasil rekam medis miliknya maupun milik > > Ma'ruf baik-baik saja.. > > > > Ma'ruf juga menyampaikan hal yang sama. Kata dia tak ada kendala > > apapun yabgdialaminya selama pemeriksaan. > > > > "Lancar semuanya, Insyaallah baik-baik saja," kata dia. > > > > Lihat juga: Ma'ruf Amin Akan Berangkat Haji Besok > > (pmg) > > > > >
