Agenda Meeting Posko Nasional Indonesia Bangkit “Terus Memperluas Bantuan dan 
Penanganan dalam Melayani Korban Gempa di NTB”
 Indonesia Bangkit 1:57 AM  0


|  |
| Sumber: Tim Publikasi IB. "Meeting Posko Nasional Indonesia Bangkit", Pulo 
Gadung-Jakarta Timur(15/08/18) |




Jakarta, Rabu, (15/08/18). Posko Nasional Indonesia Bangkit melakukan agenda 
diskusi dan rapat mengenai penanganan korban bencana gempa di NTB. Gempa bumi 
di NTB yang terjadi berawal di tanggal 29 Juli dengan kekuatan 6,4 SR, kemudian 
terjadi lagi di tanggal 7 Agustus dengan kekuatan 7 SR. Bencana ini berdampak 
terhadap 436 meninggal dunia, korban cedera mencapai 1.353 orang, dengan 783 di 
antara mereka mengalami luka berat.


|  |
| Sumber: Tim Litbang dan Publikasi IB ( Data Per 13 Agustus) |





Indonesia Bangkit sendiri saat ini telah menangani di 2 kabupaten ( Lombok 
Timur dan Lombok Utara), serta memiliki posko induk pelayanan di Kota Mataram. 
Persebaran nya berada di Lombok Timur 10 posko di desa, dan 14 posko dusun, 
Lombok Utara 4 posko di desa dan 43 posko dusun. Tim IB di NTB saat ini 
menangani 2.836 KK di Lombok Timur dan 608 KK di Lombok Utara dengan 2251 Jiwa 
(Per 13 Agustus). Dampak kerusakan rumah juga terbilang cukup parah hal ini 
dapat terlihat dengan ± 15.000 unit rumah rusak 90% diantaranya roboh.


Keadaan pengungsi yang sampai saat ini masih banyak tinggal diposko pengungsian 
seadanya dengan kondisi hanya beratap terpal dan beralaskan tikar seadanya. 
Persediaan kebutuhan obat-obatan, air bersih, fasilitas sanitasi, dan posko 
pengungsian yang layak masih menjadi pembahasan dan upaya penanganan bagi Tim 
Indonesia Bangkit di Posko Area Penanganan.


Perkembangan penanganan di daerah terdampak bencana saat ini, berjalan secara 
maksimal mengingat terus di optimalkan terkait pelayanan kesehatan dan 
pembagian distribusi bantuan sampai tingkat posko dusun. Perluasan penanganan 
juga menjadi pembahasan dalam kerja pelayanan Tim Indonesia Bangkit di 
lapangan. Karena masih banyak daerah yang memerlukan bantuan secara maksimal 
untuk dapat bisa kembali menjalani aktifitas sehari-harinya. Serta persiapan ke 
depan dalam membantu korban bencana gempa di NTB untuk bisa membangun ulang 
beberapa kerusakan secara materiil yang menjadi dampak dari gempa yang terjadi 
di NTB.



Masih dikelilingi Puing reruntuhan.Mereka sudah mulai kembali bekerja, 
membersihkan puing2 reruntuhan bekas Rumahnya.Mereka Berusaha saling menguatkan 
ditengah duka dan kesedihan,Mereka berupaya saling membantu, ditengah 
keterbatasan.Mereka juga masih membutuhkan Solidaritas dan bantuan Kita, baik 
tenaga, pikiran dan sedikit harta kita.
"Mari bergandengan Tangan, Selamatkan Korban, beri Pelayanan pertahankan 
Persatuan dan Majukan Solidaritas".Dangiang, 15 Agustus 2018




Kirim email ke