http://mediaindonesia.com/read/detail/178930-tni-al-tangkap-kapal-ikan-penyeludup-44-tki-ilegal
*TNI AL Tangkap Kapal Ikan Penyeludup 44 TKI
*
*Ilegal*
Penulis: *Golda Eksa* Pada: Rabu, 15 Agu 2018, 21:30 WIB Nusantara
<http://mediaindonesia.com/nusantara>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/178930-tni-al-tangkap-kapal-ikan-penyeludup-44-tki-ilegal>
<http://twitter.com/home/?status=TNI%20AL%20Tangkap%20Kapal%20Ikan%20Penyeludup%2044%20TKI%20Ilegal%20http://mediaindonesia.com/read/detail/178930-tni-al-tangkap-kapal-ikan-penyeludup-44-tki-ilegal%20via%20@mediaindonesia>
TNI AL Tangkap Kapal Ikan Penyeludup 44 TKI Ilegal
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2018/08/d52722e983325dea9055410c979b6363.jpg>
/ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/
PANGKALAN TNI AL Tanjung Balai melalui Patroli Keamanan Laut SLG II-I-57
berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 44 tenaga kerja Indonesia (TKI)
di perairan Asahan, Sumatra Utara, Rabu (15/8). Tindakan itu merupakan
komitmen TNI AL untuk memberantas pelbagai kejahatan ilegal di wilayah
perairan Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan Komando Armada I TNI AL, Letkol Laut (P) Agung
Nugroho, mengatakan, puluhan TKI itu diangkut menggunakan sebuah kapal
ikan dan bertolak dari Tanjung Balai Asahan melalui PT Agen Timur Jaya.
"Selanjutnya mereka akan membawa TKI ilegal tersebut ke perairan
Malaysia, kemudian akan dipindahkan ke kapal berbendera Malaysia dengan
metode /transhipment/," ujar Agung.
Dari hasil pemeriksaan awal, sambung dia kapal tersebut tidak memiliki
dokumen resmi. Kapal ikan Indonesia (GT-5) itu diketahui milik Sinas
dengan nakhoda Ponijan serta membawa 3 anak buah kapal. Pun TKI yang
diselundupkan terdiri dari 37 pria dan 7 wanita.
"Penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan informasi yang diperoleh
tim intelijen Lanal Tanjung Balai Asahan, mengenai adanya aktivitas
kapal ikan yang akan keluar membawa TKI ilegal. Informasinya kapal itu
akan keluar pada Rabu (15/8) dini hari."
Berbekal laporan intelijen internal tersebut, imbuh dia, pimpinan
Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai langsung meminta jajarannya untuk
mengambil tindakan. Kapal target pun ditemukan pada posisi 02° 59’ 00”
LU - 99° 51’ 26” BT dan bergerak keluar Sungai Asahan.
"Berdasarkan perintah Danlanal Tanjung Balai Asahan, kapal motor tanpa
nama beserta ABK dan 44 orang yang diduga TKI ilegal kemudian
disandarkan dermaga TPI Asahan guna dilaksanakan pemeriksaan lanjutan,"
tandasnya. (OL-1)